Menuju Smart City, Ini Yang Disampaikan Kainde

Rabu, 2 November 2022

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com,Minahasa – Saat ini, Kabupaten Minahasa menuju Smart City. Dimana, Kabupaten Minahasa siap. memantapkan manajemen birokrasi yang profesional, terintegrasi, dan responsif terhadap kebutuhan pembangunan.

Untuk menopang misi tersebut, dikeluarkannya Keputusan Bupati Minahasa no 327 tahun 2021, tentang pembentukan dewan Smart City. Kemudian, pembentukan Keputusan Bupati Minahasa no 328 tahun 2021, tentang pembentukan tim pelaksana Smart City.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Minahasa, Maya Kainde SH MAP mengatakan, perumusan sasaran Smart City dijabarkan dalam 6 pilar.

Pertama, tata kelola birokrasi (Smart Governance). Kedua, pemasaran daerah (Smart Branding). Ketiga, perekonomian (Smart Economy). Keempat, ekosistem pemukiman penduduk (Smart Living). Kelima, lingkungan masyarakat (Smart Society). Dan keenam, pemeliharaan lingkungan (Smart Environment).

“Untuk Tata Kelola Birokrasi terbagi empat. Pertama, pelayanan publik yang cepat dan muda diakses, menjadi tuntutan birokrasi dalam mewujudkan smart city. Kemudian, quickwins yang disampaikan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menjadi inovasi Pemerintah Kabupaten Minahasa. Kedua, layanan online Disdukcapil sudah diterapkan di Kabupaten Minahasa,” ucap Maya.

Selanjutnya, layanan tanda tangan elektronik yang bekerjasama dengan BSRE dalam rangka pelayanan administrasi yang sudah digunakan pada SKPD. Yang dikoordinir oleh Dinas Komunikasi dan Informatika.

“Saat ini sementara dikembangkan Dashboard layanan online data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) oleh Dinas Sosial,” ungkap Kainde.

Lanjut Kainde, untuk Pemasaran Daerah terbagi dua. Pertama, upaya peningkatan daya saing daerah melalui pemanfaatan potensial lokal (Sumber daya alam, SDM dan ekosistem bisnis) merupakan tampak ciri khas daerah dalam penataan kota dan pengembangan perekonomian.

399“Kedua, quickwins dari Dinas Pariwisata pada saat ini masih dalam tahap pengembangan layanan aplikasi Minahasa Smart Tourism,” katanya.

Sementara dari sisi Perekonomian. Dimana, dalam mendukung akselerasi Smart City, dimensi Smart Economy memfasilitasi terwujudnya ekosistem perekonomian daerah yang transparan dan juga praktik pembayaran digital. Kondisi tersebut akan tercipta ketika masyarakat dan pemerintah daerah memiliki financial leterasi yang mendukung.

“Kemudian, Badan Pendapatan Daerah kabupaten Minahasa melaksanakan sistem pembayaran pajak daerah yang cashless. Dan sudah sudah bekerjasama dengan pihak swasta dalam ini Bank SulutGo dalam pembayaran pajak daerah online. Selanjutnya, terintegrasinya data transaksi host to host BPHTB Bapenda dengan BPN,” ujar Kainde.

Sedangkan Ekosistem Pemukiman Penduduk, kata Kainde, yaitu mewujudkan kota sigap dan layak dihuni menjadi salah satu dimensi Smart Living.

“Selain memperhatikan harmonisasi tata ruang dan ketersediaan sarana transportasi, aspek kesehatan juga menjadi bagian dalam dimensi ini. Kemudian, melalui inovasi ambulans siaga dan PSC 119, quickwins yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa. Juga saat ini, sementara dikembangkan layanan aplikasi antrian online oleh RSUD Samratulangi Tondano,” lanjutnya.

Dari sisi Lingkungan Masyarakat. Dalam mewujudkan kota yang aman bagi masyarakat. Ditinjau dari aspek masyarakat, kolaborasi antar komunitas dalam mengembangkan toleransi, ekosistem belajar efisien serta sistem keamanan yang dijamin oleh pemerintah.

“Selain itu, Satuan Polisi Pamong Praja, dalam hal ini melaksanakan pelayanan pengaduan pelanggaran Perda,” imbuhnya.

Terakhir, Pemeliharaan Lingkungan. Dimana, tidak hanya berkaitan dengan akselerasi penggunaan teknologi dan pembangunan daerah. Arah pengembangan Smart City juga merujuk pada keberlanjutan lingkungan. Dan Dimensi Smart Environment, berkaitan dengan proteksi lingkungan, ata kelola sampah dan limbah serta pengembangan tata kelola energy yang bertanggung jawab.

“Melalui inovasi Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Minahasa, tata kelola sampah dan limbah dikelola secara kolaboratif dengan pihak ketiga yang dikembangkan secara digital,” pungkasnya.

(*DRO)

Berita Terkait

Dari Minahasa Sukseskan Festival Selat Lembeh, Vanda Sarundajang Hadir Langsung
Dukungan Pemkab HUT ke-64 P/KB Sinode GMIM Dipusatkan di Minahasa, Robby Dondokambey: Momentum Syukur dan Pelayanan
Dorong Karakter Unggul Pelajar, Sekda Lynda Watania Tekankan Pentingnya Akhlak dan Kreativitas
Sekda Lynda Watania: Pentingnya Integrasi RDTR dan KLHS demi Pembangunan Berkelanjutan
Pemkab Minahasa dan BPOM Bersatu Cegah Pelanggar Obat dan Makanan Ilegal
Konsistensi Data IRSMS, Satlantas Polres Minahasa Ukir Prestasi Nasional
Realisasi PBB Baru 32 Persen, Sekda Minahasa Lynda Watania: Camat Berprestasi Dapat Reward, Yang Rendah Dievaluasi
Masuk Radar Nasional, Sekda Lynda Watania Apresiasi Inovasi Desa Kayuuwi Menuju Desa Berprestasi 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:09

Dari Minahasa Sukseskan Festival Selat Lembeh, Vanda Sarundajang Hadir Langsung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:26

Dukungan Pemkab HUT ke-64 P/KB Sinode GMIM Dipusatkan di Minahasa, Robby Dondokambey: Momentum Syukur dan Pelayanan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:38

Dorong Karakter Unggul Pelajar, Sekda Lynda Watania Tekankan Pentingnya Akhlak dan Kreativitas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:05

Sekda Lynda Watania: Pentingnya Integrasi RDTR dan KLHS demi Pembangunan Berkelanjutan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:48

Pemkab Minahasa dan BPOM Bersatu Cegah Pelanggar Obat dan Makanan Ilegal

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!
Exit mobile version