Polres Jakarta Barat Bongkar Aksi Satu Keluarga Bobol ATM, Oksigen Las Habis

Kamis, 3 September 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Nasriadi saat memimpin press conference.

JAKARTA, Pilarportal.com – Polisi membongkar aksi nekat satu keluarga yang mencoba membobol mesin ATM di sebuah minimarket kawasan Kapuk Raya, Cengkareng, Jakarta Barat.

Aksi tersebut gagal setelah oksigen yang digunakan untuk mengelas mesin ATM habis.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi mengatakan, kasus tersebut dilaporkan pada Februari 2026.

Dalam aksinya, tiga pelaku yang masih memiliki hubungan keluarga membagi peran masing-masing.

Mereka yakni bapak tiri berinisial RH, ibu kandung berinisial D, dan anak berinisial H.

“Pelakunya terdiri dari bapak tiri, anak, dan ibu. Anak dan ibu ini statusnya kandung, sedangkan bapaknya adalah bapak tiri,” kata Nasriadi saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

RH dan H masuk ke dalam minimarket dengan membawa peralatan las untuk membobol mesin ATM.

Sementara D bertugas mengawasi situasi dari luar minimarket.

Namun, aksi tersebut terhenti saat oksigen yang digunakan untuk proses pengelasan habis.

“Setelah mereka masuk ke dalam dan mencoba menjebol ATM dengan cara mengelas, tiba-tiba bahan las, oksigen tersebut habis,” ujar Nasriadi.

Gagal membuka mesin ATM, para pelaku kemudian mengambil sejumlah bungkus rokok yang berada di dalam minimarket.

Polisi juga menemukan fakta bahwa salah satu pelaku mengenakan pakaian menyerupai seragam karyawan minimarket.

Pakaian tersebut dibeli secara daring dan diduga digunakan untuk mengelabui orang sekitar serta kamera CCTV.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi telah menangkap dua pelaku, yakni H dan D.

Sementara RH masih buron dan telah masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO.

Nasriadi menyebut aksi tersebut diduga dilatarbelakangi persoalan ekonomi.

RH diduga mengajak istri dan anaknya untuk terlibat dalam aksi pencurian tersebut.

“Ekonomi yang membuat mereka termotivasi. Ibu ini ibaratnya menikah dengan orang yang salah,” ungkap Nasriadi.

Polisi juga menduga RH pernah melakukan aksi serupa sebelumnya.

Dugaan tersebut muncul karena pelaku dinilai sudah memahami penggunaan peralatan khusus untuk membobol mesin ATM.

“Saya dan penyidik yakin ini bukan baru pertama kali,” kata Nasriadi.

Dari kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti.

Di antaranya baju merah marun, pakaian menyerupai seragam minimarket, satu unit telepon seluler, dan tong sampah.

Sementara itu, peralatan las yang digunakan untuk membobol ATM dibuang para pelaku ke Kali Angke.

Polisi masih melakukan pencarian terhadap peralatan tersebut karena memiliki bobot cukup berat.

“Sampai saat ini unit Resmob masih terus mencarinya,” pungkas Nasriadi.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Polda Sulut Bongkar Peredaran Liquid Sintetis Mengandung Pinaca di Manado
Polda Sulut Perkuat Deteksi Dini Radikalisme dan Intoleransi
Polresta Manado Ungkap Dua Kasus Narkoba, Sita 1.450 Butir Trihexyphenidyl
Momen HUT ke-75 Humas Polri: Polda Sulut Salurkan Sembako untuk Anak-anak Panti Asuhan J. Lucas
Humas Polri Salurkan Bantuan ke Empat Panti Sosial dan Panti Asuhan
Polri Bersama Masyarakat: Kapolda Sulut, Wakapolda dan PJU Turun ke Jalan Atur Lalin
Pasokan BBM Bitung Diperkuat, 10 Juta Liter Pertalite Segera Tiba
Brimob Evakuasi Lansia Sakit di Tengah Konflik Tonom dan Ibolian

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:22

Polda Sulut Perkuat Deteksi Dini Radikalisme dan Intoleransi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:17

Polresta Manado Ungkap Dua Kasus Narkoba, Sita 1.450 Butir Trihexyphenidyl

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:37

Momen HUT ke-75 Humas Polri: Polda Sulut Salurkan Sembako untuk Anak-anak Panti Asuhan J. Lucas

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:25

Humas Polri Salurkan Bantuan ke Empat Panti Sosial dan Panti Asuhan

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:22

Polri Bersama Masyarakat: Kapolda Sulut, Wakapolda dan PJU Turun ke Jalan Atur Lalin

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!
Exit mobile version