Geger! Mayat Ditemukan Membusuk di Perkebunan Rurukan Tomohon

Polri, Tomohon1613 Dilihat

Pilarportal.com,Tomohon – Penemuan mayat tanpa identitas ditemukan warga dalam kondisi telah membusuk di Kota Tomohon, tepatnya di perkebunan yang terletak di Kelurahan Rurukan, Kecamatan Tomohon Timur. pada Sabtu (04/02/2023).

Mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh saksi Andre Lengkong (40), warga Kelurahan Kolongan, Kecamatan Tomohon Tengah. Dia menjelaskan, bahwa sekitar pukul 11.15 Wita, bersama rekannya yakni Robby Makalew sedang mengecek perkebunan Kopi milik dari Keuskupan Manado.

Sementara mengecek perkebunan Kopi, sekitar pukul 11.30 Wita, saksi Andre Lengkong dan Robby Makalew mencium aroma bau busuk menyengat di sekitar lokasi perkebunan, saat itu juga, kedua saksi langsung mencari asal aroma busuk tersebut. Betapa kagetnya kedua saksi saat mendapati asal bau busuk itu berasal dari sesosok mayat tidak di kenali berbentuk rangka dan sudah di kelilingi belatung.

Setelah melihat sesosok mayat yang tidak di kenal itu, saksi Andre Lengkong dan Robby Makalew langsung meninggalkan TKP dan bertemu dengan beberapa Masyarakat Rurukan yang bekerja di perkebunan Mahawu.

BACA JUGA  Polsek Tomohon Tengah Amankan Terduga Pelaku Curanik yang Beraksi Tiga Kali di Gereja Kolongan

Merekapun melaporkan peristiwa itu ke polsek Tomohon Tengah.

Polisi pun yang mendapat laporan, dalam hal ini Polsek Tomohon Tengah, langsung mendatangi TKP, langsung mengamankan, serta berkoordinasi dengan Pemerintah dan warga untuk mengevakuasi korban.

Kapolsek Tomohon Tengah, Kompol Arie Prakoso SIK melalui Aipda Yanny Watung menjelaskan,” Saat ditemukan kondisi korban sudah dalam keadaan tidak di kenali sebagian 90 persen tubuh korban sudah menjadi rangka, hanya kaki dan sebagian tangan dalam proses pembusukan, korban ditemukan dalam posisi ter dalam keadaan tidur menyamping, dengan tangan kanan berada di bawah menghadap ke barat. Korban menggunakan kaos hitam, jaket warna abu-abu dan celana Kemeja warna biru lengan pendek warna biru Dongker,” ujarnya.

Kata Kapolsek Arie Prakoso yang ikut didampingi Panit Intel Aipda Yanny Watung, korban sudah dievakuasi dari lokasi TKP dan rencananya akan dilakukan otopsi guna mengetahui penyebab kematian korban, termasuk identitas korban,” tuturnya.
(*DRO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *