Dipicu Pengaruh Miras Rompas Tewas di Tangan Kekasih Sendiri

Rabu, 6 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com,Minahasa – Senin (04/12/2023). Kronologi bermula ketika Vendy meminta ijin pada pacarnya JP untuk pergi melayat ke pemakaman temannya di Desa Touliang Kakas, tapi dengan syarat jangan miras. Namum setelah Vendy pulang dari acara duka ke kos-kosannya di Kelurahan Tataaran sekitar pukul 16:00, JP melihat Vendy kayaknya sudah miras lalu ia Bertanya “so minum ngana?? tapi Vendy tidak menjawab.

Kemudian dengan nada keras JP bertanya lagi, “da minum ngana?” lalu korban menjawab “Ia” sembari korban mengajak JP untuk makan, namum JP hanya diam. Lalu cek-cok antara Vendy dan pacarnya JP terjadi.

Vendy pada saat itu meminta makan kepada JP, namun JP dengan nada marah menyuruh korban mencari makan kepada teman-temannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pigi jo pa ngana p teman yang da kase minum pangana, pigi jo” ucap JP

JP mengakui korban sempat meminta beberapa kali untuk makan, namum karena masih kesal karena Vendy tidak menepati janjinya. Ia marah dan pada saat itu juga JP akan kembali ke UNIMA untuk fingerprint pulang.

BACA JUGA  Peringati Hari Pancasila, Kalapas llB Tondano Serta Pejabat Struktural Pakai Pakaian Adat

Setelah adu mulut, JP dan Vendy bertengkar. Korban yang pada saat itu telah di pengaruhi miras mendorong JP di bagian leher hingga jatuh, menendang JP, melempar barang hingga memukul tembok.

Karena merasa takut, JP kembali ke kamar kos dan mengambil sebilah pisau kemudian mengarahkan pisau ke korban dengan maksud agar korban takut dan tidak lagi mendekat. Tapi naas, korban sambil mendekati ujung pisau lalu berkata ” apa ngana mo tikam pakita, tikam jo, hei ngana kira kita tako he”?. Lalu JP saat menodongkan pisau melihat wajahnya sudah menempel dengan wajah korban, seketika JP merasakan pisau telah masuk ke dada korban. Seketika JP menarik pisau di dada korban, lalu korban berjalan ke depan kamar kos lalu terjatuh.

Pada saat korban terjatuh, JP berteriak meminta pertolongan namum tidak ada yang merespon. Selang beberapa saat Valdo datang dan menolong korban untuk di bawah ke Rumah Sakit Umum Dr. Samratulangi Tondano, tapi sayang nyawa Vendy sudah tidak bisa di tolong.

BACA JUGA  Caroll Senduk Hadiri Hut Kabupaten Minahasa Ke 594 Tahun

Kapolres Minahasa AKBP Ketut Suryana melalui Kasat Reskrim Polres Minahasa AKP Hesly Hinonaung membenarkan kejadian tersebut.

“Saat ini terduga pelaku JP telah di amankan di Polres Minahasa, korban meninggal karena tusukan di dada bawah kiri. Untuk motif saat ini masih di dalami oleh penyidik,” jelasnya.
(*)

Berita Terkait

Kapolres AKBP Steven Simbar Pimpin Upacara Kesadaran Nasional, Ingatkan Pentingnya Disiplin dan Soliditas.
Wabup Minahasa VASUNG Hadiri Rapat Pleno Perdana ABPEDNAS Sulut
HKG PKK ke-54 Minahasa, Bupati Minahasa: Dari Penguatan Keluarga Hingga Kebangkitan UMKM
Peringati HBP ke-62, Lapas Tondano Gelar Berbagai Lomba Olahraga
Maju di Pilhut Desa Pineleng Dua, Nicolaus Tangapo Usung Visi Transparansi Pengelolaan Keuangan Desa
Sinergi Asta Cita, Ketua DPRD Robby Longkutoy Ikuti KPPD Lemhannas RI di Magelang
Pengukuhan Pengurus KORPRI Minahasa, Pemprov Sulut Titip Pesan Kesejahteraan
Kominfo Minahasa Ricky Laloan: Jangan Mudah Percaya Konten Medsos yang Tak Jelas

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 06:54

Kapolres AKBP Steven Simbar Pimpin Upacara Kesadaran Nasional, Ingatkan Pentingnya Disiplin dan Soliditas.

Senin, 20 April 2026 - 20:13

Wabup Minahasa VASUNG Hadiri Rapat Pleno Perdana ABPEDNAS Sulut

Senin, 20 April 2026 - 19:58

HKG PKK ke-54 Minahasa, Bupati Minahasa: Dari Penguatan Keluarga Hingga Kebangkitan UMKM

Sabtu, 18 April 2026 - 09:40

Peringati HBP ke-62, Lapas Tondano Gelar Berbagai Lomba Olahraga

Jumat, 17 April 2026 - 15:54

Maju di Pilhut Desa Pineleng Dua, Nicolaus Tangapo Usung Visi Transparansi Pengelolaan Keuangan Desa

Berita Terbaru