Pilarportal.com, SITARO – Tim SAR gabungan yang terdiri dari Ditpolairud Polda Sulut, Basarnas, dan TNI Angkatan Laut masih melakukan pencarian terhadap korban hilang akibat banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Pencarian dilakukan di wilayah perairan Siau Timur menggunakan speedboat, Jumat (9/1/2026).
Kapolres Kepulauan Sitaro AKBP Iwan Permadi mengatakan hingga kini masih terdapat dua korban yang belum ditemukan.
“Tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap dua korban yang dinyatakan hilang, baik di darat maupun di perairan,” ujar Kapolres.
Selain pencarian korban, personel gabungan juga melaksanakan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir bandang yang terjadi pada 5 Januari 2026.
Kegiatan meliputi pembersihan dan perbaikan lokasi terdampak, pendirian dapur umum, pelayanan kesehatan, pembukaan akses jalan yang terputus, pengamanan lokasi dan pos pengungsian, serta pengaturan jalur distribusi bantuan dan koordinasi lintas sektoral.






