Presiden Prabowo tiba di Pulau Miangas sekitar pukul 10.30 WITA bersama sejumlah menteri kabinet dan pejabat pemerintah pusat.
Kedatangan Presiden disambut antusias warga yang telah menunggu sejak pagi di kawasan bandara dan pusat desa.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden dijadwalkan meninjau berbagai fasilitas pelayanan publik yang digunakan masyarakat setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Beberapa lokasi yang menjadi perhatian antara lain puskesmas, sekolah, fasilitas air bersih, jaringan komunikasi, hingga sarana umum lainnya.
Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah pusat untuk memastikan pembangunan dan pelayanan masyarakat di wilayah perbatasan berjalan optimal serta tidak tertinggal dibanding daerah lain di Indonesia.
Pulau Miangas sendiri dikenal sebagai salah satu “beranda terdepan Nusantara” karena letaknya yang strategis di ujung utara Indonesia.
Secara geografis, pulau ini bahkan lebih dekat dengan wilayah Filipina dibandingkan Kota Manado, ibu kota Provinsi Sulawesi Utara.
Meski berada di wilayah terpencil, masyarakat Miangas dikenal memiliki semangat nasionalisme tinggi serta menjaga nilai toleransi dan persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.
Berdasarkan data pemerintah daerah, Pulau Miangas memiliki luas sekitar 3,5 kilometer persegi dengan jumlah penduduk sebanyak 823 jiwa yang terdiri dari 232 kepala keluarga.
Selain itu, terdapat sekitar 143 anak usia sekolah yang menjadi perhatian pemerintah dalam peningkatan kualitas pendidikan di kawasan perbatasan.
Presiden Prabowo juga membawa enam menteri dari Jakarta guna memastikan percepatan pembangunan dapat berjalan efektif dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Pemerintah ingin memastikan wilayah terluar Indonesia mendapatkan perhatian yang sama dalam pembangunan nasional.
Kehadiran Presiden di Miangas dinilai sebagai bentuk nyata perhatian negara terhadap masyarakat perbatasan sekaligus memperkuat kedaulatan Indonesia di wilayah terluar.
Dengan kunjungan tersebut, diharapkan pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, serta konektivitas komunikasi di Pulau Miangas dapat semakin meningkat demi mendukung kesejahteraan masyarakat setempat. (sumber: — TIW –#CatatanSeskab)
Komentar Batalkan balasan