Menteri Hukum Ajak Diaspora Indonesia di Inggris Berkontribusi

Senin, 10 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, menemui diaspora Indonesia yang berada di Inggris, Sabtu, (08/02/2025).

Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, menemui diaspora Indonesia yang berada di Inggris, Sabtu, (08/02/2025).

Pilarportal.com, London – Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, menemui diaspora Indonesia yang berada di Inggris, Sabtu, (08/02/2025).

Dalam diskusi, Supratman membahas sejumlah kebijakan kewarganegaraan yang akan memudahkan para diaspora berkontribusi bagi pembangunan nasional Indonesia, baik melalui pengembangan ilmu pengetahuan ataupun investasi.

“Pemerintah Indonesia ingin meningkatkan peran diaspora dalam pembangunan nasional. Caranya bisa melalui transfer ilmu dan teknologi, pelembagaan budaya produktif, hingga berinvestasi di Indonesia,” ujar Supratman di London.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Supratman menjelaskan, untuk memudahkan diaspora masuk ke Indonesia, pemerintah Indonesia tengah menggodok sejumlah kebijakan terkait kewarganegaraan.

Contohnya mekanisme Overseas Citizenship of India (OCI) yang diterapkan oleh pemerintah India. Fasilitas OCI yang diberikan pemerintah India berupa visa seumur hidup, kemudahan bekerja, kepemilikan properti, serta beasiswa.

“Kementerian Hukum telah melakukan studi banding, di antaranya mekanisme OCI yang memberikan banyak fasilitas bagi diaspora India untuk masuk ke negaranya. Ini dapat kita adopsi, tentu saja dengan menyesuaikan aturan di Indonesia. Jadi nantinya bapak dan ibu (diaspora) lebih mudah masuk Indonesia,” jelasnya.

BACA JUGA  Dirjen HAM Soroti Peningkatan Kasus Anak Berkonflik dengan Hukum

Dalam hal investasi, kata Supratman, Kementerian Hukum (Kemenkum) akan berkoordinasi dengan Kementerian Investasi/BKPM untuk mengkaji peluang diaspora agar dapat berinvestasi dalam sektor-sektor tertentu di Indonesia.

“Kami sudah mendengarkan usulan-usulan sebelumnya dari diaspora yang ingin berinvestasi dengan mudah layaknya penanam modal dalam negeri. Kebijakan tersebut akan kami kaji bersama Kementerian Investasi,” tutur Menteri Hukum.

Kemudahan lainnya akan diberikan pemerintah dalam hal persyaratan bekerja di Indonesia. Supratman menyebut Kemenkum akan mengusulkan perubahan persyaratan dan kriteria Tenaga Kerja Asing (TKA) sehingga diaspora mendapatkan persyaratan khusus.

Di samping itu, ke depannya semua kementerian/lembaga yang memiliki irisan dalam pelayanan diaspora akan memiliki sistem informasi yang terintegrasi. Dengan demikian, pelayanan kepada diaspora menjadi lebih mudah dan cepat.

“Kemenkum akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga yang berkaitan dengan diaspora agar datanya terintegrasi. Misalnya pelayanan visa, kependudukan, serta kewarganegaraan,” jelasnya.

Selain pelayanan bagi diaspora, kader Gerindra ini juga menekankan bahwa pemerintah Indonesia berkomitmen memberikan pelayanan hukum bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang sedang berada di luar negeri, termasuk Inggris.

BACA JUGA  Menkum: Pemindahan Napi WNA ke Negara Asal dalam Kajian

Ia menerangkan bahwa Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kemenkum bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri memberikan bantuan hukum yang meliputi pertukaran dan pemanfaatan data kewarganegaraan, layanan kewarganegaraan, dan pendampingan dalam penanganan kasus hukum.

“Kemenkum dan Kementerian Luar Negeri mengintegrasikan data kewarganegaraan WNI, mengurus dokumen kewarganegaraan, juga perlindungan dalam kasus hukum,” pungkasnya.

Berita Terkait

Prabowo Saksikan Kerja Sama BPI Danantara–Arm di London
Presiden Prabowo Temui 12 Pengusaha Raksasa AS di Washington DC
Trump–Prabowo Teken Perjanjian Dagang Timbal Balik di Washington DC
Menkum Ajukan Proposal Tata Kelola Royalti Digital di WIPO, China Nyatakan Dukungan
Brigadir Renita Rismayanti Raih Penghargaan Polisi Wanita Terbaik Dunia dari PBB
Polwan Sumut Sabet Emas di Piala Dunia Kickboxing Uzbekistan
Jakarta Bhayangkara Presisi Juara Turnamen Voli Internasional di Vietnam
Polri Kampanyekan “Rise and Speak” di Hong Kong, Lindungi Pekerja Migran dari TPPO

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:56

Prabowo Saksikan Kerja Sama BPI Danantara–Arm di London

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:09

Presiden Prabowo Temui 12 Pengusaha Raksasa AS di Washington DC

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:55

Trump–Prabowo Teken Perjanjian Dagang Timbal Balik di Washington DC

Senin, 27 Oktober 2025 - 08:23

Menkum Ajukan Proposal Tata Kelola Royalti Digital di WIPO, China Nyatakan Dukungan

Kamis, 23 Oktober 2025 - 19:44

Brigadir Renita Rismayanti Raih Penghargaan Polisi Wanita Terbaik Dunia dari PBB

Berita Terbaru