Mitigasi Persoalan Aset, PLN Gandeng Kementerian ATR/BPN Percepat Sertifikasi Lahan

Jumat, 17 Maret 2023

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com — Jakarta – PT PLN (Persero) melanjutkan kerja sama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk mengamankan aset lahan yang digunakan untuk infrastruktur kelistrikan.

Melalui kerja sama ini, PLN dan Kementerian ATR/BPN menargetkan seluruh persil tanah untuk infrastruktur kelistrikan dapat segera tersertifikasi.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto dan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, pada Kamis (16/3) di PLN Kantor Pusat, Jakarta.

Hingga tahun 2022, PLN telah berhasil melakukan sertifikasi terhadap 82.412 persil atau 77 persen dari total aset tanah perseroan sebanyak 106.656 persil.

Angka ini meningkat berkat adanya kerja sama antara PLN dan Kementerian ATR/BPN yang dimulai sejak 2019, di mana saat itu jumlah aset tanah PLN yang telah tersertifikasi baru mencapai 31 persen.

Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto merasa senang dengan kolaborasi antara Kementerian ATR/BPN dan PLN yang telah berjalan baik.

Melalui lanjutan kerja sama ini, PLN dan Kementerian ATR/BPN menargetkan melakukan sertifikasi aset tanah PLN hingga 100 persen sebelum akhir 2024.

“Mudah-mudahan tidak sampai akhir 2024. Pada bulan Agustus 2024, kalau bisa saya bersama Dirut PLN menghadap Bapak Presiden untuk melaporkan asetnya PLN sudah berhasil 100 persen. Ini menjadi hadiah peringatan hari kemerdekaan tahun 2024,” ungkapnya.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo berterima kasih atas dukungan Kementerian ATR/BPN yang sejak 2019 bergerak bersama PLN mengamankan aset kelistrikan.

Kementerian ATR/BPN telah banyak membantu dan mendukung kelancaran operasional PLN, tidak hanya dalam percepatan penerbitan sertifikasi dan penyelesaian permasalahan tetapi juga mendukung dalam hal perizinan.

“Berkat dukungan dari Kemeterian ATR/BPN, proses yang dulunya panjang dan berbelit, berhasil dibongkar dan diringkas menjadi sederhana, sehingga sertifikasi aset dapat dilakukan lebih cepat,” ucap Darmawan.

Dirinya menyadari bahwa tugas mengamankan aset negara yang diamanahkan kepada PLN akan lebih menantang di kemudian hari.

“Kita masih punya waktu sampai tahun depan untuk bisa melegalitaskan 100 persen seluruh aset PLN. Terlebih, aset milik negara yang digunakan PLN ini dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan kelistrikan yang andal bagi masyarakat,” pungkas Darmawan.(*/roos)

Berita Terkait

PLN UID Suluttenggo Hadirkan HCS Ultima, Isi Daya Mobil Listrik di Rumah
Kemarau Panjang di Poso, YBM PLN UP3 Palu dan Warga Gelar Sholat Istisqo
Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan
HPN 2026, PLN Gorontalo Datangi Rumah Pelanggan Bawa Kejutan
PLN UP3 Tahuna Perkuat Sinergi dengan Pemkab Sangihe di HPN 2026
Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Hadiri KTT BRICS 2026 di New Delhi
Presiden Prabowo: BRICS Harus Perkuat Suara Global South Tentukan Masa Depan Dunia
PLN Goes To You, PLN Gorontalo Dengarkan Langsung Aspirasi Pelanggan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:28

PLN UID Suluttenggo Hadirkan HCS Ultima, Isi Daya Mobil Listrik di Rumah

Selasa, 15 September 2026 - 20:26

Kemarau Panjang di Poso, YBM PLN UP3 Palu dan Warga Gelar Sholat Istisqo

Senin, 14 September 2026 - 19:53

Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan

Senin, 14 September 2026 - 18:38

HPN 2026, PLN Gorontalo Datangi Rumah Pelanggan Bawa Kejutan

Senin, 14 September 2026 - 18:22

PLN UP3 Tahuna Perkuat Sinergi dengan Pemkab Sangihe di HPN 2026

Berita Terbaru

Exit mobile version