Pilarportal.com, Manado = Kasat Polairud, Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara Polresta Manado, Kompol Kretsman Mulalinda menerima piagam penghargaan dari Kepala Basarnas Manado Kelas A, George L.M. Randang, Jumat (17/1/2025).
Penghargaan tersebut diberikan atas partisipasi aktif Polairud Polresta Manado dalam latihan kesiapsiagaan penanganan kecelakaan kapal menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.
Latihan tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan kesiapan menghadapi meningkatnya aktivitas wisata air di perairan Teluk Kota Manado dan Pelabuhan Manado selama musim liburan.
Kegiatan ini melibatkan berbagai instansi terkait untuk memastikan keselamatan dan keamanan para wisatawan serta pengguna jasa transportasi laut.
Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim Polairud Polresta Manado dalam mendukung keselamatan masyarakat di wilayah perairan.
“Kami akan terus berkomitmen untuk menjaga keamanan dan memberikan pelayanan terbaik, terutama selama masa liburan yang menjadi periode padat aktivitas,” ujar Kasat Kompol Kretsman.
Sementara itu, Kepala Basarnas Manado, George L.M. Randang, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang solid dengan Polairud Polresta Manado.
“Kerja sama antarinstansi ini sangat penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan memastikan respons cepat jika terjadi keadaan darurat di perairan,” ungkapnya.
Sekilas
Lahirnya organisasi SAR di Indonesia yang saat ini bernama BASARNAS diawali dengan adanya penyebutan “Black Area” bagi suatu negara yang tidak memiliki organisasi SAR.
Dengan berbekal kemerdekaan, maka tahun 1950 Indonesia masuk menjadi anggota organisasi penerbangan internasional ICAO (International Civil Aviation Organization).
Sejak saat itu Indonesia diharapkan mampu menangani musibah penerbangan dan pelayaran yang terjadi di Indonesia.
Sebagai konsekwensi logis atas masuknya Indonesia menjadi anggota ICAO tersebut, maka pemerintah menetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 5 tahun 1955 tentang Penetapan Dewan Penerbangan untuk membentuk panitia SAR.
