Peduli Sesama, Persaja Bersama Kejati Banten dan IAD Gelar Operasi Katarak dan Hernia Gratis

Senin, 26 September 2022

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa.

Pilarportal.com, Banten – Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) bersama dengan Kejaksaan Tinggi Banten dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Banten menyelenggarakan acara bakti sosial berupa operasi katarak dan hernia gratis dengan tema “Bhakti Adhyaksa untuk Indonesia Sehat” yang telah berlangsung sejak 24 September 2022 s/d 25 September 2022 bertempat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Banten.

Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Leonard Eben Ezer Simanjuntak dan juga selaku Ketua Bidang Publikasi, Hubungan Masyarakat dan Pengabdian Masyarakat Pengurus Pusat (PP) PERSAJA menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk realisasi dari arahan Jaksa Agung ST Burhanuddin yakni bahwa seluruh Jaksa di Indonesia harus selalu peduli terhadap masyarakat.

“Atas bimbingan dan petunjuk Bapak Jaksa Agung, PERSAJA bersama dengan Kejaksaan Tinggi Banten dan IAD Wilayah Banten menyelenggarakan bakti sosial ini bagi masyarakat Banten yang tidak mampu. Adapun kegiatan ini merupakan agenda Hari Bhakti Adhyaksa Tahun 2022 dan Peringatan Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus 2022 lalu,” ujar Kajati Banten.

Selanjutnya, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menyampaikan terima kasih kepada Jaksa Agung beserta jajaran yang telah menginisiasi acara bakti berupa operasi katarak dan hernia secara gratis.

Menurutnya, kegiatan bakti sosial ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Banten.

Kami sangat berterima kasih atas inisiasi dan amanat dari Bapak Jaksa Agung dan ini merupakan bagian dari kebersamaan kita antara pemerintah provinsi dan Kejaksaan untuk masyarakat Banten.

Kami mendukung penuh terselenggaranya kegiatan ini dengan memfasilitasi kesiapan rumah sakit dan tenaga kesehatan,” ujar Pj Gubernur Banten.

Senada dengan Pj Gubernur Banten, para pasien yang mengikuti bakti sosial tersebut juga berterima kasih kepada Jaksa Agung beserta jajaran. Berkat operasi katarak dan hernia secara gratis ini, masyarakat menjadi sangat terbantu sehingga keadaannya dapat pulih dan sehat seperti sedia kala.

Adapun jumlah pasien yang telah menjalani operasi katarak dan hernia sebanyak 224 (dua ratus dua puluh empat) orang pasien yang terdiri dari pasien katarak sejumlah 214 (dua ratus empat belas) orang pasien dan 10 (sepuluh) orang pasien hernia.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten dan Ketua IAD Wilayah Banten Ny. Friska Leonard Simanjuntak memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Pj Gubernur Provinsi Banten, para Bupati dan Walikota di Provinsi Banten.

Direktur RSUD Banten dr. Danang Hamsyah Nugroho, para Relawan yang ditujukan kepada Andreas Sofiandi dari Himpunan Bersatu Teguh selaku Koordinator Tim Medis pada pelaksanaan Operasi Katarak dan Hernia dan Direktur Corporate Affairs di Erha Clinic Andreas Bayu Aji selaku Koordinator Tim Medis pada pelaksanaan Operasi Katarak dan Hernia di Provinsi Banten.

Kegiatan bakti sosial berupa operasi katarak dan hernia gratis yang bertempat di RSUD Provinsi Banten ini dihadiri oleh Pj Gubernur Banten Al Muktabar, Andreas Sofiandi selaku Ketua Himpunan Bersatu Teguh dan Andreas Bayu Aji selaku Koordinator Tim Medis pada Pelaksanan Operasi Katarak dan Hernia.

Adapun kegiatan bakti sosial merupakan kolaborasi antara Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA), Kejaksaan Tinggi Banten, IAD Wilayah Banten, Pemerintah Provinsi Banten, Himpunan Bersatu Teguh, Erha Clinic, dan Persatuan Dokter Spesialis Mata (PERDAMI) Provinsi Banten.(*/yud)

Berita Terkait

Lapas Manado Perkuat Deteksi Dini TBC di Lingkungan Pemasyarakatan
Sering Bangun Sebelum Alarm? Ini Penyebabnya
Tidur Bersama Kucing, Aman atau Berisiko bagi Kesehatan?
Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai Rp180 Triliun
Kanwil Imigrasi Sulut Ikut Bahas RUU Keimigrasian, Dorong Regulasi Adaptif
Sulit Berhenti Merokok? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Konsistensi Data IRSMS, Satlantas Polres Minahasa Ukir Prestasi Nasional
Gagal Ginjal Bisa Berawal dari Diabetes dan Hipertensi, Kenali Penyebabnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:57

Lapas Manado Perkuat Deteksi Dini TBC di Lingkungan Pemasyarakatan

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:37

Sering Bangun Sebelum Alarm? Ini Penyebabnya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:50

Tidur Bersama Kucing, Aman atau Berisiko bagi Kesehatan?

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:37

Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai Rp180 Triliun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:03

Kanwil Imigrasi Sulut Ikut Bahas RUU Keimigrasian, Dorong Regulasi Adaptif

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!
Exit mobile version