Pemuda Muhammadiyah Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden

Kamis, 29 Januari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla,

Jakarta, Pilarportal.com — Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah menegaskan dukungannya agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah komando Presiden, menyusul munculnya wacana penempatan institusi kepolisian di bawah kementerian tertentu.

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla, menilai struktur komando yang berlaku saat ini sudah tepat dan terbukti mendukung efektivitas kinerja Polri dalam menjalankan tugas pelayanan, perlindungan, serta penegakan hukum di masyarakat.

“Posisi Polri di bawah Presiden membuat koordinasi berjalan lebih cepat dan efisien karena tidak terhambat birokrasi panjang. Selain itu, hal ini juga penting untuk menjaga independensi Polri dari kepentingan politik sektoral,” kata Dzulfikar dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/1/2026).

Ia menjelaskan bahwa sistem komando langsung telah memberikan dampak positif dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah. Salah satunya terlihat dari keterlibatan aktif Polri dalam membantu menyukseskan program prioritas nasional, termasuk program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Dzulfikar, apabila Polri ditempatkan di bawah kementerian, maka terdapat potensi perlambatan dalam pengambilan keputusan serta pelaksanaan tugas akibat prosedur administrasi yang lebih kompleks.

“Kita membutuhkan institusi kepolisian yang responsif dan cepat bertindak. Struktur kementerian cenderung birokratis dan berpotensi menghambat efektivitas kerja di lapangan,” tegasnya.

Dukungan Pemuda Muhammadiyah ini sejalan dengan pandangan sejumlah akademisi dan pakar hukum tata negara yang sebelumnya menilai bahwa keberadaan Polri langsung di bawah Presiden merupakan bagian penting dari semangat reformasi untuk menjamin profesionalisme, netralitas, dan akuntabilitas penegakan hukum di Indonesia.

Berita Terkait

Polda Sulut Bekali 80 PNPP Jelang Pensiun, Wakapolda: Tetap Produktif
Kombes Steidy Raranta Dimakamkan di Tanah Kelahiran Noongan
Dua Bocah “Duo Presisi” Asal Bogor Dapat Hadiah Umrah dari Kapolri
Brigjen Pol Susetio Cahyadi Resmi Jadi Wakapolda Sulut
Kapolri Minta Doa Ulama untuk Keselamatan Personel Polri
Polri Sosialisasikan Hak untuk Tahu di CFD Sudirman
Dua Terduga Pelaku Kasus Basaan Ditangkap di Bandara Sam Ratulangi
Polda Sulut Berduka, Kombes Steidy Raranta Tutup Usia

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 09:24

Polda Sulut Bekali 80 PNPP Jelang Pensiun, Wakapolda: Tetap Produktif

Senin, 28 September 2026 - 22:18

Kombes Steidy Raranta Dimakamkan di Tanah Kelahiran Noongan

Senin, 28 September 2026 - 10:58

Dua Bocah “Duo Presisi” Asal Bogor Dapat Hadiah Umrah dari Kapolri

Senin, 28 September 2026 - 10:32

Brigjen Pol Susetio Cahyadi Resmi Jadi Wakapolda Sulut

Minggu, 27 September 2026 - 14:43

Kapolri Minta Doa Ulama untuk Keselamatan Personel Polri

Berita Terbaru

Exit mobile version