Ditpolairud Polda Sulut Tetapkan Nakhoda Sebagai Tersangka Kasus Tenggelamnya Kapal LCT BORA V

Selasa, 30 Januari 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Ditpolairud Polda Sulut Tetapkan Nakhoda Sebagai Tersangka,kasusTenggelamnya Kapal LCT BORA V,

Pilarportal.com — Bitung –  Ditpolairud Polda Sulut menetapkan status tersangka terhadap nakhoda kapal LCT BORA V, pria berinisial JM, yang menyebabkan kapal tenggelam dan berakibat korban jiwa, yang terjadi di perairan antara Pulau Biaro dan Pulau Tagulandang, pada hari Minggu (21/1/2024) sekitar pukul 21.30 Wita.

Hal tersebut dijelaskan Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol Kukuh Prabowo saat memimpin press conference di Griya Bakudapa Wira Pratama Ditpolairud, di Tandurusa Bitung, Selasa (30/1/2024), didampingi Kepala Kantor KSOP Bitung Samsuddin.

Kabid Humas Polda Sulut diwakili Kaur Penum Subbid Penmas Kompol Selfie Torondek, Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Sulut AKBP Handoko Sanjaya dan Kapten KP. Baladewa 8002 AKBP Sukoco.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap nakhoda kapal, menetapkan tersangka dan menahannya. Adapun pasal yang dipersangkakan yaitu pasal 323 ayat (3) jo pasal 219 ayat (1) UU RI nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran subs pasal 302 jo 117 (2) huruf a UU no 17 tahun 2008 tentang Pelayaran atau pasal 359 KUHPidana, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp. 1.500.000.000,-,” jelasnya.

Menurut Dirpolairud, kapal berlayar dari Pelabuhan Bitung menuju Tagulandang tanpa memiliki Surat Persetujuan Berlayar yang dikeluarkan oleh Syahbandar.

“Tanpa Surat Persetujuan Berlayar yang dikeluarkan Syahbandar Bitung, nakhoda berani berlayar dalam kondisi cuaca buruk dan karena salahnya menakhodai kapal berlayar dalam cuaca buruk sehingga kapal tenggelam dan mengakibatkan korban meninggal dunia dan hilang. Kapal mengangkut kendaraan tronton dan truk serta 10 crew kapal dan 10 penumpang,” lanjutnya.

Dalam persitiwa tersebut, 2 orang dinyatakan meninggal dunia dan 8 orang dinyatakan hilang.

“Korban meninggal dunia yaitu Defilio Sudame (crew) dan Selsius Mangantara (penumpang). 8 orang dinyatakan hilang yaitu Akmaryo Lexnater Sandrisaw Sawal (crew), Hans Engelbert Karingan (crew), Rano Mantu (penumpang), Iwan (penumpang), Andre Age (penumpang), Maikel Siwi (penumpang), Dedi R. Mananeke (penumpang) dan Vanes A. Kalundas (penumpang). Sedangkan barang bukti yang ada yaitu 10 buah life jacket dan 1 life buoy,” jelas Kombes Pol Kukuh Prabowo.

Berita Terkait

Tiga Anak Diduga Terlibat Curanmor di Bitung, Dua Motor Vario Disita Polisi
Kapolri Listyo Sigit Diangkat Jadi Anggota Kehormatan KSBSI
Kebakaran Lahan Kosong di Maumbi Minut Berhasil Dipadamkan, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polwan Polda Sulut Berbagi di Rumah Ibadah, Semarak Hari Jadi ke-78 dengan Aksi Toleransi
Polda Sulut Imbau Orang Tua Jaga Anak dari Aksi Berpotensi Ricuh, Keselamatan Jadi Prioritas
Jumat Berkah, Polairud Polda Sulut Kirim 72 Ribu Liter Air Bersih ke Bunaken dan Manado Tua
Momen Polwan Polres Tomohon Gelar Gatur Lalin di Tomohon
Pangdam XIII/Mdk Terima Audiensi Wakapolda Sulut, Perkuat Sinergitas TNI-Polri

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:37

Tiga Anak Diduga Terlibat Curanmor di Bitung, Dua Motor Vario Disita Polisi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:31

Kapolri Listyo Sigit Diangkat Jadi Anggota Kehormatan KSBSI

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:17

Polwan Polda Sulut Berbagi di Rumah Ibadah, Semarak Hari Jadi ke-78 dengan Aksi Toleransi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:27

Polda Sulut Imbau Orang Tua Jaga Anak dari Aksi Berpotensi Ricuh, Keselamatan Jadi Prioritas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:13

Jumat Berkah, Polairud Polda Sulut Kirim 72 Ribu Liter Air Bersih ke Bunaken dan Manado Tua

Berita Terbaru

Exit mobile version