Humas Polri Nonton Bareng Jurnalis Film ‘Aku Rindu’

Sabtu, 28 Oktober 2023 - 11:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Divisi Humas Polri mengajak wartawan untuk menonton bersama film inspiratif karya sineas Indonesia berjudul ‘Aku Rindu.’(Foto:Humas Polri)

Divisi Humas Polri mengajak wartawan untuk menonton bersama film inspiratif karya sineas Indonesia berjudul ‘Aku Rindu.’(Foto:Humas Polri)

Pilarportal.com — Jakarta Divisi Humas Polri mengajak wartawan untuk menonton bersama film inspiratif karya sineas Indonesia berjudul ‘Aku Rindu.’

Film berdurasi 90 menit ini mengisahkan kehidupan keluarga polisi di tengah masyarakat Flores Timur yang dihadapkan pada beragam persoalan.

Dalam film ini, anggota Polri menjadi pemecah berbagai permasalahan yang melibatkan akses pendidikan, ketersediaan obat-obatan, listrik, dan tindak pidana perdagangan orang di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabag Mitra Divisi Humas Polri, Kombes Pol. Ahmad Mustofa Kamal, mengungkapkan, salah satu pesan dari film ini adalah bahwa personel Polri harus siap bertugas di mana pun, dan keluarganya harus mendukung tugas suaminya.

“Mereka harus menjadi pemecah masalah yang dihadapi masyarakat,” kata Kamal dalam keterangannya, Sabtu (28/10/2023).

Film ‘Aku Rindu’ dibintangi oleh aktor ternama Samuel Rizal, yang berperan sebagai Bantu, seorang anggota Polri, dan Verlita Evelyn, yang memerankan Lailani, istri Banyu.

Sutradara Key Mangungsong mengisahkan perjuangan istri Lailani, seorang guru, yang ikut suaminya berdinas di wilayah Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

BACA JUGA  Divisi Humas Polri Raih Peringkat Ketiga Lomba Cerdas Cermat HUT KORPRI Polri ke-52

Di sana, Lailani berjuang untuk memberikan pendidikan gratis kepada anak-anak setempat dan membantu mereka meraih ijazah kesetaraan, sehingga mereka dapat mewujudkan cita-cita mereka.

Film ini juga menggambarkan situasi di wilayah yang rentan terhadap perdagangan orang, sulit akses obat-obatan, dan listrik yang terbatas. Perjuangan Lailani dalam mengajar anak-anak dan upaya Kompol Banyu dalam memburu pelaku tindak pidana perdagangan orang menjadi fokus cerita.

Film ini mengungkapkan harapan Lailani yang dituangkan dalam tulisan tangan tentang kerinduannya terhadap anak muridnya, Omi, yang dipaksa menjadi imigran gelap di Malaysia.

Selain menampilkan kisah inspiratif kehidupan anggota Polri, film ini juga memanjakan penonton dengan sinematografi yang memperlihatkan keindahan alam Nusa Tenggara Timur.

“Film ini ditujukan untuk memberikan penguatan kepada seluruh anggota Polri dan keluarganya, sehingga mereka siap dan didukung saat ditugaskan ke tempat jauh dengan segala risikonya,” ujar Kamal.(*/yud)

Berita Terkait

Polresta Manado Ungkap 7 Kasus Narkoba dan Obat Keras, 3.545 Jiwa Berhasil Diselamatkan
Presiden Prabowo Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi di Program MBG
URC Resmob Polda Sulut Ungkap Penikaman Polisi dan Prostitusi Online di Hotel Manado
Nanik S. Deyang Nahkodai Badan Gizi Nasional
Kapolda Sulut Letakkan Batu Pertama Gedung Satpas Polres Minsel, Tingkatkan Pelayanan SIM
Presiden Prabowo Terima Wakil Perdana Menteri  Qatar
Jelang Akhir Musim Haji 2026, Polri dan Arab Saudi Evaluasi Tata Kelola dan Keamanan Jemaah
Tim Bulutangkis Polri Juara SEA Police Badminton Championship 2026, Borong 4 Emas dan 2 Perak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:43 WITA

Polresta Manado Ungkap 7 Kasus Narkoba dan Obat Keras, 3.545 Jiwa Berhasil Diselamatkan

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:23 WITA

Presiden Prabowo Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi di Program MBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:01 WITA

Nanik S. Deyang Nahkodai Badan Gizi Nasional

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:02 WITA

Kapolda Sulut Letakkan Batu Pertama Gedung Satpas Polres Minsel, Tingkatkan Pelayanan SIM

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:41 WITA

Presiden Prabowo Terima Wakil Perdana Menteri  Qatar

Berita Terbaru