Krisis Angkutan Umum di Manado, Organda Sulut Dorong Inovasi dan Kolaborasi Transportasi

Selasa, 17 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sulawesi Utara, Novry J. Rengkung

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sulawesi Utara, Novry J. Rengkung

Pilarportal.com, Manado – Dalam beberapa tahun terakhir, angkutan umum di Kota Manado mengalami penurunan drastis. Penyebab utama kondisi ini adalah persaingan dari taksi online dan angkutan ilegal (taksi gelap), yang mengakibatkan minat masyarakat terhadap angkutan umum—terutama bus kota—semakin menurun.

Sejumlah terminal tipe B di Manado bahkan kini terlihat sepi, seperti mati suri.

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sulawesi Utara, Novry J. Rengkung, menyampaikan keprihatinannya terhadap krisis ini.

Ia menilai bahwa para pengusaha angkutan umum legal, yang selama ini telah berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) melalui retribusi, kini berada di titik paling terpuruk.

“Kami melihat banyak pengusaha legal yang terus tertekan oleh persaingan tidak sehat. Padahal mereka adalah mitra pembangunan daerah,” ujar Rengkung.

Ajakan Kolaborasi dan Inovasi Transportasi

Menanggapi hal tersebut, Organda Sulut menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan hak-hak pengusaha angkutan umum resmi, sembari mengajak pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, Direktorat Lalu Lintas, dan pelaku usaha transportasi lainnya untuk bersinergi membangun sistem transportasi publik di Manado yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan.

“Sudah saatnya kita mengubah wajah angkutan umum. Ini bukan hanya soal kendaraan, tapi juga tentang layanan berkualitas, standar keselamatan tinggi, dan jaminan asuransi bagi penumpang. Dengan pengemudi yang profesional seperti di luar negeri, kepercayaan masyarakat bisa kembali,” ungkapnya.

Edukasi & Pendekatan Hukum, Bukan Konfrontasi

Rengkung juga menyatakan bahwa Organda aktif melakukan pemantauan langsung ke terminal-terminal dan berdialog dengan para sopir.

Ia mengimbau agar pengemudi tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan aksi sweeping atau unjuk rasa terhadap angkutan ilegal, karena permasalahan seperti ini sebaiknya diselesaikan melalui jalur hukum.

“Dengan bersatu dan berpikir ke depan, kita bisa menghidupkan kembali angkutan umum sebagai pilihan utama masyarakat Manado,” tegasnya.

 

 

Berita Terkait

KPK Dorong Komunikasi Publik di Sulut Jadi Senjata Cegah Korupsi
HUT ke-81 RI, 1.874 Warga Binaan di Sulut Terima Remisi
Imigrasi Perkuat Pencegahan TPPO di Perbatasan Sulawesi
HUT RI ke-81, Pemprov Sulut Gelar Gerak Jalan 8 hingga 45 Km
Hadapi Puncak El Nino, PMI Sulut Buka Posko Bantuan Air Bersih
Gubernur Yulius Selvanus Rotasi Tiga Pejabat, Dorong Birokrasi Lebih Profesional dan Responsif
Imigrasi Sulut Umumkan UPT Berkinerja Terbaik Semester I 2026, Ini Daftarnya
Imigrasi Sulut Evaluasi Kinerja Semester I 2026, Fokus Perkuat Pelayanan dan Penegakan Hukum

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:09

KPK Dorong Komunikasi Publik di Sulut Jadi Senjata Cegah Korupsi

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:26

HUT ke-81 RI, 1.874 Warga Binaan di Sulut Terima Remisi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:46

Imigrasi Perkuat Pencegahan TPPO di Perbatasan Sulawesi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:48

HUT RI ke-81, Pemprov Sulut Gelar Gerak Jalan 8 hingga 45 Km

Senin, 10 Agustus 2026 - 04:23

Hadapi Puncak El Nino, PMI Sulut Buka Posko Bantuan Air Bersih

Berita Terbaru