Jessie Manopo, Doktor Fisika Termuda ITB di Usia 25 Tahun

Pendidikan doktoralnya dengan predikat Summa Cumlaude

Rabu, 12 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jessie Manopo menjadi sorotan setelah berhasil meraih gelar Doktor (S3) Fisika di usia yang baru menginjak 25 tahun 10 bulan, menjadikannya sebagai wisudawan doktor termuda ITB tahun ini.(Foto ITB)

Jessie Manopo menjadi sorotan setelah berhasil meraih gelar Doktor (S3) Fisika di usia yang baru menginjak 25 tahun 10 bulan, menjadikannya sebagai wisudawan doktor termuda ITB tahun ini.(Foto ITB)

Bandung, Pilarportal.com — Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali mencatatkan prestasi akademik membanggakan.

Pada Wisuda Oktober 2025, nama Jessie Manopo menjadi sorotan setelah berhasil meraih gelar Doktor (S3) Fisika di usia yang baru menginjak 25 tahun 10 bulan, menjadikannya sebagai wisudawan doktor termuda ITB tahun ini.

Jessie menyelesaikan pendidikan doktoralnya dengan predikat Summa Cumlaude, hasil dari perjalanan akademik yang ia tempuh melalui program PMDSU (Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul).

Program ini memungkinkan mahasiswa berprestasi menempuh jenjang S2 dan S3 secara terintegrasi dalam waktu singkat.

“Kuncinya disiplin dan strategi belajar. Saya habiskan semua mata kuliah di tahun pertama agar tahun berikutnya bisa fokus riset,” ungkap Jessie, dikutip dari laman resmi ITB, Selasa (11/11/2025).

Dari Fisika Zat Padat ke Ilmu Material Komputasi

Kecintaannya pada dunia sains sudah tumbuh sejak masa SMA. Jessie menempuh pendidikan sarjana di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan lulus dengan predikat Cumlaude.

Ketertarikannya pada bidang Fisika Zat Padat membawanya fokus meneliti Ilmu Material Komputasi (Computational Materials Science) — bidang yang memadukan fisika material dan pemrograman.

BACA JUGA  ITB Apresiasi Presiden-Kapolri-DPR Atas Penangguhan Penahanan Mahasiswinya

Sejak jenjang sarjana, Jessie telah mempelajari Density Functional Theory (DFT), metode yang kemudian menjadi fokus utama dalam penelitian doktoralnya di ITB.

Ia juga dikenal produktif dalam publikasi ilmiah dengan enam paper riset di jurnal internasional bereputasi, termasuk Materials Chemistry and Physics dan RSC Advances.

Etos Kerja 9-to-5 dan Karier Internasional

Keberhasilan Jessie tidak terlepas dari kedisiplinan tinggi. Ia menerapkan pola kerja laboratorium layaknya jam kantor — mulai pukul 9 pagi hingga 5 sore setiap hari kerja.

Di luar kesibukan riset, Jessie tetap menjaga keseimbangan hidup dengan bersepeda jarak jauh, mendengarkan musik, dan belajar bahasa Jepang.

Hobi terakhir itu ternyata membuka jalan karier internasional.

Setelah lulus, Jessie kini menjalani program postdoctoral di Kyushu University, Jepang, melanjutkan kiprahnya di dunia riset global.

Pesan untuk Generasi Muda

Jessie mengakui, menempuh pendidikan doktoral bukanlah perjalanan yang mudah. Namun, ia berpesan kepada mahasiswa lain agar tetap bersemangat dan tidak menyerah menghadapi proses akademik.

“S3 itu sulit, tapi semangat saja. Kalau tekun dan konsisten, pasti bisa,” ujarnya.

Prestasi Jessie Manopo menjadi bukti bahwa kombinasi disiplin, strategi, dan semangat belajar dapat membuka jalan menuju pencapaian luar biasa di dunia akademik.

BACA JUGA  ITB Apresiasi Presiden-Kapolri-DPR Atas Penangguhan Penahanan Mahasiswinya

Sumber: Laman resmi Institut Teknologi Bandung (itb.ac.id), diakses 11 November 2025.

 

Berita Terkait

Selvi Gibran Dorong UMKM Naik Kelas Saat Buka Bazar Kreasi Bhayangkari 2026
Presiden Prabowo Lantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional
Presiden Prabowo: Perwira TNI-Polri Milik Bangsa, Utamakan Kepentingan Rakyat dan Negara
Di Forum FUKRI: Komandan Teritorial Gereja Bala Keselamatan Indonesia Serukan Perdamaian untuk Papua
Presiden Prabowo Hormati Mendiang Sheikh Hamad, Tegaskan Persahabatan Indonesia dan Qatar
Presiden Prabowo Resmikan Proyek LNG Abadi Masela Senilai Rp340 Triliun
PLN UP3 Palu Dukung Digitalisasi Pendidikan, Serahkan Komputer dan Proyektor ke SMAN 2 Palu
Kasat Binmas Polres Minahasa Berikan Edukasi Bahaya Narkoba Kepada Siswa Baru SMA Negeri 1 Tondano

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:45

Selvi Gibran Dorong UMKM Naik Kelas Saat Buka Bazar Kreasi Bhayangkari 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:33

Presiden Prabowo Lantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:16

Presiden Prabowo: Perwira TNI-Polri Milik Bangsa, Utamakan Kepentingan Rakyat dan Negara

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:06

Di Forum FUKRI: Komandan Teritorial Gereja Bala Keselamatan Indonesia Serukan Perdamaian untuk Papua

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:19

Presiden Prabowo Hormati Mendiang Sheikh Hamad, Tegaskan Persahabatan Indonesia dan Qatar

Berita Terbaru