MINAHASA, Pilarportal.com – Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., menghadiri peluncuran pembangunan 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 titik air bersih yang diresmikan serentak oleh Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto secara daring, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan dipusatkan di Desa Lotta, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, yang menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program tersebut.
Di wilayah Kodam XIII/Merdeka, program ini mencakup 32 titik Jembatan Garuda dan enam titik penyediaan air bersih.
Pangdam Mirza Agus mengatakan pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk kehadiran negara untuk membuka akses masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akibat kondisi geografis.
“Program ini tidak sekadar membangun jembatan secara fisik, tetapi juga membuka akses dan konektivitas wilayah,” ujar Mirza Agus.
Menurutnya, keberadaan jembatan diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas sosial dan perekonomian warga di wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.
Selain infrastruktur jembatan, penyediaan air bersih juga menjadi perhatian dalam program tersebut.
Pangdam menilai air bersih merupakan kebutuhan dasar yang berpengaruh langsung terhadap kesehatan serta kualitas hidup masyarakat.
Untuk mempercepat pembangunan, Kodam XIII/Merdeka mengerahkan jajaran Kodim dan Satgas Penanggulangan Bencana Alam Kodam.
Pengerahan personel dilakukan dengan tetap mengutamakan kecepatan, kualitas pekerjaan dan keselamatan selama proses pembangunan.
97 Jembatan Dibangun di Wilayah Kodam XIII/Merdeka
Hingga saat ini, pembangunan Jembatan Garuda di wilayah jajaran Kodam XIII/Merdeka telah mencapai 97 titik.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 63 titik telah rampung 100 persen, sedangkan 34 titik lainnya masih dalam proses pengerjaan.
Mirza Agus berharap seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Ia juga mengajak warga penerima manfaat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Keberhasilan pembangunan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan TNI, tetapi juga seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.
Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Turut hadir Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Esy Suharto, Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, Forkopimda Sulut, para Asisten serta Kabalakdam XIII/Merdeka.
Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)
Editor : YUDI HM
























Komentar