JAKARTA, Pilarportal.com – Polri kembali memperkuat operasi kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajaran Polri terus mengerahkan personel dan sarana pendukung sesuai kebutuhan di lapangan.
Kali ini, Polri mengirim 10 anjing pelacak K9 bersama timnya untuk membantu mempercepat pencarian korban di wilayah terdampak.
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pengiriman tersebut merupakan bagian dari operasi kemanusiaan yang terus dilakukan Polri.
“Polri terus bergerak untuk memperkuat Polda NTT. Yang kita kirim bukan hanya personel, tetapi kemampuan K9 untuk pencarian, dukungan kesehatan, obat-obatan dan logistik,” ujar Trunoyudo, Minggu (16/8/2026).
Polri Kirim 3,4 Ton Bantuan
Selain personel dan K9, Polri mengirim sekitar 3.411 kilogram atau 3,4 ton peralatan serta bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak.
Bantuan tersebut terdiri dari 409 kilogram obat-obatan, 45 dus makanan siap saji, 10 unit Wontech, peralatan SAR dan K9, serta 10 unit kennel box untuk anjing pelacak.
Pengiriman bantuan dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat dan hasil pemantauan tim Polri di lapangan.
“Prinsipnya, bantuan harus cepat bergerak, tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan,” kata Trunoyudo.
K9 Bantu Pencarian Korban
Pengerahan K9 menjadi salah satu langkah Polri untuk mempercepat pencarian korban di lokasi yang sulit dijangkau.
Kemampuan anjing pelacak akan digunakan untuk membantu tim SAR menemukan korban, terutama di area yang mengalami kerusakan akibat gempa.
Polda NTT tetap menjadi unsur utama yang bergerak di lapangan, sementara Mabes Polri menyiapkan dukungan tambahan sesuai perkembangan situasi.
Helikopter Disiapkan untuk Wilayah Terisolasi
Polri juga menyiapkan dukungan transportasi udara untuk mempercepat mobilitas personel dan distribusi bantuan.
Sebanyak tiga helikopter AW169 disiapkan untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses maupun daerah yang terisolasi akibat dampak gempa.
Selain itu, pesawat CASA Polri yang telah berada di wilayah NTT dimanfaatkan untuk mendukung pengiriman personel dan bantuan kemanusiaan.
Polri memastikan operasi kemanusiaan akan terus dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi serta kebutuhan masyarakat terdampak gempa di NTT.
Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)
Editor : YUDI HM

























Komentar