Kapolri Instruksikan Gerak Cepat Bantu Warga yang Terdampak Gempa di NTT

Minggu, 16 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

JAKARTA, Pilarportal.com – Polri kembali memperkuat operasi kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajaran Polri terus mengerahkan personel dan sarana pendukung sesuai kebutuhan di lapangan.

Kali ini, Polri mengirim 10 anjing pelacak K9 bersama timnya untuk membantu mempercepat pencarian korban di wilayah terdampak.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pengiriman tersebut merupakan bagian dari operasi kemanusiaan yang terus dilakukan Polri.

“Polri terus bergerak untuk memperkuat Polda NTT. Yang kita kirim bukan hanya personel, tetapi kemampuan K9 untuk pencarian, dukungan kesehatan, obat-obatan dan logistik,” ujar Trunoyudo, Minggu (16/8/2026).

Polri Kirim 3,4 Ton Bantuan

Selain personel dan K9, Polri mengirim sekitar 3.411 kilogram atau 3,4 ton peralatan serta bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak.

Bantuan tersebut terdiri dari 409 kilogram obat-obatan, 45 dus makanan siap saji, 10 unit Wontech, peralatan SAR dan K9, serta 10 unit kennel box untuk anjing pelacak.

BACA JUGA  Kapolri dan Jaksa Agung Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Sepakati Program Pertukaran Pendidikan

Pengiriman bantuan dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat dan hasil pemantauan tim Polri di lapangan.

“Prinsipnya, bantuan harus cepat bergerak, tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan,” kata Trunoyudo.

K9 Bantu Pencarian Korban

Pengerahan K9 menjadi salah satu langkah Polri untuk mempercepat pencarian korban di lokasi yang sulit dijangkau.

Kemampuan anjing pelacak akan digunakan untuk membantu tim SAR menemukan korban, terutama di area yang mengalami kerusakan akibat gempa.

Polda NTT tetap menjadi unsur utama yang bergerak di lapangan, sementara Mabes Polri menyiapkan dukungan tambahan sesuai perkembangan situasi.

Helikopter Disiapkan untuk Wilayah Terisolasi

Polri juga menyiapkan dukungan transportasi udara untuk mempercepat mobilitas personel dan distribusi bantuan.

Sebanyak tiga helikopter AW169 disiapkan untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses maupun daerah yang terisolasi akibat dampak gempa.

Selain itu, pesawat CASA Polri yang telah berada di wilayah NTT dimanfaatkan untuk mendukung pengiriman personel dan bantuan kemanusiaan.

Polri memastikan operasi kemanusiaan akan terus dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi serta kebutuhan masyarakat terdampak gempa di NTT.

BACA JUGA  Kapolri Pastikan Kabag Ops Polres Solok Selatan Dipecat dan Diproses Pidana

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Usai Menikam Korban, FRW Diamankan TIM URC Resmob Tomohon
Polri Bongkar Jaringan Emas Ilegal, Dua WN India Diamankan di Jakarta
Polri Kirim Tim SAR dan 10 K9 ke NTT, Fokus Cari Korban Gempa
Gempa Flores 7,7: 51 Orang Meninggal, Polri Perkuat Operasi Evakuasi
Polri Kerahkan 260 Personel Tangani Dampak Gempa Flores
Bareskrim Bongkar Judol Jaringan Kamboja, 23 Tersangka Ditangkap
Granat Tangan Ditemukan di Likupang, Gegana Polda Sulut Turun Tangan
Jembatan Ranotongkor Kembali Dibuka, Akses Warga Pulih

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:32

Kapolri Instruksikan Gerak Cepat Bantu Warga yang Terdampak Gempa di NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:25

Usai Menikam Korban, FRW Diamankan TIM URC Resmob Tomohon

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:32

Polri Kirim Tim SAR dan 10 K9 ke NTT, Fokus Cari Korban Gempa

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:17

Gempa Flores 7,7: 51 Orang Meninggal, Polri Perkuat Operasi Evakuasi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:26

Polri Kerahkan 260 Personel Tangani Dampak Gempa Flores

Berita Terbaru