BANDAR LAMPUNG, Pilarportal.com — Tim Hapkido Sulawesi Utara dari Dojang Black Panther Fighter Club menorehkan prestasi pada Kejurnas Hapkido Indonesia IX yang berlangsung 26–27 September 2026 di GOR Siger Way Halim, Bandar Lampung.
Tim yang dibina Pelatih Dolvi Rantung tersebut tampil di sejumlah kategori dan berhasil membawa pulang sejumlah medali untuk Sulawesi Utara.
Atlet Sulut Tampil dan Raih Medali
Salah satu hasil terbaik datang dari kategori Dae Ryun Terbuka.
Alifah P. Khayla dari SMPN 10 Manado meraih medali emas kelas -45 kilogram putri.
Medali perak diraih Michael C.N. Takalamingan dari SMAN 8 Manado pada kelas -51 kilogram putra serta Jessie Rantung dari SMPN 10 Manado pada kelas -39 kilogram putri.
Prestasi lainnya datang dari kategori Hyung Junior Putra, melalui Craig Makasiahe dari SMPN 13 Manado yang meraih medali perak.
Enzo Assah dari SMPN 5 Manado juga menyumbangkan medali perak pada kategori High Jump.
Sementara Tristan Makadada berpasangan dengan Vincent Soputan, keduanya dari SMAN 8 Manado meraih medali perunggu pada kategori Hosinsul Junior Putra.
Sedangkan pada kategori Long Jump Vincent Soputan dari SMAN 8 Manado meraih perunggu.
Secara keseluruhan, para atlet Sulut mencatat 1 medali emas, 4 perak dan 2 perunggu.
Dolvi Rantung: Bangga dengan Perjuangan Anak-anak
Pelatih Dolvi Rantung mengaku bangga melihat perjuangan para atlet yang telah membawa nama Sulawesi Utara di tingkat nasional.
Menurutnya, pencapaian para atlet tidak hanya diukur dari jumlah medali yang diperoleh, tetapi juga keberanian, disiplin dan perjuangan selama menjalani pertandingan.
“Saya bangga dengan perjuangan anak-anak. Bukan hanya soal medali, tetapi keberanian mereka untuk bertanding, menghadapi lawan, menjaga disiplin dan memberikan yang terbaik sampai pertandingan selesai,” ujar Dolvi.
Ia mengatakan setiap pertandingan merupakan pengalaman penting bagi atlet untuk terus berkembang.
“Menang atau kalah adalah bagian dari proses. Yang terpenting adalah mereka berani mencoba, mau belajar dari setiap pertandingan dan tidak mudah menyerah,” katanya.
Bagi Dolvi, medali yang diraih menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk meningkatkan kualitas latihan.
Dukungan Orang Tua dan Sekolah Jadi Kekuatan
Dolvi juga memberikan apresiasi kepada orang tua dan sekolah yang terus mendukung para atlet.
Menurutnya, prestasi yang diraih bukan hanya hasil kerja atlet dan pelatih, tetapi juga dukungan banyak pihak yang berada di belakang mereka.
“Prestasi ini bukan hasil kerja satu orang. Ada orang tua yang selalu mendukung, ada sekolah, tim pelatih dan semua pihak yang memberikan semangat. Terima kasih karena sudah percaya dan mendampingi anak-anak sampai sejauh ini,” ungkapnya.
Ia berharap para atlet tidak cepat puas dengan hasil yang telah diraih.
“Saya berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk berlatih lebih keras. Terus jaga semangat, disiplin dan kekompakan. Perjalanan masih panjang dan masih banyak kesempatan untuk mengharumkan nama Sulawesi Utara,” tuturnya.
Bukan Sekadar Medali
Kejurnas Hapkido Indonesia IX menjadi pengalaman berharga bagi atlet-atlet muda Sulawesi Utara untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah jam terbang di tingkat nasional.
Bagi Dojang Black Panther Fighter Club, pencapaian tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan yang diharapkan terus melahirkan atlet-atlet berprestasi dari Sulawesi Utara.
Prestasi para atlet juga menjadi kebanggaan bagi keluarga dan sekolah, sekaligus memberikan semangat bagi generasi muda lainnya untuk berani menekuni olahraga dan mengembangkan potensi melalui proses latihan yang disiplin.
Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)
Editor : YUDI HM


























Komentar