MANADO, Pilarportal.com — Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Wakapolda Sulut) Brigjen Pol Dr. Susetio Cahyadi, S.I.K., M.M., M.H., CFrA., CSA, membuka penelitian Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri terkait kesesuaian norma indeks penyelidikan dan penyidikan dengan kebutuhan operasional di lapangan, Senin (5/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Tribrata Polda Sulut itu diikuti Pejabat Utama Polda Sulut, para penyidik, serta Tim Puslitbang Polri yang dipimpin Brigjen Pol Budi Karyono, S.H,
Norma Penyidikan Harus Sesuai Kondisi Lapangan
Dalam amanat Kapolda Sulut yang dibacakannya, Susetio mengatakan penelitian tersebut penting untuk mendukung terwujudnya organisasi Polri yang modern dan meningkatkan kualitas penegakan hukum.
Menurutnya, efektivitas penegakan hukum tidak hanya bergantung pada kemampuan personel, sarana prasarana dan penerapan hukum.
Norma, standar, serta beban kerja juga harus disusun berdasarkan kebutuhan operasional yang benar-benar terjadi di lapangan.
Kondisi Sulawesi Utara, kata dia, memiliki karakteristik yang beragam, mulai dari wilayah perkotaan, perdesaan, pegunungan hingga kepulauan dan pesisir.
Kondisi tersebut menghadirkan tantangan tersendiri, terutama terkait aksesibilitas dan komunikasi.
Karena itu, penyempurnaan norma indeks tidak boleh hanya berorientasi pada target kuantitatif. Kualitas penanganan perkara, kepastian hukum, rasa keadilan dan perlindungan hak masyarakat tetap menjadi prioritas.
Penyidik Diminta Cari Akar Masalah
Usai membacakan amanat, Wakapolda Susetio memberikan arahan tambahan kepada jajaran penyidik.
Ia meminta personel tidak lagi bekerja dengan pola business as usual, tetapi aktif mencari akar masalah atau root cause dalam setiap persoalan penegakan hukum.
“Kita harus tahu root cause-nya, akar masalahnya. Kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan sekadar duduk berdampingan, tetapi mampu memberikan rasa keadilan, kecepatan pelayanan, serta keterbukaan,” tegasnya.
Susetio juga mengingatkan enam poin penting yang harus menjadi pedoman anggota Polri, yakni lebih hadir, lebih dekat dengan masyarakat, bekerja cepat, menjamin keadilan, terbuka terhadap masukan, serta adaptif terhadap harapan masyarakat.
Penelitian Puslitbang Polri tersebut diharapkan menghasilkan pemetaan beban kerja dan tipologi perkara yang lebih akurat.
Hasilnya diharapkan menjadi dasar rekomendasi yang tepat untuk memperkuat profesionalisme penyidik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dan penegakan hukum di wilayah Polda Sulut.
Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)
Editor : YUDI HM


























Komentar