Lapas Tamako Perkuat Pembinaan Kerohanian WBP Kristen

Kamis, 8 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lapas Kelas III Tamako terus memperkuat pembinaan kepribadian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan kerohanian.

Lapas Kelas III Tamako terus memperkuat pembinaan kepribadian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan kerohanian.

TAMAKO — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Tamako terus memperkuat pembinaan kepribadian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan kerohanian.

Pembinaan tersebut dilaksanakan di Gedung Ibadah Lapas Tamako dan diikuti WBP beragama Kristen, Rabu (7/10/2026).

Perkuat Iman dan Perubahan Diri

Kegiatan ini menjadi ruang bagi WBP untuk memperkuat iman, melakukan introspeksi, serta menanamkan nilai-nilai kehidupan sebagai bekal menjalani proses pembinaan.

Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat membantu WBP membangun perubahan positif hingga nantinya kembali kepada keluarga dan masyarakat.

Kepala Lapas Kelas III Tamako, Torkis Freddy Siregar, mengatakan pembinaan kerohanian memiliki peran penting dalam proses perubahan diri WBP.

“Pembinaan kerohanian bukan hanya tentang menjalankan ibadah, tetapi juga bagaimana setiap WBP mampu mengambil nilai-nilai yang disampaikan untuk melakukan introspeksi dan perubahan dalam kehidupan,” ujar Torkis.

Ia berharap penguatan iman dapat menjadi landasan bagi WBP untuk membangun pribadi yang lebih baik, disiplin dan bertanggung jawab.

WBP Diajak Hidup dalam Terang Tuhan

Pembinaan menghadirkan penyuluh keagamaan Boyke S. Dehoop, S.Th., yang memberikan penguatan iman serta pemahaman mengenai pentingnya menjadikan firman Tuhan sebagai pedoman hidup.

BACA JUGA  LPP Kelas IIB Manado Bekali Warga Binaan Keterampilan Tata Rambut

Dalam penyuluhannya, Boyke mengangkat tema berdasarkan 1 Yohanes 5:5–10 tentang hidup dalam terang Tuhan.

Pesan tersebut mengajak WBP meninggalkan berbagai bentuk kegelapan dalam kehidupan, membangun hati yang bersih, serta menunjukkan iman melalui perkataan dan perbuatan.

WBP juga didorong untuk menerapkan nilai kasih, kebaikan dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Minggu Kasih Polres Kotamobagu, Kapolres Ajak Warga Jaga Kerukunan
Raker KBK Keuskupan Manado Bakal Digelar di Paroki Trinitas Tomohon
Maulid Nabi, Wakapolda Sulut Dorong Peningkatan Kinerja
GPS Distrik Minsel Gelar MPDK, 120 Orang Dikuatkan Lewat Pesan Kekudusan
Panitia TOMDIV Sulut 2027 Resmi Dikukuhkan, Berikut Susunannya
Orang Muda Bala Keselamatan se Manado Werot Rayakan HUT RI ke-81 dengan Pesan “Merdeka di dalam Kristus”
Persiapan TOMDIV 2027 Mulai Dikebut, Panitia Fokus Perkuat Penggalangan Dana
Berikanlah Kami Makanan yang Secukupnya, Ini Maknanya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:18

Lapas Tamako Perkuat Pembinaan Kerohanian WBP Kristen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:40

Minggu Kasih Polres Kotamobagu, Kapolres Ajak Warga Jaga Kerukunan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:41

Raker KBK Keuskupan Manado Bakal Digelar di Paroki Trinitas Tomohon

Jumat, 4 September 2026 - 07:14

Maulid Nabi, Wakapolda Sulut Dorong Peningkatan Kinerja

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:44

GPS Distrik Minsel Gelar MPDK, 120 Orang Dikuatkan Lewat Pesan Kekudusan

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!