BITUNG, Pilarportal.com – Pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk Sulawesi Utara diperkuat setelah Terminal Integrated Bitung menerima 9 juta liter BBM.
Tambahan 10 juta liter Pertalite juga dijadwalkan tiba untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Kepastian tersebut disampaikan dalam koordinasi Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H., bersama pengelola Terminal Integrated Bitung, Sabtu (17/10/2026).
Dalam kunjungan itu, Kapolres bertemu dengan General Manager Terminal Integrated Bitung, Arman Prastiono, dan Head Office Elnusa, Febrianto, untuk membahas ketersediaan stok serta kelancaran distribusi BBM ke sejumlah SPBU.
Arman menjelaskan, pasokan yang diterima dari kapal Maritim Katulistiwa mencapai 9 juta liter, terdiri atas 5 juta liter Pertalite dan 4 juta liter solar.
Sementara itu, tambahan 10 juta liter Pertalite dijadwalkan tiba menggunakan kapal tanker yang masih dalam perjalanan.
Pasokan 5 juta liter Pertalite yang telah diterima sebelumnya sudah disalurkan ke sejumlah SPBU di Sulawesi Utara. Terminal Integrated Bitung juga beroperasi selama 24 jam untuk mendukung kelancaran penyaluran.
Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho menegaskan, kepolisian akan mengawal distribusi BBM agar berjalan aman dan lancar hingga ke SPBU tujuan.
“Kami turun langsung untuk berkoordinasi dan memastikan penyaluran BBM berjalan dengan baik. Kami ingin armada pengangkut BBM dapat mencapai SPBU tujuan tanpa gangguan keamanan maupun hambatan lalu lintas yang dapat merugikan masyarakat,” tegasnya.
Polres Bitung selanjutnya melakukan pengawasan dan pengawalan kendaraan pengangkut BBM menuju SPBU di Kota Bitung. Pengamanan melibatkan personel Satuan Lalu Lintas, personel Polres Bitung, serta Polsek jajaran sesuai kebutuhan di lapangan.
Masyarakat juga diimbau tetap tenang, tertib saat mengantre, dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Warga diminta memastikan kebenaran informasi mengenai pasokan BBM sebelum menyebarkannya.
Koordinasi antara kepolisian dan pengelola terminal diharapkan dapat menjaga kelancaran distribusi sehingga kebutuhan BBM masyarakat Sulawesi Utara tetap terpenuhi.
Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)
Editor : YUDI HM




























Komentar