Pilarportal.com, Manado – Artikel ilmiah karya tulis dari seorang penulis sekaligus dosen yang berkecimpung di bidang keilmuan sastra, bahasa (linguistik), budaya: Stanly Monoarfa,S.Pd.,M.Si merupakan seorang dosen yang notabene telah banyak menghasilkan karya-karya tulisnya mengenai sastra, bahasa (linguistik), budaya Jepang dan berkolaborasi dengan seorang dosen Sejarawan Akademis: Meity J.Wowor,SS.,M.Si yang telah banyak pula menghasilkan karya-karya penulisannya di bidang ilmu sejarah. Keduanya merupakan Dosen di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, dan beberapa kali telah menghasilkan karya tulis baik di Jurnal maupun di Media online.
Berbicara negeri matahari terbit tentunya dapat dipastikan pikiran kita akan tertujuh pada sebuah negara maju yang terdapat di kawasan Asia Timur yang namanya dikenal dengan sebutan ‘Jepang’ atau dalam bahasa Jepang itu sendiri disebut Nihon (日本). Tahukah anda makna, arti dan sejarah dari sebutan ini, dan tahukah anda tentang sejarah, budaya, arti dan makna alfabet huruf Kanji (漢字) Jepang itu yang notabene merupakan tulisan khas bangsa Jepang itu sendiri.
Hal yang menarik dan sedikit kita bahas tentang negeri matahari terbit ini sambil belajar & mengetahui pula garis besar tentang ilmu sejarah, linguistik, semantik & semiotika modern melalui abjad kanji (漢字) yang dikolaborasikan dengan AI di masa kini.
Pembelajaran bahasa Jepang di masyarakat umum, tingkat Universitas ataupun sekolah lanjutan seperti SMA & SMK merupakan tingkatan paling dianggap sulit ketika belajar tulisan Jepang yang disebut dengan Kanji (漢字). Tak jarang pembelajar bahasa Jepang berpandangan bahwa belajar tentang tulisan abjad Kanji (漢字) itu sulit, alasannya setiap bahasa asing yang dipelajari seperti bahasa Inggris dan lainnya tidaklah memakai sistem tulisan seperti Kanji (漢字) tersebut.
Kita menyadari bahwa begitu banyak peminat pembelajar bahasa asing oleh masyarakat Sulut seperti Manado dan sekitarnya, hal ini tidak dipungkiri alasan banyak masyarakat Sulut menetapkan pilihannya untuk mulai belajar bahasa asing karena berbagai alasan seperti ingin belajar/studi ke luar negeri ataupun ingin bekerja di sana.
Tidak dapat dipungkiri pula belakangan ini tidak sedikit masyarakat Sulut yang menetapkan pilihannya untuk memilih bekerja dan/atau belajar di negara matahari terbit di Jepang, kenyataannya cukup banyak ataupun ada yang hanya sekedar ingin tahu tentang apa itu Jepang dan abjad kanji (漢字) serta sejarahnya.
Negara Jepang merupakan salah satu negara maju baik industri, teknologi dan hal lainnya yang menjadikan Jepang sebagai negara modern dengan tingkat pekerja maupun pelajar/mahasiswa asal Sulut yang memilih Jepang sebagai tempat untuk mengejar karir dan/atau ilmu ke negeri yang dijuluki ‘negeri matahari terbit’. Seperti ada juga pepatah yang mengatakan “kejarlah ilmu sampai ke seberang lautan”.
Sebagai negara dalam konteks ‘negeri matahari terbit’ jika kita berpikir sedikit tentang negara ini dalam sejarahnya sebutan matahari terbit mengacu pada sudut pandang tetangga baratnya ‘matahari tampak terbit pertama kali dari arah Jepang’. Tahukah kamu dibalik julukan tersebut arti nama Jepang jika disebut dalam bahasa Jepang itu sendiri adalah “nihon日本” yang terdiri dari 2 (dua) buah karakter huruf Kanji (漢字) yang dapat dijabarkan; huruf kanji 日 dibaca (hi/ni) yang mengandung arti ‘matahari’ dan huruf kanji 本 dibaca (hon) yang mengandung arti ‘sumber/terbit atau buku’, jika digabungkan (日本) dibaca ‘nihon’ arti harfiah-nya dipandang dari sudut linguistik semantik, semiotika modern adalah “negeri matahari terbit/asal mula matahari/sumber atau pusat matahari terbit”.
Sedikit lebih jauh dalam sejarah alfabet Jepang tentang negeri matahari terbit ini memiliki sejarah yang unik & menarik, diyakini merupakan pusat peradaban yang besar dan maju di Asia Timur, kala itu Orang-orang Tiongkok melihat posisi geografis Jepang berada di ujung timur dimana merupakan tempat matahari muncul dari balik lautan, (diyakini sebagai tempat atau sumber atau pusat matahari terbit pertama kali dilihat). Sebelumnya Tiongkok sempat menyebut Jepang dengan nama “Wakoku” (和国), yang akhirnya istilah yang merujuk pada “asal/sumber matahari”. Pada sekitaran tahun 700 Masehi Pangeran Shotoku dari Jepang mengirim surat resmi kepada Kaisar Tiongkok dari Dinasti Sui untuk menggunakan istilah negeri sumber matahari atau tempat matahari terbit. Sejak saat itu Jepang secara resmi menggunakan sebutan Nihon (日本) dan identitas tersebut melekat menjadi julukan mengglobal hingga saat ini.
Dua buah huruf piktogram (AI) yang menggambarkan arti dari ‘Jepang’ nihon (日本) itu sendiri,

Menarik bukan! Jika dengan sejarah mengenai bangsa Jepang, asal usul Jepang maupun bentuk tulisan bangsa Jepang yang disebut dengan huruf Kanji (漢字) yang merupakan alfabet huruf gambar yang dimaknai oleh gambar alam atau merupakan abjad piktogram yang menarik untuk diketahui dalam sejarahnya alfabet ini merupakan asal usul dari huruf China yang masuk ke Jepang dan kemudian dikembangkan oleh negara Jepang menjadi bagian dari abjad negaranya yang sampai saat ini resmi dipakai di Jepang sebagai bahasa ibu bagi masyarakatnya.
Dalam sejarahnya pemerintahan negara ini membagi alfabet huruf Jepang menjadi tiga kategori yaitu: Kanji (漢字), Hiragana (ひらがな) dan Katakana (カ タ カ ナ) yang kemudian dijadikan bagian dari budaya bangsa Jepang itu sendiri untuk menggunakan abjad tersebut hingga saat ini.
Hal yang menarik dari ketiga jenis alfabet tersebut adalah huruf Kanji (漢字) mengapa demikian, karena huruf Kanji (漢字) merupakan bentuk huruf piktogram atau huruf gambar yang berkembang atau berevolusi menjadi huruf Kanji (漢字) yang melahirkan makna dari tiap huruf gambar tersebut.
Menurut sejarah arti dari negeri matahari terbit atau Jepang ini sendiri digambarkan maknanya dari dua buah huruf gambar yakni matahari dan sumber/buku yang membentuk dua buah huruf kanji yaitu:日本 dibaca nihon yang dimaknai negeri matahari terbit/sumber matahari.
Dari beberapa penulisan pengetahuan lewat sejarah & budaya di atas mengenai arti penulisan/sebutan dari kata Jepang (negeri matahari terbit), dapat disimpulkan bahwa belajar makna, khususnya pengetahuan ilmu sejarah, linguistik semantik dan semiotika modern mengenai karakter Jepang akan menjadi lebih mudah dan menarik untuk belajar makna alfabet kanji (漢字) bila kita memanfaatkan AI sebagai huruf gambar yang melahirkan makna dari tiap karakter huruf tersebut.
Beberapa makna huruf Jepang yang sedang dipelajari oleh masyarakat Sulut antara lain;
Dua buah huruf piktogram (AI) yang menggambarkan arti dari ‘gunung’ yama (山), dan ‘pohon’ ki (木) itu sendiri,

Dua buah huruf piktogram (AI) yang menggambarkan arti dari ‘api’ hi (火), dan ‘hujan’ ame (雨)

Terlihat jelas gabungan suatu gambaran dari ilmu sejarah, budaya, linguistik semantik & semiotika modern di atas melalui karakter huruf kanji (漢字), saran bagi pembelajar, mahasiswa jurusan ilmu sejarah, sastra/bahasa Jepang dan Kanji juga masyarakat umumnya yang tertarik pada bidang ilmu tersebut untuk lebih mudah dan menarik mendalaminya dapat memanfaatkan AI juga dapat menimbah keilmuan tersebut di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, anda akan dibekali keilmuan tersebut oleh dosen-dosen yang berpengalaman pada bidang keilmuannya.
Sedikit tentang AI (Artificial Intelligence), merupakan kecerdasan buatan di zaman modern saat ini, berbasis teknologi sistem komputerisasi yang mampu meniru kecerdasan manusia dalam berbagai bidang ilmu, termasuk ilmu sejarah, linguisttik, semantik & semiotika modern.
Referensi:
Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan,tentang bahasa,Jakarta.
James L. Huffman,2010, “Japan in World History”, Oxford University Press
Moriyama Tae,1994,”Petunjuk Praktis Memahami Tanda Berhuruf Kanji”,Kesaint Blanc.
……………….,2019,”Cara Praktis Memahami Tanda Berhuruf Kanji”,Keasaint Blanc.
Satoshi Sako,1995,”音読みと訓読み”、Seminar Nasional & Kongres ASJI,Jakarta.
Sibarani Robert,1992,“Hakekat Bahasa”,PT Citra Aditya Bakti.
www.Google.Arti dan Makna Kanji.
Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)
Editor : YUDI HM


























Komentar