MOROWALI, Pilarportal.com – PT PLN (Persero) UID Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) bersama Pemerintah Kabupaten Morowali meresmikan peningkatan jam operasi listrik di Pulau Paku, Kecamatan Bungku Selatan, dari 12 jam menjadi 18 jam per hari.
Peningkatan layanan kelistrikan tersebut menjadi kabar gembira bagi masyarakat setempat, terutama menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama ini warga Pulau Paku hanya menikmati listrik selama 12 jam pada malam hari. Kondisi tersebut membatasi berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan ekonomi dan pelayanan publik.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, mengatakan peningkatan jam nyala listrik merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mewujudkan pemerataan energi hingga ke wilayah kepulauan dan daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Menurutnya, listrik tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi juga menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Penambahan jam operasi listrik ini diharapkan mampu mendukung sektor perikanan, UMKM, pendidikan, dan pelayanan publik yang menjadi kebutuhan utama masyarakat Pulau Paku,” ujar Usman.
Ia menambahkan, PLN terus berupaya menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkelanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan daerah.
Dengan bertambahnya jam layanan listrik, masyarakat kini memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan produktivitas dan aktivitas ekonomi sehari-hari.
Usman juga berharap peningkatan layanan tersebut menjadi langkah awal menuju penyediaan listrik selama 24 jam penuh bagi masyarakat Pulau Paku.
Sementara itu, Manajer PLN ULP Bungku, Ika Safitri Ismail, menjelaskan bahwa peningkatan jam operasi pembangkit merupakan respons atas kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
PLN, kata dia, akan terus menjaga keandalan mesin pembangkit dan jaringan distribusi agar pasokan listrik tetap stabil dan aman.
“Petugas kami akan terus melakukan pemantauan dan pemeliharaan secara berkala guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” jelas Ika.
Secara terpisah, Manajer PLN UP3 Palu, Ansar, menyampaikan bahwa evaluasi berkala akan dilakukan untuk mendukung target layanan listrik 24 jam di masa mendatang.
Evaluasi tersebut meliputi kesiapan mesin pembangkit, ketersediaan bahan bakar, hingga penguatan sistem distribusi listrik.
“Ini merupakan tahapan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan yang lebih merata dan berkelanjutan,” katanya.
Peningkatan jam layanan listrik mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Morowali. Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menyebut langkah PLN sebagai bentuk perhatian nyata terhadap masyarakat kepulauan.
Menurutnya, kehadiran listrik yang lebih lama akan memberikan dampak positif bagi perekonomian warga, khususnya nelayan dan pelaku usaha kecil.
“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Pulau Paku, kami menyampaikan terima kasih kepada PLN atas peningkatan layanan ini. Kehadiran listrik yang lebih lama akan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Iksan.
Dengan bertambahnya jam operasi listrik menjadi 18 jam per hari, masyarakat Pulau Paku kini memiliki harapan baru untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat ekonomi lokal, dan menikmati layanan publik yang lebih baik.
Program tersebut juga menjadi bukti komitmen PLN dalam menghadirkan energi yang berkeadilan dan mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Sulawesi Tengah.
Penulis : Roos Yunita
Editor : Roos Yunita

Komentar Batalkan balasan