Pangdam XIII/Merdeka Hadir di Tengah Massa Unjuk Rasa di Manado

Selasa, 2 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Suhardi menunjukkan sikap tegas dan berwibawa dengan hadir langsung di tengah-tengah massa aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Selasa,  2 September 2025.

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Suhardi menunjukkan sikap tegas dan berwibawa dengan hadir langsung di tengah-tengah massa aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Selasa,  2 September 2025.

Pilarportal.com, Manado – Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Suhardi menunjukkan sikap tegas dan berwibawa dengan hadir langsung di tengah-tengah massa aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Selasa,  2 September 2025.

Kehadiran Pangdam di lokasi aksi menjadi simbol komitmen TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Dalam kesempatan itu, Pangdam XIII/Merdeka berdiri bersama Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling, Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie, serta unsur Forkopimda dan stakeholder daerah.

Kolaborasi para pemimpin daerah ini bertujuan memastikan aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik tanpa mengganggu stabilitas keamanan di Manado.

Mayjen TNI Suhardi menegaskan bahwa TNI akan selalu berada di garis depan untuk menjaga persatuan bangsa.

“Kita hadir di sini bukan hanya sebagai aparat negara, tetapi juga sebagai bagian dari rakyat. TNI bersama pemerintah daerah dan Polri berkomitmen untuk mendengar aspirasi masyarakat, sekaligus menjaga agar situasi tetap damai, aman, dan terkendali,” tegas Pangdam XIII/Merdeka.

BACA JUGA  Kasad Pimpin Sertijab Pangdam XIII/Mdk

Aksi unjuk rasa di Manado tersebut berjalan tertib dan damai. Kehadiran Pangdam bersama Gubernur dan Kapolda Sulut mendapat respon positif dari para pendemo, yang menilai langkah ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah dan aparat keamanan terhadap aspirasi masyarakat.

Dengan komunikasi yang terbuka antara massa aksi dan aparat, situasi tetap kondusif sehingga Manado terjaga dari potensi kericuhan.

Berita Terkait

Pangdam XIII/Mdk Sambangi Sesepuh TNI di Tondano Jelang HUT ke-81
Biliar Panglima TNI Cup 2026 Berakhir, Pangdam XIII/Mdk Tekankan Sportivitas
Pangdam XIII/Merdeka Kenang Jasa Pahlawan di TMP Kairagi
Kejati Sulut Konsolidasi Teknis, Samakan Penanganan Perkara Pidana Umum
Tentang Makna Negeri Matahari Terbit yang Dilihat dari Sudut Pandang Alfabet Kanji (漢字)
Dari Budayawan hingga Kolonel, Andreas Suko Riyanto Tetap Pegang Falsafah “Alon-Alon Waton Kelakon”
Kenaikan Pangkat 47 Perwira Kodam XIII/Mdk, Pangdam Tekankan Kerja Nyata
Kasad Bekali 412 Calon Dansat, Sishankamrata di Perbatasan Harus Diperkuat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:11

Pangdam XIII/Mdk Sambangi Sesepuh TNI di Tondano Jelang HUT ke-81

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22

Pangdam XIII/Merdeka Kenang Jasa Pahlawan di TMP Kairagi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 05:34

Kejati Sulut Konsolidasi Teknis, Samakan Penanganan Perkara Pidana Umum

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:30

Tentang Makna Negeri Matahari Terbit yang Dilihat dari Sudut Pandang Alfabet Kanji (漢字)

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:55

Dari Budayawan hingga Kolonel, Andreas Suko Riyanto Tetap Pegang Falsafah “Alon-Alon Waton Kelakon”

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!