BANGGAI KEPULAUAN, Pilarportal.com – Potensi wisata Danau Paisupok di Desa Luk Panenteng, Kecamatan Bulagi Utara, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, mendapat dukungan pengembangan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli.
Melalui PLN UP3 Luwuk, PT PLN (Persero) menyalurkan bantuan infrastruktur wisata, fasilitas berbasis energi bersih, serta program pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Program tersebut direalisasikan dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81.
Dukungan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan daya tarik kawasan wisata sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.
Banggai Kepulauan memiliki kekayaan alam yang menjadi potensi besar sektor pariwisata. Selain Danau Paisupok yang dikenal dengan kejernihan airnya, daerah ini juga memiliki destinasi seperti Pantai Poganda, Danau Paisu Batango, dan Teluk Lua.
Namun, pengembangan potensi wisata tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama keterbatasan fasilitas pendukung, pemanfaatan energi bersih, serta kebutuhan peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengelola destinasi wisata.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, PLN menghadirkan sejumlah fasilitas, antara lain dua unit penanda masuk atau identitas desa, dua unit entrance gate, jalan titian, dan dua set lampu hias.
Bantuan lainnya meliputi satu paket Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU), satu unit fasilitas tiket, satu unit perahu listrik, serta satu unit kios kuliner untuk mendukung pemasaran produk UMK lokal.
PLN juga memberikan pelatihan pemeliharaan dan pengelolaan kawasan wisata agar masyarakat memiliki kemampuan dalam merawat fasilitas serta memberikan pelayanan kepada pengunjung.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Wahyu Prasetyo, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kontribusi PLN yang tidak hanya berfokus pada pelayanan kelistrikan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Melalui momentum Hari Listrik Nasional ke-81 ini, PT PLN (Persero) UID Suluttenggo merealisasikan dukungan pengembangan kawasan wisata di Desa Luk Panenteng. Kami berharap bantuan ini dapat menjawab tantangan penyediaan sarana prasarana yang representatif, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi ramah lingkungan seperti perahu listrik dan SPLU sebagai wujud komitmen kita terhadap pariwisata hijau (green tourism),” ungkap Wahyu.
Ia menambahkan, program tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Nomor 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
“Inisiatif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Nomor 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Kami berpesan agar fasilitas ini dirawat bersama, sehingga Desa Luk Panenteng dapat menjadi role model desa wisata berbasis energi bersih di Sulawesi Tengah dan Indonesia,” lanjut Wahyu.
Manager PLN UP3 Luwuk, Ridwan Bogie Rismawan, menjelaskan bahwa program TJSL tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan fasilitas fisik, tetapi juga peningkatan kemampuan masyarakat.
Melalui pelatihan yang diberikan, masyarakat diharapkan mampu mengelola kawasan wisata secara berkelanjutan dan mengoptimalkan fasilitas yang telah dibangun.
Apresiasi juga disampaikan perwakilan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, Tommy B. Luasusun, S.H., M.A.P. Ia menilai dukungan PLN memiliki arti penting dalam memperkuat daya tarik destinasi wisata sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PLN atas dukungan melalui program TJSL ini. Bantuan infrastruktur dan pemberdayaan UMK ini sangat bermanfaat dalam menunjang kemajuan Desa Luk Panenteng. Besar harapan kami fasilitas ini dikelola secara optimal oleh masyarakat guna meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan ekonomi lokal,” ungkap Tommy.
Melalui kolaborasi PLN, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat, pengembangan kawasan Danau Paisupok diharapkan semakin terarah.
Kehadiran fasilitas wisata, perahu listrik, dan dukungan bagi UMK diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan wisatawan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Luk Panenteng.
Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)
Editor : YUDI HM




























Komentar