Satgas Kompi Zeni TNI Jadi IEC Paling Produktif di Republik Demokratik Kongo

Sabtu, 4 Maret 2023

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com — Kongo — Mission de l’Organisation des Nations Unies pour la stabilisation en République démocratique du Congo (Monusco) memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih, kepada Kompi Zeni (Kizi) TNI Konga XX-S atau Indonesian Engineering Company (IEC) yang telah memberikan dengan menjadi Military Engineering Company (MEC), yang paling produktif dan tidak pernah menolak tugas yang diberikan dalam pelaksanaannya selama enam bulan terakhir, yang telah melakukan 1 key task, 8 major tasks, dan 42 minor tasks.

Demikian dikatakan Chief Force Engineers (CFE), Lieutnant Colonel Zhang Shiyue saat konferensi BIMEC (Biannual Integrated Military Engineers Conference) yang diselenggarakan oleh MONUSCO di Markas Besar FIB (Force Intervention Brigade) Beni, Republik Demokratik Kongo, Kamis (2/3/2023).

Dalam kesempatan itu, CFE menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada kontingen Indonesia yang sangat produktif melakukan pekerjaan konstruksi, dibandingkan dengan NEC (Nepal) melakukan 1 key task, 6 major tasks, dan 33 minor tasks; sedangkan BEC (Banglades) melakukan 1 key task, 7 major tasks, dan 20 minor tasks; sementara itu CEC (Cina) melakukan 2 key tasks, 4 major tasks, dan 14 minor tasks.

Saat BIMEC berlangsung, Komandan Satgas Kizi TNI Letkol Czi Bambang Santoso menjelaskan kendala yang terjadi selama pekerjaan berlangsung di antaranya cuaca, gangguan milisi ilegal, tidak adanya perlindungan dan pengawalan, serta keterlambatan pengiriman material dan logistik.

“Kami selalu siap melaksanakan tugas apapun seperti yang telah direncanakan untuk IEC, yaitu memperbaiki jalan sejauh 70 km dari Eringeti sampai Komanda, namun kami butuh perlindungan tim escort yang kuat karena wilayah tersebut merupakan daerah berbahaya karena banyaknya milisi yang sering melakukan penyerangan, perampokan, penculikan, dan pembunuhan di wilayah tersebut,” tegas Letkol Czi Bambang Santoso.

BIMEC dilaksanakan dengan tujuan untuk mengevaluasi semua pekerjaan yang telah dilaksanakan MEC selama enam bulan terakhir, dan membahas rencana tugas untuk enam bulan ke depan di bidang konstruksi zeni, seperti pembuatan dan pemeliharaan jalan, landasan udara, dan jembatan.

Dalam konferensi tersebut juga dibahas permasalahan dari masing-masing kontingen, untuk dicarikan solusi dalam rangka mendukung kesuksesan misi pemeliharaan perdamaian di Republik Demokratik Kongo.(*/yud)

Berita Terkait

Kapolri dan Dirjen Imigrasi Perketat Pengawasan Buronan Internasional Lewat Sistem I-GHAS 24/7
Presiden Prabowo Siapkan Pemimpin Masa Depan, Kadin Dukung Program P3MDI
Prabowo Terima Menlu Singapura Vivian Balakrishnan di Hambalang
Imigrasi Perketat Pengawasan Orang Asing, Tindak 17.597 Pelanggaran
Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai Rp180 Triliun
Kanwil Imigrasi Sulut Ikut Bahas RUU Keimigrasian, Dorong Regulasi Adaptif
Konsistensi Data IRSMS, Satlantas Polres Minahasa Ukir Prestasi Nasional
Prabowo dan Presiden FIFA Bahas Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:45

Kapolri dan Dirjen Imigrasi Perketat Pengawasan Buronan Internasional Lewat Sistem I-GHAS 24/7

Senin, 2 November 2026 - 06:58

Presiden Prabowo Siapkan Pemimpin Masa Depan, Kadin Dukung Program P3MDI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:19

Prabowo Terima Menlu Singapura Vivian Balakrishnan di Hambalang

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:32

Imigrasi Perketat Pengawasan Orang Asing, Tindak 17.597 Pelanggaran

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:37

Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai Rp180 Triliun

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!
Exit mobile version