Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai Rp180 Triliun

Jumat, 9 Oktober 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto secara resmi memulai komersialisasi dan groundbreaking 11 ekosistem hilirisasi nikel dengan total keseluruhan nilai investasi mencapai USD10,2 miliar atau sekitar Rp180 triliun serta melepas ekspor perdana baterai kendaraan listrik, di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Kamis, 8 Oktober 2026. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

HALMAHERA TENGAH, Pilarportal.com — Presiden Prabowo Subianto meluncurkan 11 proyek hilirisasi industri nikel dengan total nilai investasi mencapai US$10,2 miliar atau sekitar Rp180 triliun di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo melepas ekspor perdana baterai kendaraan listrik sebagai bagian dari pengembangan industri pengolahan dan peningkatan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri. <Cite refs={[“turn386752search1″,”turn386752search12”]}/>

Empat Proyek Mulai Komersial, Tujuh Proyek Dibangun

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, menjelaskan bahwa rangkaian proyek tersebut mencakup empat proyek industri yang memasuki tahap komersialisasi dan tujuh proyek baru yang memulai pembangunan.

Pengembangan ekosistem ini mencakup industri material baterai berbasis nikel, baterai kendaraan listrik, aluminium, alat berat berbasis listrik, serta material pendukung industri energi surya.

Menurut Rosan, proyek-proyek tersebut diarahkan untuk memperkuat rantai industri dari pengolahan bahan baku hingga menghasilkan produk bernilai tambah.

Presiden Prabowo menyebut peluncuran tersebut sebagai bagian dari upaya memperluas pengembangan industri hilir di kawasan IWIP.

“Hari ini kita akan meluncurkan ekspor perdana baterai kendaraan listrik. Kemudian kita juga akan meluncurkan 11 proyek hilirisasi, terdiri dari komersialisasi 4 proyek industri dan dimulai pembangunan 7 proyek industri baru, di kawasan ini, Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park,” ucap Prabowo.

Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik

Sebelum menghadiri acara utama, Prabowo meninjau sejumlah fasilitas industri di kawasan IWIP, mulai dari produksi bahan baku baterai (precursor), pengolahan nikel, hingga industri aluminium.

Presiden juga mengunjungi Wisma Tsingshan untuk melihat stan informasi mengenai perkembangan kawasan industri dan investasi yang telah maupun sedang dikembangkan.

Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa kekayaan alam Indonesia perlu dikelola secara optimal agar manfaat ekonominya dapat dirasakan masyarakat.

“Kita menyadari bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa telah memberi kepada kita anugerah kekayaan alam yang sangat bernilai dan sangat besar. Tapi kekayaan alam tersebut harus mampu kita kelola dengan baik sehingga dapat memberi manfaat kesejahteraan dan kemakmuran bagi rakyat dan bangsa kita,” tutur Prabowo.

Ekspor perdana baterai kendaraan listrik tersebut menjadi salah satu langkah dalam pengembangan industri baterai nasional. Pemerintah menyatakan hilirisasi ditujukan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas di dalam negeri dan memperluas kapasitas industri pengolahan.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat pemerintah, antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan,

Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, serta Chairman Tsingshan Industry Xiang Guangda.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Sumber Berita: BPMI Setpres

Berita Terkait

Kanwil Imigrasi Sulut Ikut Bahas RUU Keimigrasian, Dorong Regulasi Adaptif
Konsistensi Data IRSMS, Satlantas Polres Minahasa Ukir Prestasi Nasional
Prabowo dan Presiden FIFA Bahas Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Prabowo Bahas Tata Kelola Gambut dan Strategi Pencegahan Karhutla Bersama Pakar
Presiden Prabowo Dorong Pendidikan Negeri Gratis hingga Perguruan Tinggi
Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan
Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Hadiri KTT BRICS 2026 di New Delhi
Presiden Prabowo: BRICS Harus Perkuat Suara Global South Tentukan Masa Depan Dunia

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:37

Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai Rp180 Triliun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:05

Konsistensi Data IRSMS, Satlantas Polres Minahasa Ukir Prestasi Nasional

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:24

Prabowo dan Presiden FIFA Bahas Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 06:02

Prabowo Bahas Tata Kelola Gambut dan Strategi Pencegahan Karhutla Bersama Pakar

Selasa, 22 September 2026 - 08:30

Presiden Prabowo Dorong Pendidikan Negeri Gratis hingga Perguruan Tinggi

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!
Exit mobile version