Kodaeral VIII Gagalkan Penyelundupan Barang Ilegal Asal Filipina Bernilai Rp1 Miliar

Rabu, 5 November 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., (Tengah) saat konferensi pers di Joglo Mako Kodaeral VIII, Rabu (5/11).

Pilarportal.com, Manado – Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VIII kembali mencatat prestasi dalam menjaga keamanan wilayah perairan Sulawesi Utara.

Melalui operasi gabungan dengan Bea Cukai Manado dan KSOP Pelabuhan Manado, Kodaeral VIII berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang ilegal yang diduga berasal dari Filipina dengan nilai mencapai Rp1,009 miliar.

Keberhasilan ini berawal dari informasi intelijen Kodaeral VIII yang diterima pada 5 November 2025. Informasi tersebut mengungkap adanya muatan barang mencurigakan di atas KM Cantika Lestari 8F dan KM Gregorius, kapal penumpang yang beroperasi di wilayah kerja Kodaeral VIII.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Quick Respond Kodaeral VIII segera bergerak dan melakukan koordinasi cepat dengan Bea Cukai serta KSOP untuk melakukan penindakan di lapangan.

Dari hasil pemeriksaan, petugas berhasil menyita berbagai barang ilegal, di antaranya:

  • 7 karung sianida,

  • 2.236 botol obat ayam ilegal berbagai merek dan ukuran,

  • 720 dos dan 2 karung pakan ayam.

Total nilai barang sitaan tersebut diperkirakan mencapai Rp1.009.810.000.

“Keberhasilan ini merupakan bukti nyata sinergitas antara aparat penegak hukum di wilayah perairan Sulawesi Utara dalam mencegah dan menindak peredaran barang ilegal yang berpotensi merugikan negara,” ujar Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., saat konferensi pers di Joglo Mako Kodaeral VIII, Rabu (5/11).

Ia menambahkan, pihaknya akan terus memperkuat pengawasan laut di wilayah perbatasan serta meningkatkan koordinasi lintas instansi dalam mencegah penyelundupan dari luar negeri.

“Kodaeral VIII bersama Bea Cukai dan KSOP Manado akan terus meningkatkan kerja sama dan pengawasan terhadap aktivitas pelayaran di perbatasan, khususnya yang berpotensi dimanfaatkan untuk penyelundupan,” tegasnya.

Kegiatan konferensi pers ini turut dihadiri Wadan Kodaeral VIII, Asintel Dankodaeral VIII, Dansatrol, Kadiskum Kodaeral VIII, Kepala Bea Cukai Manado, serta Kepala KSOP Manado.

Melalui operasi ini, Komando daeral VIII mempertegas komitmen menjaga kedaulatan laut dan keamanan ekonomi nasional, terutama dari ancaman masuknya barang-barang ilegal yang berpotensi merugikan negara.

Berita Terkait

Didampingi Pangdam XIII/Mdk, Menhan Tinjau Yonif TP 868 Bantong Sakti
Menhan Sjafrie Turun Langsung ke Secaba Amurang, ini Arahannya
Anggota DPRR RI Martin Tumbelaka Apresiasi Dapur MBG di SPN Polda Sulut, Dinilai Tertata Baik
Kunjungi Secata Bitung, Menhan: Prajurit Harus Tangguh dan Loyal
Menhan Sjafrie Tinjau Yonif TP 916 di Bitung, Tegaskan Prajurit TNI Harus Profesional dan Dekat Dengan Rakyat
Persit KCK XIII/Merdeka Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Bordir dan Sulam
Berawal dari Hobi, Hai Setala Sukses Jadi UMKM Handmade Beromzet Jutaan
Pangdam XIII/Merdeka Tinjau TMMD ke-128 di Mitra, Pastikan Program Tepat Sasaran

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:58 WITA

Didampingi Pangdam XIII/Mdk, Menhan Tinjau Yonif TP 868 Bantong Sakti

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:48 WITA

Menhan Sjafrie Turun Langsung ke Secaba Amurang, ini Arahannya

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:35 WITA

Anggota DPRR RI Martin Tumbelaka Apresiasi Dapur MBG di SPN Polda Sulut, Dinilai Tertata Baik

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:24 WITA

Kunjungi Secata Bitung, Menhan: Prajurit Harus Tangguh dan Loyal

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:05 WITA

Menhan Sjafrie Tinjau Yonif TP 916 di Bitung, Tegaskan Prajurit TNI Harus Profesional dan Dekat Dengan Rakyat

Berita Terbaru

Minahasa Selatan

Pelaksanaan UAS SD Dan SMP Di Kabupaten Minsel Sukses

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:53 WITA

Sulawesi Utara

Menhan Sjafrie Turun Langsung ke Secaba Amurang, ini Arahannya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:48 WITA

Exit mobile version