Kapolda Sulut Ingatkan Bahaya Cuaca Ekstrem

Selasa, 6 Januari 2026 - 09:48 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Langie kembali mengimbau masyarakat Sulawesi Utara agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem.

Pilarportal.com, Manado – Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Langie kembali mengimbau masyarakat Sulawesi Utara agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi peringatan dini terkini dari BMKG serta mengikuti arahan dan petunjuk aparat di lapangan. Utamakan keselamatan dan hindari aktivitas yang berisiko saat cuaca buruk,” ujar Kapolda, Senin (5/1/2026).

Ia meminta warga agar berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama di wilayah rawan banjir, longsor, pohon tumbang, dan gelombang tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polda Sulut juga telah menginstruksikan jajaran di wilayah untuk siaga dan melakukan langkah antisipasi guna memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat selama kondisi cuaca ekstrem berlangsung.

Sebelumnya pada akhir Oktober 2025 silam, Polda Sulawesi Utara telah menggelar apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam di wilayah Sulawesi Utara, yang dipimpin oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie, di Lapangan Presisi Polda Sulut.

Dalam penegasannya, Kapolda mengatakan bahwa kegiatan tersebut sangatlah penting karena letak geografis dan topografi wilayah Sulawesi Utara sangat beragam dan sangat rentan dengan bencana.

“Kita ketahui bahwa letak geografis dan topografi Sulut sangat beragam, ada pegunungan, ada lautan dan areal yang sangat rentan dengan bencana, apalagi Sulut berbatasan dengan wilayah laut lepas,” ucap Kapolda.

Menurutnya, apel kesiapsiagaan merupakan bagian dari pada tugas Kepolisian, karena ketika bencana terjadi, Kepolisian harus hadir melindungi keselamatan jiwa raga, harta benda dan keadaan lingkungan supaya tidak rusak.

“Ini juga merupakan bentuk kehadiran Negara di tengah-tengah masyarakat,” tegas Kapolda.

Bencana alam ini juga katanya bisa menjadi multi effect accident, dimana kalau tidak digelar kegiatan Kepolisian, ini akan menimbulkan bahaya lain disamping bahaya bencana alam itu sendiri.

Berita Terkait

Polsus dari 8 Instansi Bersaing Jadi Teladan Nasional 2026
Polres Sangihe Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Pulau Kawio dan Marore
Bareskrim Polri Tangkap Buronan Narkoba Australia di Bandara Bali
Menkum: Revisi UU Polri Penting Hadapi Tantangan Keamanan Modern
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sulut Gelar Pekan Disiplin untuk Personel
Bali Jadi Tuan Rumah Konferensi Polwan Dunia IAWP 2026
BNN Amankan 10 WNI Positif Narkoba Sepulang dari Thailand
HUT Kemerdekaan Filipina ke-128, Imigrasi Sulut Terima Apresiasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:09 WITA

Polsus dari 8 Instansi Bersaing Jadi Teladan Nasional 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:44 WITA

Polres Sangihe Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Pulau Kawio dan Marore

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:29 WITA

Bareskrim Polri Tangkap Buronan Narkoba Australia di Bandara Bali

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:27 WITA

Menkum: Revisi UU Polri Penting Hadapi Tantangan Keamanan Modern

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:12 WITA

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sulut Gelar Pekan Disiplin untuk Personel

Berita Terbaru

Polri

Polsus dari 8 Instansi Bersaing Jadi Teladan Nasional 2026

Sabtu, 13 Jun 2026 - 08:09 WITA

Exit mobile version