Kapolda Sulut Ingatkan Bahaya Cuaca Ekstrem

Selasa, 6 Januari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Langie kembali mengimbau masyarakat Sulawesi Utara agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem.

Pilarportal.com, Manado – Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Langie kembali mengimbau masyarakat Sulawesi Utara agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi peringatan dini terkini dari BMKG serta mengikuti arahan dan petunjuk aparat di lapangan. Utamakan keselamatan dan hindari aktivitas yang berisiko saat cuaca buruk,” ujar Kapolda, Senin (5/1/2026).

Ia meminta warga agar berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama di wilayah rawan banjir, longsor, pohon tumbang, dan gelombang tinggi.

Polda Sulut juga telah menginstruksikan jajaran di wilayah untuk siaga dan melakukan langkah antisipasi guna memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat selama kondisi cuaca ekstrem berlangsung.

Sebelumnya pada akhir Oktober 2025 silam, Polda Sulawesi Utara telah menggelar apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam di wilayah Sulawesi Utara, yang dipimpin oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie, di Lapangan Presisi Polda Sulut.

Dalam penegasannya, Kapolda mengatakan bahwa kegiatan tersebut sangatlah penting karena letak geografis dan topografi wilayah Sulawesi Utara sangat beragam dan sangat rentan dengan bencana.

“Kita ketahui bahwa letak geografis dan topografi Sulut sangat beragam, ada pegunungan, ada lautan dan areal yang sangat rentan dengan bencana, apalagi Sulut berbatasan dengan wilayah laut lepas,” ucap Kapolda.

Menurutnya, apel kesiapsiagaan merupakan bagian dari pada tugas Kepolisian, karena ketika bencana terjadi, Kepolisian harus hadir melindungi keselamatan jiwa raga, harta benda dan keadaan lingkungan supaya tidak rusak.

“Ini juga merupakan bentuk kehadiran Negara di tengah-tengah masyarakat,” tegas Kapolda.

Bencana alam ini juga katanya bisa menjadi multi effect accident, dimana kalau tidak digelar kegiatan Kepolisian, ini akan menimbulkan bahaya lain disamping bahaya bencana alam itu sendiri.

Berita Terkait

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional
Polres Sangihe Sisir Gunung Awu, Pantau Titik Api Karhutla
Polisi Ungkap Identitas 2 Anggota KKB yang Diduga Terlibat Penembakan ASN Jayawijaya
Polisi Amankan 5 Terduga Penganiayaan Menggunakan Senapan Angin di Minut
Polisi Buru Kelompok Bersenjata Penembak Tiga ASN di Jayawijaya
106 CPNS Kanwil Ditjenpas Sulut Resmi Jadi PNS, Kakanwil Haposan Tekankan Integritas
Polda Sulut Buka Seleksi Kasat Intelkam Polresta Manado, Wakapolda Tekankan Integritas
Sulut Raih Penghargaan Kompas TV, Yulius Selvanus: Bukti Layanan Kesehatan Terus Berbenah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:35

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional

Senin, 14 September 2026 - 07:45

Polres Sangihe Sisir Gunung Awu, Pantau Titik Api Karhutla

Minggu, 13 September 2026 - 10:44

Polisi Amankan 5 Terduga Penganiayaan Menggunakan Senapan Angin di Minut

Sabtu, 12 September 2026 - 08:59

Polisi Buru Kelompok Bersenjata Penembak Tiga ASN di Jayawijaya

Jumat, 11 September 2026 - 19:54

106 CPNS Kanwil Ditjenpas Sulut Resmi Jadi PNS, Kakanwil Haposan Tekankan Integritas

Berita Terbaru

Polri

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional

Senin, 14 Sep 2026 - 08:35

Exit mobile version