Pilarportal.com – TOMOHON, Majelis Kebudayaan Minahasa (MKM) Tingkat Kota sampai Kelurahan Se-Kota Tomohon resmi dikukuhkan dan dilantik secara adat dalam sebuah upacara khidmat di Anugerah Hall Tomohon, Jumat. (7/11/2025).
Bupati Minahasa (Ukung UM Wanua Minahasa) bapak. Robby Dondokambey, S.Si, MAP. Selaku Ex-Officio Ketua Umum MKM Minahasa Melantik dan Mengukuhkan Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk, SH. sebagai Ex-Officio Ketua MKM Kota Tomohon (Tou mu’ung) beserta Pengurus MKM Kota Tomohon pada Kegiatan Pelantikan dan Pengukuhan Secara Adat Pimpinan dan Pengurus MKM. yang juga dihadiri Sekretaris Daerah Kab. Minahasa Ibu. Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si.
Pelantikan ini menjadi penanda dimulainya periode baru kepengurusan yang mengemban amanah besar untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur Minahasa.
Pelantikan yang dihadiri oleh para tokoh adat dan pemerintahan ini diselenggarakan dengan prosesi adat yang menekankan pada nilai-nilai leluhur, khususnya semangat Mapalus (gotong royong) dan filosofi Si Tou Timou Tou (manusia hidup untuk menghidupkan manusia lain).
Dalam sambutannya, Ukung UM Wanua Minahasa (Bupati Minahasa Robby Dondokambey S.Si MAP) menyampaikan pesan mendalam. Beliau mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk menjalankan tugas dan kehormatan adat, serta menjaga nilai-nilai adat yang diwariskan.
“MKM bukan organisasi biasa, tetapi menjadi organisasi yang menjaga leluhur, memperkuat persaudaraan, dan semangat gotong royong,” ujar Ukung UM Wanua Minahasa, seraya mengucapkan selamat pengurus yang sudah di lantik, agar Opo Empung (Tuhan) senantiasa memberkati seluruh anggota MKM. Tomohon (Tou mu’ung)
Ukung UM Wanua Kota Tomohon (Wali Kota Tomohon Caroll JA Senduk SH), yang juga menerima amanah sebagai pimpinan MKM Kota Tomohon, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Ukung UM Wanua Minahasa atas dukungan yang diberikan.
Wali Kota Tomohon kemudian memaparkan dua program unggulan yang akan segera dijalankan oleh kepengurusan baru:
Pelestarian Bahasa Tombulu: Pengurus MKM Tomohon bertekad untuk mengajukan agar Bahasa Tombulu dapat diajarkan kepada anak-anak dan menjadi bahasa yang harus dibakukan. Hal ini bertujuan untuk mencegah punahnya salah satu dialek utama Minahasa.
Penerapan Pakaian Adat di Perkantoran: Sebagai wujud nyata pelestarian budaya, Wali Kota Tomohon menyampaikan rencana penggunaan baju adat di dalam perkantoran saat menjalankan tugas dan pekerjaan.
“Bagaimana torang boleh bisa pakai baju adat di dalam tugas dan kerja atau dalam perkantoran,” tutup Wali Kota, menunjukkan komitmennya untuk mengintegrasikan budaya Minahasa dalam kehidupan sehari-hari pemerintahan.
Pelantikan dan pengukuhan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan budaya Minahasa di Kota Tomohon, yang kini memiliki lembaga kuat dan terstruktur dari tingkat kota hingga kelurahan untuk melestarikan identitas leluhur.
Turut Hadir, Ketua DPRD Kota Tomohon Bapak. Ferdinand Mono Turang. Sekretaris Kota Tomohon Bapak. Edwin Roring, SE, ME. Forkopimda Kota Tomohon, Jajaran Pemerintah Kota Tomohon, Jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, Para Pimpinan 9 Pakasaan Tanah Minahasa.
