Tanggap Bencana Serasan, TNI AL Siapkan 4 KRI

Rabu, 8 Maret 2023

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com –– Riau –TNI Angkatan Laut (TNI AL) segera melakukan tanggap bencana dengan menyiagakan 4 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) sebagai kapal siaga Search And Rescue (SAR), pergeseran personel dan material bantuan bencana alam dalam menghadapi kejadian bencana alam tanah longsor yang terjadi di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau pada Senin (06/03) kemarin.Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali telah menyiapkan dan memerintahkan 4 KRI untuk segera bergerak menuju lokasi bencana apabila dibutuhkan yaitu KRI Bontang-907 (KRI BON-907), KRI Imam Bonjol-383 (KRI IBL-383), KRI Sembilang-850 (KRI SBL-850) dan KRI Semarang-594 (KRI SMR-594).

Terdapat 3 titik angkut yang telah disiapkan TNI AL dimana KRI Bon-907 dan KRI IBL-383 saat ini sudah berada dalam posisi di Ranai, KRI SBL-850 standby di titik angkut Pontianak dan KRI SMR-594 standby di titik angkut Jakarta.

Seperti yang telah diketahui bahwa akibat bencana tanah longsor, satu kampung tertimbun tanah longsor di pulau Serasan, Natuna, sehingga mengakibatkan sekitar 10 orang dilaporkan meninggal dunia dan puluhan orang lainnya dikabarkan hilang. Bencana yang terjadi dengan sangat cepat ini mengakibatkan para penduduk yang berada di jalur terjadinya bencana tidak sempat untuk menyelamatkan diri.

Upaya pertolongan bagi korban bencana yang terdampak bencana sangat membutuhkan adanya penambahan alat berat dan personel SAR dari luar pulau, namun saat ini mengalami kendala berupa cuaca yang kurang mendukung, sulitnya akses, ditambah dengan terputusnya jaringan telekomunikasi.

Demikian juga dengan kebutuhan bagi warga yang selamat saat ini tersebar di kantong-kantong pengungsian yang dianggap aman, sehingga pertolongan cepat sangat dibutuhkan.

Pengerahan Alutsista guna menanggulangi bencana alam di Serasan ini merupakan implementasi perintah Kasal yang disampaikan diberbagai kesempatan bahwa TNI AL selalu siap siaga dan harus mampu merespon cepat, bahkan dalam hitungan jam untuk menjangkau daerah terdampak untuk melakukan operasi kemanusiaan, dan ini merupakan amanat undang undang tentang tugas TNI dalam melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).(penkum tni)

Berita Terkait

Pangdam Mirza Agus Ajak Warga Berdoa di Tengah Kekeringan yang Melanda Sulut
Jelang HUT ke-81 TNI, 200 Personel Bersihkan Pasar Bersehati Manado
Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan
Pratu Sulasmin Bawa Pulang Emas, Harumkan Nama Kodam XIII/Mdk
Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Hadiri KTT BRICS 2026 di New Delhi
Presiden Prabowo: BRICS Harus Perkuat Suara Global South Tentukan Masa Depan Dunia
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Dilepas Dankoderal VIII dari Manado, BI dan TNI AL Bersinergi
HUT ke-81 TNI AL, Kodaeral VIII Perkuat Kesiapsiagaan Prajurit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 21:04

Pangdam Mirza Agus Ajak Warga Berdoa di Tengah Kekeringan yang Melanda Sulut

Selasa, 15 September 2026 - 18:01

Jelang HUT ke-81 TNI, 200 Personel Bersihkan Pasar Bersehati Manado

Senin, 14 September 2026 - 19:53

Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan

Senin, 14 September 2026 - 18:56

Pratu Sulasmin Bawa Pulang Emas, Harumkan Nama Kodam XIII/Mdk

Senin, 14 September 2026 - 08:02

Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Hadiri KTT BRICS 2026 di New Delhi

Berita Terbaru

Exit mobile version