Polisi Ungkap Identitas 2 Anggota KKB yang Diduga Terlibat Penembakan ASN Jayawijaya

Senin, 14 September 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Satgas Humas Operasi Damai Cartenz mengungkap identitas dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga terlibat dalam penembakan tiga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.

PAPUA, Pilarportal.com — Satgas Humas Operasi Damai Cartenz mengungkap identitas dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga terlibat dalam penembakan tiga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.

Penembakan tersebut terjadi di Distrik Muliama, Papua Pegunungan.

Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, dua orang yang telah diidentifikasi masing-masing berinisial PN dan KT.

Identitas Terungkap dari Video Call

Menurut Yusuf, identitas kedua orang tersebut terungkap setelah mereka terlihat dalam video call dengan keluarga salah satu korban.

Cuplikan percakapan video tersebut kemudian beredar di media sosial.

“Kedua anggota KKB itu terlihat dalam cuplikan video call yang beredar di media sosial dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” kata Yusuf di Jayapura, Sabtu (12/9/2026).

Polisi kemudian mencocokkan ciri-ciri fisik yang terlihat dalam video dengan data yang dimiliki.

Dari proses tersebut, penyidik mengidentifikasi PN dan KT sebagai dua orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Diduga Terkait KKB Kodap III Ndugama

PN dan KT diduga merupakan bagian dari KKB Kodap III Ndugama yang disebut dipimpin Egianus Kogoya.

Keduanya juga diduga memiliki keterkaitan dengan sejumlah aksi kekerasan di wilayah Papua Pegunungan.

Selain kasus penembakan ASN di Muliama, polisi menduga PN dan KT terlibat dalam penembakan saat Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB).

Peristiwa tersebut terjadi pada 8 Agustus 2026 dan mengakibatkan dua warga sipil terluka.

Dikaitkan dengan Kasus Pilot Susi Air

Kedua orang tersebut juga disebut polisi memiliki keterkaitan dengan kasus penyanderaan pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens.

Pilot berkebangsaan Selandia Baru tersebut disandera di Kabupaten Nduga sejak Februari 2023.

“Pilot Philip berkebangsaan Selandia Baru dibebaskan tanggal 21 September 2024,” ujar Yusuf.

Namun, keterkaitan PN dan KT dalam sejumlah kasus tersebut masih merupakan dugaan yang menjadi bagian dari pendalaman aparat.

PN dan KT Masuk DPO

Satgas Operasi Damai Cartenz kini terus melakukan pengejaran terhadap PN dan KT.

Keduanya telah dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

Aparat juga masih melakukan pendalaman untuk mengungkap peran masing-masing dalam penembakan tiga ASN Dinas Pertanian Jayawijaya.

Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan kedua DPO tersebut untuk membantu memberikan informasi kepada aparat.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Polda Sulut Permudah Ojol Urus SIM
Diiming-imingi Kerja Jadi LC, 5 Orang Diamankan Polisi di Pelabuhan Bitung
Lurah Bahu Ivan Pepah Dampingi Kapolda Sulut Serap Aspirasi Masyarakat
Dialog di Pasar Bahu: Kapolda Sulut Dorong Potensi Pemuda Lewat Olahraga Tinju dan Pelatihan Keterampilan
PLN Siapkan 15 SPKLU di Kotamobagu, GM UID Suluttenggo Cek Kesiapan Layanan
Kapolda Sulut Turun ke DAS Tondano, Petakan Titik Rawan Banjir
Polres Tomohon Kawal Kebijakan Kapolri: Larang Vape, Personel Terancam Sanksi Disiplin Hingga Pidana!
Catatan Sepekan Operasi Patuh Klabat 2026 Wilayah Hukum Polda Sulut

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:17

Polda Sulut Permudah Ojol Urus SIM

Kamis, 5 November 2026 - 18:01

Diiming-imingi Kerja Jadi LC, 5 Orang Diamankan Polisi di Pelabuhan Bitung

Kamis, 5 November 2026 - 11:35

Lurah Bahu Ivan Pepah Dampingi Kapolda Sulut Serap Aspirasi Masyarakat

Kamis, 5 November 2026 - 10:45

Dialog di Pasar Bahu: Kapolda Sulut Dorong Potensi Pemuda Lewat Olahraga Tinju dan Pelatihan Keterampilan

Selasa, 3 November 2026 - 21:55

PLN Siapkan 15 SPKLU di Kotamobagu, GM UID Suluttenggo Cek Kesiapan Layanan

Berita Terbaru

Polri

Polda Sulut Permudah Ojol Urus SIM

Kamis, 5 Nov 2026 - 18:17

Click to listen highlighted text!
Exit mobile version