Danlanud Sam Ratulangi: Dokter Regina dan Pak Moris Sudah Berdamai

Selasa, 8 April 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Danlanud Sam Ratulangi Marsma TNI Antariksa Anondo, S.E., M.Tr.(Han) menyaksikan dokter Regina dan Pak Moris sudah berdamai. (Foto:Yudi/Pilar)

Pilarportal.com, ManadoDanlanud Sam Ratulangi Marsma TNI Antariksa Anondo, S.E., M.Tr.(Han)., menjelaskan bahwa antara Dokter Regina dan Pak Moris sudah berdamai.

Hal ini disampaikan Danlanudsri dalam press conference di Markas Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sam Ratulangi  Jl. AA Maramis, Selasa (8/4/2025).

Danlanudsri Marsma TNI Antariksa Anondo memimpin press conference di Markas Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sam Ratulangi  Jl. AA Maramis, Selasa (8/4/2025).

Dijelaskan Danlanudsri, Dokter Regina yang adalah Dokter sipil sedang dinas malam  di Rumah Sakit  TNI AU Charles Suoth Manado, Sabtu 5 April 2025.

Nah, datanglah beberapa orang membawa korban/Pasien karena kecelakaan lalu lintas.

Dalam proses penanganan pasien di IGD, Dokter Regina menanyakan keluarga terdekat yakni Istri korban untuk dijelaskan kondisi pasien.

Rupanya, terjadi kesalahpahaman antara pengantar dalam hal ini seorang pria berinisial MM alias Moris dan Dokter Regina yang mengakibatkan insiden, yang membuat  Dokter Regina lari ketakutan menuju piket lobi rumah sakit.

Mendapati kejadian ini, pihak Lanudsri mencari informasi, dan diperoleh data kesalahpahaman ini terjadi antara sesama warga yang adalah sipil.

Menurut Danlanud Sam Ratulangi, karena kejadiannya berada di tempat Angkatan Udara, maka dilakukan pelaporan di Polisi Militer Angkatan Udara.

Selanjutnya Dokter Regina yang didampingi Polisi Militer AU membuat laporan di Polsek Mapanget dan langsung direspon sehingga tidak menunggu lama terduga pelaku inisial MM alias Moris langsung diamankan.

“Intinya masalah ini sudah selesai dan sudah dilakukan perdamaian antara Dokter Regina dan Bapak Moris di Polsek Mapanget, dengan membuat pernyatan yang ditanda-tangani,”kata Danlanudsri sembari menambahkan sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak perlu diperpanjang lagi.

Menutup pernyataannya Danlanudsri menegaskan bahwa tidak ada penodongan, hanya saja pelaku mengeluarkan benda menyerupai  pistol dan ternyata pistol mainan yang  berfungsi sebagai korek api.

Ditempat yang sama, Moris mengungkapkan permohonan maaf,” maaf yang sebesar-besarnya kepada Dokter Regina,”ungkapnya.

Sementara itu, Dokter Regina mengungkapkan sudah memaafkan,dan berharap agar kejadian yang dialami tidak akan terjadi lagi.

 

Berita Terkait

1.119 Titik Panas Terdeteksi di Sulut, Gubernur Yulius Selvanus Perintahkan Siaga Karhutla
Pangdam XIII/Mdk Cek Progres Pembangunan Markas Yonif TP 915/Bitu’o di Boalemo
Kapal Perang China MV Chen Jing Run Sandar di Bitung, Kodaeral VIII Gelar Penyambutan Merplug
Pangdam Mirza Jenguk Prajurit dan Anak Anggota TNI yang Dirawat di RSPAD
Pangdam Mirza Tinjau Jembatan Perintis Garuda, Akses Warga Minut Didorong Makin Lancar
Kasad Maruli Kirim Kapal Rumah Sakit dan Bantuan Logistik untuk Korban Gempa NTT
KPK Dorong Komunikasi Publik di Sulut Jadi Senjata Cegah Korupsi
HUT ke-81 RI, 1.874 Warga Binaan di Sulut Terima Remisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:13

1.119 Titik Panas Terdeteksi di Sulut, Gubernur Yulius Selvanus Perintahkan Siaga Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:11

Pangdam XIII/Mdk Cek Progres Pembangunan Markas Yonif TP 915/Bitu’o di Boalemo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:49

Kapal Perang China MV Chen Jing Run Sandar di Bitung, Kodaeral VIII Gelar Penyambutan Merplug

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:16

Pangdam Mirza Jenguk Prajurit dan Anak Anggota TNI yang Dirawat di RSPAD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:59

Pangdam Mirza Tinjau Jembatan Perintis Garuda, Akses Warga Minut Didorong Makin Lancar

Berita Terbaru

Exit mobile version