Petani Jagung di Bengkayang Harap Terus Bersinergi dengan Polri

Minggu, 8 Juni 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com, Jakarta – Petani asal Dusun Jawa, Desa Lembang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Sukarni (48),mengaku tantangan dalam bertani jagung kini jauh lebih ringan dibandingkan sebelumnya.

Ia tergabung dalam Koperasi Teguh Sejahtera Bengkayang dan menggarap lahan di dalam kawasan Lanud Harry Hadisoemantri, Kecamatan Sanggau Ledo.

“Dibantu Pak Medianto (Kabaglog Polres Bengkayang, Kompol Medianto),” ujar Sukarni, Minggu (8/6/2025).

Ia menyampaikan bahwa bantuan dari Polri sangat membantu para petani dalam mengoptimalkan hasil panen jagung.

Berkat sinergi tersebut, kelompok tani di Bengkayang berhasil menggelar panen raya jagung pada Kamis (5/6).

Adanya bantuan dari Polri ini membuat kami, para petani, merasa sangat terbantu melalui kerja sama dalam koperasi.

“Kami bisa bekerja lebih optimal, mulai dari pengolahan lahan, perawatan, hingga panen raya. Kini kami benar-benar merasakan manfaat dari keberadaan koperasi,” ujar Sukarni.

Sebelum keterlibatan Polri, para petani menghadapi berbagai hambatan, terutama dari keberadaan tengkulak yang membatasi kebebasan petani dalam menentukan harga hasil panen.

Padahal, sebagian besar petani mengelola lahan dengan biaya sendiri, termasuk alat pertanian.

“Dulu kami modal sendiri dan bergantung pada tengkulak. Kami tidak leluasa, terutama dari segi peralatan dan proses perawatan tanaman,” ungkapnya.

Kini, dengan hadirnya koperasi yang bekerja sama dengan Polres Bengkayang dan Polda Kalbar, serta keterlibatan akademisi seperti Prof. Ali Zum Mashar dari IPB, pengetahuan petani tentang pengolahan lahan juga semakin meningkat.

Dengan adanya koperasi dan bimbingan dari Prof. Ali, kami merasa sangat terbantu.

“Kami mendapatkan pupuk Bligo dari awal hingga panen. Dulu satu tongkol, sekarang bisa dua. Itu sangat membantu meningkatkan hasil panen kami,” tuturnya.

Sukarni berharap kolaborasi antara Polri, TNI, dan masyarakat, khususnya para petani, terus berlanjut untuk menjamin stabilitas harga dan meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kami berharap ke depan kolaborasi antara kepolisian dan petani bisa terus berlanjut. Dengan adanya koperasi dan bantuan dari kepolisian, kami berharap harga bisa stabil,” ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya jagung serentak kuartal II di Kabupaten Bengkayang.

Ia menyatakan rasa bahagia karena panen raya ini menjadi bukti keberhasilan peningkatan produksi pangan yang diinisiasi oleh Polri.

“Hari ini saya merasa besar hati dan bahagia. Beberapa waktu lalu kita telah melihat keberhasilan produksi pangan, khususnya komoditas beras.

“Kini kita melihat hasil yang menggembirakan dari jagung,” ujar Prabowo dalam sambutannya, Kamis (5/6).

Pada kesempatan itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan bahwa panen raya jagung kuartal II mencapai total produksi antara 1,78 hingga 2,54 juta ton dari lahan seluas 344.524,37 hektare.

Berita Terkait

Polres Bolmut Siaga Hadapi El Nino, Fokus Cegah Karhutla dan Krisis Air Bersih
Kebakaran Sampah di Pineleng Berhasil Dipadamkan, Sinergi Warga dan Aparat Cegah Api Meluas
Sulut Siaga El Nino, Gubernur Minta Karhutla dan Krisis Air Diantisipasi Sejak Dini
Kolaborasi Warga dan Polisi Padamkan Kebakaran Lahan di Tuminting Sebelum Meluas
Kalapas Amurang Ubah Lapas Jadi Tempat Belajar Bertani, 15 Warga Binaan Terlibat
Warga Binaan Lapas Amurang Dibekali Bertani dan Beternak, Siap Jadi Modal Hidup Setelah Bebas
Buron Kasus Penganiayaan di Bahu Ditangkap Polsek Malalayang, Polisi Pastikan Proses Hukum Berjalan
Bukan Sekadar Turnamen, Kapolri Cup 2026 Tutup dengan Duel Seru Sigit-Bahlil

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:04

Polres Bolmut Siaga Hadapi El Nino, Fokus Cegah Karhutla dan Krisis Air Bersih

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:57

Kebakaran Sampah di Pineleng Berhasil Dipadamkan, Sinergi Warga dan Aparat Cegah Api Meluas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:06

Sulut Siaga El Nino, Gubernur Minta Karhutla dan Krisis Air Diantisipasi Sejak Dini

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:38

Kolaborasi Warga dan Polisi Padamkan Kebakaran Lahan di Tuminting Sebelum Meluas

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:00

Kalapas Amurang Ubah Lapas Jadi Tempat Belajar Bertani, 15 Warga Binaan Terlibat

Berita Terbaru

Exit mobile version