MANADO, Pilarportal.com – Polisi Militer Kodam (Pomdam) XIII/Merdeka menggelar Operasi Penegakan dan Penertiban (Gaktib) melalui pemeriksaan kendaraan prajurit TNI di wilayah Kodam XIII/Merdeka, Senin (11/8/2026).
Operasi tersebut digelar untuk meningkatkan disiplin, ketertiban, serta kepatuhan prajurit terhadap hukum dan aturan lalu lintas.
Pemeriksaan dilakukan secara profesional dan humanis dengan mengedepankan aspek pembinaan serta penegakan hukum.
Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus mengatakan, disiplin dan kepatuhan terhadap aturan merupakan bagian penting dari profesionalisme prajurit.
Ia meminta seluruh prajurit menjadi teladan, termasuk dalam menaati peraturan lalu lintas dan melengkapi administrasi kendaraan.
“Disiplin harus menjadi bagian dari kehidupan setiap prajurit, baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Mirza Agus.
Pangdam juga mengingatkan prajurit untuk menggunakan perlengkapan keselamatan serta mengutamakan keselamatan dalam berkendara.
SIM hingga STNK Diperiksa
Komandan Pomdam XIII/Merdeka Kolonel Cpm Novem Janri Rajagukguk mengatakan, Operasi Gaktib tidak hanya bertujuan menemukan pelanggaran.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembinaan untuk meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab prajurit terhadap aturan.
“Operasi Gaktib ini bukan semata-mata untuk mencari pelanggaran, tetapi lebih kepada upaya pembinaan untuk menumbuhkan kesadaran, disiplin, dan rasa tanggung jawab setiap prajurit,” ujarnya.
Dalam razia tersebut, petugas memeriksa sejumlah kelengkapan pengendara dan kendaraan.
Pemeriksaan meliputi SIM, STNK, Kartu Tanda Anggota (KTA), penggunaan helm standar, kelengkapan kendaraan, serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
Setiap pemeriksaan dilakukan secara teliti dan proporsional terhadap kendaraan yang menjadi sasaran operasi.
Apabila ditemukan pelanggaran, personel diberikan tindakan sesuai ketentuan sebagai bagian dari pembinaan dan penegakan disiplin.
Dorong Prajurit Taat Hukum
Pomdam XIII/Merdeka menegaskan Operasi Gaktib dan Yustisi akan menjadi bagian dari upaya pembinaan disiplin prajurit.
Kegiatan tersebut diharapkan mampu membangun budaya tertib dan meningkatkan kesadaran hukum di lingkungan TNI AD.
Dengan disiplin yang kuat, setiap prajurit diharapkan mampu menjaga profesionalisme serta menjadi contoh dalam kehidupan bermasyarakat.
Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)
Editor : YUDI HM
























Komentar