Wakapolda Sulut Tekankan 8 Prinsip Polisi yang Dipercaya Masyarakat

Senin, 12 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol Susetio Cahyadi

Wakapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol Susetio Cahyadi

MANADO, Pilarportal.com – Wakapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol Susetio Cahyadi menegaskan pentingnya kehadiran polisi yang humanis, responsif, dan terbuka terhadap masyarakat dalam menjalankan tugas kepolisian.

Pesan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di Lapangan Presisi Mapolda Sulut, Senin (12/10/2026), yang diikuti para Pejabat Utama (PJU) dan seluruh personel Polda Sulawesi Utara.

Dalam arahannya, Susetio mengingatkan seluruh personel untuk menerapkan slogan Kapolri, “Polisi Bersama Masyarakat”, bukan sekadar sebagai slogan, melainkan melalui tindakan nyata dalam pelayanan sehari-hari.

Ia menekankan delapan prinsip yang harus menjadi pedoman setiap anggota Polri saat bertugas maupun ketika berinteraksi dengan masyarakat.

Delapan Prinsip Polisi Bersama Masyarakat

Pertama, hadir di tengah masyarakat. Polisi diharapkan aktif melakukan patroli, sambang, dialog, dan kegiatan sosial, tidak hanya datang ketika terjadi gangguan keamanan.

Kedua, bertindak adil. Setiap anggota harus bersikap objektif, tidak diskriminatif, dan menegakkan hukum secara profesional tanpa dipengaruhi kepentingan pribadi maupun kelompok.

Ketiga, mau mendengarkan masyarakat. Polisi perlu membuka ruang komunikasi agar warga dapat menyampaikan keluhan, aspirasi, dan laporan untuk ditindaklanjuti secara tepat.

BACA JUGA  Wakapolda Sulut Hadiri Acara “Bitung Baku Dapa” Bersama Elemen Masyarakat

Keempat, mengedepankan pendekatan humanis. Sikap sopan, ramah, dan menghormati martabat manusia harus diterapkan dalam pelayanan maupun penegakan hukum, tanpa mengesampingkan ketegasan sesuai aturan.

Kelima, responsif terhadap laporan. Setiap pengaduan dan permintaan bantuan masyarakat harus ditanggapi secara cepat dan tepat agar persoalan tidak berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.

Keenam, mampu memberikan solusi. Personel Polri dituntut tidak hanya menemukan persoalan, tetapi juga membantu mencari penyelesaian sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

Ketujuh, terbuka terhadap kritik. Masukan masyarakat harus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan, meningkatkan profesionalisme, dan memperkuat kepercayaan publik.

Kedelapan, membangun kolaborasi. Pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat membutuhkan kerja sama Polri dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, komunitas, serta berbagai elemen lainnya.

Pelayanan Publik Jadi Ukuran Kepercayaan

Susetio menegaskan, delapan prinsip tersebut harus diterapkan secara konsisten oleh seluruh personel Polda Sulut, baik di lingkungan kerja maupun saat berhadapan langsung dengan masyarakat.

Penerapan prinsip tersebut diharapkan mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepolisian, memperkuat komunikasi dengan warga, serta menciptakan hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat.

BACA JUGA  Kapolri Geser Pimpinan Polda Sulut, Ini Daftar Jabatan yang Berganti

Kepercayaan publik, pada akhirnya, tidak hanya dibangun melalui pernyataan, tetapi juga melalui sikap, tindakan, dan kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Polres Minut Sosialisasikan Beasiswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara 2027/2028
Polres Sangihe Siapkan 117 Personel untuk Pemilihan Kapitalaung
Polsek Wenang Gelar NASJUM, Berbagi Nasi dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas
Polres Sitaro Ungkap Dugaan Peredaran Sabu dari Palu
Konflik Sosial Turun 37,5 Persen, Polri Perkuat Personel di Wilayah Rawan
Polri Perkuat Pemberantasan Premanisme dan Pungli, Dunia Usaha Jadi Perhatian
SPPG Polda Sulut Hentikan Sementara Makan Siang, Dana BGN Menunggu
Polda Sulut Bongkar Love Scamming, Korban Rugi Rp850 Juta

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:06

Wakapolda Sulut Tekankan 8 Prinsip Polisi yang Dipercaya Masyarakat

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:09

Polres Minut Sosialisasikan Beasiswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara 2027/2028

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:13

Polsek Wenang Gelar NASJUM, Berbagi Nasi dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:33

Polres Sitaro Ungkap Dugaan Peredaran Sabu dari Palu

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:10

Konflik Sosial Turun 37,5 Persen, Polri Perkuat Personel di Wilayah Rawan

Berita Terbaru

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Dr. Feri Tas, S.H., M.Hum., M.Si., menghadiri rapat tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Sulawesi Utara

Kejati Sulut dan Komisi II DPR RI Perkuat Pengawasan Pemda

Senin, 12 Okt 2026 - 12:31

Click to listen highlighted text!