Stefanus BAN Liow Soroti Kekerasan dan Perundungan Saat Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di SMA Negeri 1 Amurang

Jumat, 13 Februari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Isu kekerasan seksual, perundungan (bullying), dan intoleransi di lingkungan pendidikan menjadi perhatian serius dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar di SMA Negeri 1 Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Senin (9/2).

Amurang, Pilarportal.com Isu kekerasan seksual, perundungan (bullying), dan intoleransi di lingkungan pendidikan menjadi perhatian serius dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar di SMA Negeri 1 Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Senin (9/2).

Kegiatan yang diikuti guru, pegawai, serta pengurus OSIS ini menghadirkan Anggota DPD RI/MPR RI, Stefanus BAN Liow, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan keprihatinan atas maraknya kasus kekerasan sensual, perundungan, dan sikap intoleran di kalangan pelajar.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak bisa dianggap sepele karena berdampak langsung pada kondisi fisik dan psikologis peserta didik. Selain mengganggu proses belajar mengajar, praktik kekerasan dan bullying juga berpotensi merusak masa depan anak serta menciptakan lingkungan sekolah yang tidak aman dan tidak nyaman.

“Masalah ini harus dicegah dan diatasi melalui berbagai langkah konkret, mulai dari edukasi dan sosialisasi hingga penegakan hukum yang tegas,” tegas Senator yang akrab disapa SBANL tersebut.

Ia menekankan bahwa pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI menjadi salah satu solusi mendasar untuk membangun karakter pelajar yang berintegritas dan saling menghormati. Empat Pilar tersebut meliputi Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Stefanus BAN Liow yang merupakan alumni SMA Negeri 1 Amurang (dulu SMA N 162 Amurang) tahun 1983–1986 mengatakan, internalisasi nilai Pancasila penting untuk memperkuat semangat kebersamaan dan toleransi di lingkungan sekolah.

“Dengan memahami dan merefleksikan nilai-nilai Pancasila, berbagai tantangan kebangsaan termasuk kekerasan dan intoleransi di dunia pendidikan dapat kita atasi bersama,” ujarnya.

Kegiatan diawali dengan apel pagi dan dilanjutkan dengan pertemuan di aula sekolah pukul 07.00–10.00 WITA. Acara tersebut turut dihadiri Kepala Sekolah Swingly Liow, S.Pd., Kepala Cabang Dinas Pendidikan Daerah Minahasa Selatan–Minahasa Tenggara Ary Toloh, S.E., serta Kasi Fanny Sondakh.

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran kebangsaan sekaligus membangun budaya sekolah yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.

Berita Terkait

Wabup Vanda Sarundajang, Hadiri Paripurna Istimewa HUT Provinsi Sulut ke-62 di DPRD Provinsi
Peringati HUT ke-62 Provinsi Sulut, Pemkab Minahasa Paparkan Pertumbuhan Ekonomi, Perkuat Sinergi dan Semangat Mapalus
Lapas Amurang Panen Padi, Warga Binaan Ikut Kelola Lahan Pertanian
Atensi Cepat Kapolres, Tim URC Tomohon Ringkus Tersangka Kasus Dugaan Kejahatan Anak
Warga Senang, Respons Cepat Pemdes Atasi Krisis Air Bersih di Desa Leilem
Wabup Vanda Sarundajang Dorong Kader Kesehatan Minahasa Bergerak dari Rumah ke Rumah
Lapas Amurang Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Cegah Narkoba
Wakili Bupati Minahasa, Kadispora Agustivo Tumundo Buka Konsultasi Tahunan Remaja GMIM di Kamanga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 09:50

Wabup Vanda Sarundajang, Hadiri Paripurna Istimewa HUT Provinsi Sulut ke-62 di DPRD Provinsi

Rabu, 23 September 2026 - 09:04

Peringati HUT ke-62 Provinsi Sulut, Pemkab Minahasa Paparkan Pertumbuhan Ekonomi, Perkuat Sinergi dan Semangat Mapalus

Senin, 21 September 2026 - 21:27

Lapas Amurang Panen Padi, Warga Binaan Ikut Kelola Lahan Pertanian

Sabtu, 19 September 2026 - 09:15

Atensi Cepat Kapolres, Tim URC Tomohon Ringkus Tersangka Kasus Dugaan Kejahatan Anak

Jumat, 18 September 2026 - 20:20

Warga Senang, Respons Cepat Pemdes Atasi Krisis Air Bersih di Desa Leilem

Berita Terbaru

Exit mobile version