Home / Hukum / TNI

Kodaeral VIII Gagalkan Penyelundupan Sianida 1 Ton oleh WNA Filipina di Perairan Minahasa Utara

Sabtu, 13 Juni 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Kodaeral VIII berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang ilegal yang diduga dilakukan tiga warga negara asing asal Filipina di perairan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara.

Manado, Pilarportal.com โ€“ Kodaeral VIII berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang ilegal yang diduga dilakukan tiga warga negara asing asal Filipina di perairan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara.

Pengungkapan kasus tersebut dipimpin langsung Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi dalam konferensi pers di Mako Kodaeral VIII, Sabtu (13/6/2026).

Aksi penyelundupan berhasil diungkap setelah Tim Quick Response (QR-8) Kodaeral VIII bersama Pos TNI AL Likupang melakukan pemantauan dan pengejaran terhadap sebuah perahu jenis pumpboat yang dicurigai membawa muatan ilegal dari luar negeri, Jumat 12 Juni 2026, kemarin.

Dalam operasi tersebut, petugas menghentikan dan mengamankan kapal bernama ARRIL beserta tiga orang awak kapal yang diduga terlibat dalam aktivitas penyelundupan lintas batas.

Ketiga terduga pelaku masing-masing berinisial RM yang bertindak sebagai nakhoda, serta EM dan JL yang merupakan anak buah kapal. Seluruhnya langsung diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil penggeledahan, tim menemukan sekitar satu ton sianida yang dikemas dalam 20 karung dengan berat masing-masing 50 kilogram.

Selain itu, petugas juga menyita sejumlah minuman keras asal luar negeri dan tiga unit mesin tempel yang diduga masuk secara ilegal.

Barang bukti yang diamankan terdiri dari 1.000 kilogram sianida, beberapa botol minuman beralkohol berbagai merek, serta tiga mesin tempel berkapasitas 18 PK.

Menurut Dankodaeral VIII, total potensi kerugian negara akibat peredaran barang ilegal tersebut diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 miliar. Nilai tersebut mencakup kerugian ekonomi maupun potensi ancaman terhadap keamanan dan lingkungan.

โ€œSeluruh tersangka bersama barang bukti kini diamankan di Mako Kodaeral VIII untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,โ€terang Dankoderal.

Aparat juga masih melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan penyelundupan internasional yang terlibat dalam kasus tersebut.

Kodaeral VIII menegaskan akan terus memperkuat pengawasan wilayah perairan perbatasan guna mencegah berbagai aktivitas ilegal yang berpotensi mengganggu keamanan dan kedaulatan negara.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Pengeroyokan di Pantai Molas Manado, Korban Meninggal, 5 Diamankan
Pangdam Mirza Agus Ajak Warga Berdoa di Tengah Kekeringan yang Melanda Sulut
Tak Sekadar Dibina, WBP Rutan Kotamobagu Didorong Pahami Hukum
Jelang HUT ke-81 TNI, 200 Personel Bersihkan Pasar Bersehati Manado
Pratu Sulasmin Bawa Pulang Emas, Harumkan Nama Kodam XIII/Mdk
Polisi Amankan 5 Terduga Penganiayaan Menggunakan Senapan Angin di Minut
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Dilepas Dankoderal VIII dari Manado, BI dan TNI AL Bersinergi
HUT ke-81 TNI AL, Kodaeral VIII Perkuat Kesiapsiagaan Prajurit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan ๐Ÿ˜Š

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 07:41

Pengeroyokan di Pantai Molas Manado, Korban Meninggal, 5 Diamankan

Selasa, 15 September 2026 - 21:04

Pangdam Mirza Agus Ajak Warga Berdoa di Tengah Kekeringan yang Melanda Sulut

Selasa, 15 September 2026 - 18:38

Tak Sekadar Dibina, WBP Rutan Kotamobagu Didorong Pahami Hukum

Selasa, 15 September 2026 - 18:01

Jelang HUT ke-81 TNI, 200 Personel Bersihkan Pasar Bersehati Manado

Senin, 14 September 2026 - 18:56

Pratu Sulasmin Bawa Pulang Emas, Harumkan Nama Kodam XIII/Mdk

Berita Terbaru

Kesehatan

Minum Air Kelapa Setiap Hari, Berapa Gelas yang Aman?

Kamis, 17 Sep 2026 - 08:08

Exit mobile version