KM Koxinga Tenggelam Dihantam Gelombang di Perairan Minut, 12 Nelayan Berhasil Diselamatkan

Selasa, 14 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KM Koxinga Tenggelam Dihantam Gelombang di Perairan Minut, 12 Nelayan Berhasil Diselamatkan

KM Koxinga Tenggelam Dihantam Gelombang di Perairan Minut, 12 Nelayan Berhasil Diselamatkan

MINUT, Pilarportal.com – Sebuah kapal nelayan pencari ikan, KM Koxinga, tenggelam di perairan Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara, Senin (13/7/2026) pagi.

Meski kapal karam akibat dihantam gelombang tinggi, seluruh awak kapal yang berjumlah 12 orang, termasuk kapten kapal, berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WITA di perairan Desa Lansot, sekitar dua mil laut dari Pelabuhan Pelelangan Ikan Desa Kema III.

Kapal milik Rafli Antouw itu diketahui berangkat melaut sekitar pukul 03.00 WITA bersama 11 anak buah kapal (ABK) untuk melakukan aktivitas penangkapan ikan.

Berdasarkan hasil pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara, KM Koxinga berhasil memperoleh sekitar lima ton hasil tangkapan ikan sebelum memutuskan kembali menuju dermaga.

Namun, saat perjalanan pulang, kapal dihantam gelombang tinggi akibat cuaca buruk. Ombak besar yang datang dari arah buritan membuat air masuk ke dalam kapal hingga mesin mati.

Dalam kondisi tidak terkendali, kapal berputar arah sebelum kembali dihantam gelombang yang lebih besar hingga akhirnya terbalik dan tenggelam.

BACA JUGA  Presiden Prabowo Terima Wakil Perdana Menteri  Qatar

Beruntung, sebuah perahu lampu yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian segera memberikan pertolongan. Seluruh ABK bersama kapten kapal berhasil dievakuasi dari laut sebelum kapal tenggelam sepenuhnya.

Tak lama berselang, KM Revinay turut bergerak menuju lokasi guna membantu proses penyelamatan mesin kapal serta alat tangkap ikan yang masih memungkinkan untuk dievakuasi dari dasar laut.

Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan awal setelah menerima laporan kejadian.

“Hasil sementara menunjukkan tenggelamnya KM Koxinga diduga dipengaruhi kombinasi cuaca ekstrem, gelombang tinggi, serta muatan hasil tangkapan yang cukup besar,” ujarnya.

Ia mengimbau seluruh nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut, terutama ketika kondisi cuaca sedang tidak bersahabat.

“Kami mengimbau seluruh nelayan agar selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca sebelum melaut dan tidak memaksakan beroperasi saat kondisi gelombang tinggi. Keselamatan jiwa harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap aktivitas pelayaran,” tegas Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas.

Menurutnya, Ditpolairud Polda Sulut akan terus meningkatkan patroli serta penyebaran informasi keselamatan pelayaran guna meminimalkan risiko kecelakaan laut di wilayah perairan Sulawesi Utara.

BACA JUGA  BNPT dan Densus 88 Perkuat Literasi Digital untuk Lindungi Generasi Muda

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh nelayan agar selalu mengedepankan faktor keselamatan dan memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan aktivitas penangkapan ikan di laut.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Kapolda Sulut Tegas, Personel Dipecat karena Berbagai Pelanggaran
Polda Sulut Tertibkan Tambang Emas Ilegal di kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone
Polri Gencarkan Operasi Narkoba, Ratusan Orang Diamankan di Sejumlah Daerah
PLN Group Raih 4 ASEAN Energy Awards 2026 Berkat Inovasi Energi Bersih
Wakapolda Sulut Tekankan 8 Prinsip Polisi yang Dipercaya Masyarakat
Polres Minut Sosialisasikan Beasiswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara 2027/2028
Polres Sangihe Siapkan 117 Personel untuk Pemilihan Kapitalaung
Polsek Wenang Gelar NASJUM, Berbagi Nasi dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:55

Kapolda Sulut Tegas, Personel Dipecat karena Berbagai Pelanggaran

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:15

Polda Sulut Tertibkan Tambang Emas Ilegal di kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:57

Polri Gencarkan Operasi Narkoba, Ratusan Orang Diamankan di Sejumlah Daerah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:07

PLN Group Raih 4 ASEAN Energy Awards 2026 Berkat Inovasi Energi Bersih

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:06

Wakapolda Sulut Tekankan 8 Prinsip Polisi yang Dipercaya Masyarakat

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!