Presiden Prabowo Kerahkan Kekuatan Nasional Tangani Bencana

Senin, 15 Desember 2025 - 20:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (15/12/2025)

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (15/12/2025)

Pilarportal.com, Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (15/12/2025), dengan agenda utama membahas perkembangan penanganan bencana di sejumlah wilayah terdampak.

Dalam sidang tersebut, Presiden menegaskan bahwa pemerintah bergerak cepat dan masif dalam merespons bencana.

Pemerintah, kata Presiden, segera membangun hunian sementara dan hunian tetap bagi masyarakat terdampak. Mulai pekan ini, pembangunan 2.000 unit rumah telah dimulai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden juga memastikan bahwa anggaran penanganan bencana telah disiapkan melalui APBN, serta pemerintah pusat telah menyalurkan dana operasional langsung kepada pemerintah daerah terdampak, di luar anggaran pemulihan.

“Semua gubernur yang terdampak langsung saya perintahkan mengirim dana operasional taktis sebesar Rp20 miliar. Untuk seluruh bupati dan wali kota di 52 kabupaten/kota terdampak, masing-masing dikirim Rp4 miliar. Tiga hari setelah instruksi saya, dana sudah diterima seluruh daerah,” tegas Presiden Prabowo.

Selain dukungan anggaran, pemerintah juga mengerahkan sarana dan prasarana secara besar-besaran. Sebanyak 1.000 unit alat berat telah dikirim, termasuk truk, ekskavator, dan tangki air bersih.

BACA JUGA  Presiden Prabowo: Distribusi Bantuan Bencana Diprioritaskan ke Wilayah Terisolasi

Pemerintah juga menambah armada truk air minum, persediaan air bersih, serta toilet portabel untuk memenuhi kebutuhan pengungsi.

Di sektor infrastruktur, Presiden mengungkapkan bahwa 50 jembatan Bailey sedang dibangun, dengan tujuh jembatan di antaranya telah rampung dan siap digunakan.

Untuk mempercepat penanganan di lapangan, pemerintah mengerahkan 50 ribu personel TNI dan Polri ke wilayah terdampak, serta mengoperasikan 50 helikopter dan sejumlah pesawat angkut guna mendukung distribusi logistik melalui jalur udara.

Presiden menegaskan bahwa pengerahan sumber daya secara besar-besaran tersebut mencerminkan kapasitas Indonesia sebagai negara yang kuat dan mandiri dalam menghadapi bencana.

“Negara hadir dan bekerja dengan seluruh kekuatan yang dimiliki,” pungkas Presiden.

Berita Terkait

Presiden Prabowo Minta Rosan Roeslani Buka Data Positif Investasi Indonesia ke Publik
Kemkomdigi Ingatkan Orang Tua Dampingi Anak Saat Akses Teknologi Digital
JK Temui Prabowo, Bahas Percepatan Energi Bersih dan Ketahanan Energi Nasional
Presiden Prabowo Percepat Revitalisasi 71 Ribu Sekolah dan Bangun Sekolah Nasional Terintegrasi
Presiden Prabowo Perintahkan Percepatan Energi Alternatif, Harga BBM Subsidi Tetap
Cadangan Beras RI Tembus 5,3 Juta Ton, Bapanas Sebut Tertinggi Sepanjang Sejarah
Presiden Prabowo di Munas HIPMI: Nasionalisme Kunci Kemajuan Ekonomi Bangsa
Delapan Dubes Negara Sahabat Serahkan Surat Kepercayaan kepada Prabowo

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:25 WITA

Presiden Prabowo Minta Rosan Roeslani Buka Data Positif Investasi Indonesia ke Publik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:14 WITA

Kemkomdigi Ingatkan Orang Tua Dampingi Anak Saat Akses Teknologi Digital

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:58 WITA

JK Temui Prabowo, Bahas Percepatan Energi Bersih dan Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:34 WITA

Presiden Prabowo Percepat Revitalisasi 71 Ribu Sekolah dan Bangun Sekolah Nasional Terintegrasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:26 WITA

Presiden Prabowo Perintahkan Percepatan Energi Alternatif, Harga BBM Subsidi Tetap

Berita Terbaru