Bangkit Pasca Pandemi, Kemenkumham Canangkan Kepulauan Riau sebagai Wilayah IP and Tourism 2023

Sabtu, 17 Juni 2023 - 17:46 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly/Humas/

Pilarportal.com – Tanjung PinangMenteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly menyebut pariwisata menjadisektor yang paling dirugikan Covid-19 hampir di seluruh negara.

Untuk mengembalikan geliatpariwisata Indonesia, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI)Kementerian Hukum dan HAM mencanangkan Kepulauan Riau sebagai wilayah IP Tourism 2023.

“Pencanangan ini diharapkan merangsang pemanfaatan kekayaan intelektual yang berpotensi
membantu pemulihan ekonomi nasional bagi sektor pariwisata yang saat awal pandemi menjadi
sektor yang paling terpuruk,” ujar Yasonna dalam sambutannya di acara puncak pada 17 Juni
2023 di Gedung Daerah Tanjungpinang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

IP and Tourism merupakan salah satu Project World Intellectual Property Organization (WIPO)
yang awalnya merupakan inisiatif dari beberapa negara berkembang dalam rangka mendukung
upaya penguatan kesadaran akan pentingnya ekosistem KI di negara-negara anggota WIPO
pada 2016.

Berdasarkan dokumen Boosting Tourism Development through Intellectual Property (WIPO dan
UNWTO 2021), keterlibatan kekayaan intelektual dalam pariwisata dapat menambah nilai
layanan dan produk kepariwisataan.

Dokumen tersebut menjelaskan bahwa perpaduankeduanya telah dilakukan banyak negara, termasuk Gambia yang membuat merek kolektifusaha mikro kecil menengah (UMKM) bernama Association of Small Scale Enterprises in Tourism (ASSERT).

Untuk layanan dan produk lokalnya yang berhubungan dengan turisme. Merek tersebut sanggup menjawab tantangan-tantangan sektor kepariwisataan di Gambia.

Tahun ini, Kemenkumham juga menetapkan 2023 sebagai Tahun Merek Nasional. Merek
disebut Yasonna sangat cocok untuk membangun citra kepariwisataan lokal karena dapat
dimasukkan dalam strategi promosi dan sekaligus meningkatkan rasa cinta serta bangga pada
produk lokal.

“Marilah kita sama-sama mensukseskan Tahun 2023 sebagai Tahun Merek dengan
‘Membangun Kesadaran Cinta dan Bangga Merek Indonesia’ melalui dukungan atas program
dan kegiatannya. Salah satu upaya dalam menggemakannya melalui Project IP and Tourism
mengingat daya tarik atas suatu produk atau wilayah juga dapat berdasarkan kekuatan
branding,” kata Yasonna.

Di sisi lain, Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Min Usihen menjelaskan Kepulauan Riau
dipilih karena memiliki potensi wisata yang kuat dan dinilai dapat menjadi tujuan wisata besar
berikutnya setelah Bali.

Keindahan alam Kepulauan Riau didukung oleh potensi keragaman kekayaan intelektual masyarakat setempat.

“Kepulauan Riau dipilih karena letak geografisnya yang strategis, juga memiliki potensi wisata
yang meliputi obyek wisata bahari, terdapat 46 cagar budaya, kawasan agrowisata, wisata
olahraga, seni dan budaya serta ragam kuliner khas,” terang Min pada kesempatan yang sama.

Selanjutnya Min menyebutkan bahwa salah satu KI khas Kepulauan Riau adalah indikasi
geografis Salak Sari Intan.

Buah salak ini memiliki keunggulan rasa manis, daging buah tebal, tidak sepat walaupun buah masih muda, dan sangat harum.

Kepulauan Riau juga memiliki 188 surat pencatatan kekayaan intelektual komunal yang unik dan berpotensi mendorong perekonomian masyarakat.

Salah satunya adalah potensi warisan kekayaan budaya dan sejarah serta potensi pariwisata perairan Pulau Penyengat. “Salah satu yang menarik dari Kepri adalah Pulau Penyengat.

Sangat penting menjaga warisan budaya di sini sebab konon merupakan tempat cikal bakal Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa.

Pulau Penyengat merupakan warisan sejarah dari tiga kerajaan yang ada di wilayah Kepulauan Riau yaitu Kerajaan Riau, Lingga, dan Pahang,”pungkasnya.

Pada acara ini, Menkumham juga memberikan penghargaan di bidang sastra kepada Raja Ali
Haji, pencipta gubahan Gurindam 12 asal Pulau Penyengat yang telah ditetapkan sebagai
Pahlawan Indonesia atas jasanya di bidang bahasa.

Yasonna juga menyerahkan penghargaan lain untuk sastrawan Hasan Junid dan sejarawan Rida K. Liamsi atas kontribusi besar mereka di bidang sejarah dan sastra.

Yasonna juga menyerahkan sertifikat merek kolektif pada Sentra Industri Kerupuk Selekop
Bintan Timur dan Kain Tenun Laksamana.

Salak Sari Intan juga telah resmi mendapatkan sertifikat indikasi geografis dari Yasonna.

Melalui program IP and Tourism 2023, DJKI menggelar sosialisasi KI dan penyediaan fasilitas
konsultasi KI secara langsung (Mobile IP Clinic) serta pameran UMKM berbasis KI di Gedung
Daerah Tanjungpinang pada 17-18 Juni 2023.(*/yud)

Berita Terkait

Jaksa Agung Buka Musrenbang 2026, Transformasi Digital Jadi Fokus Kejaksaan Menuju Indonesia Emas
Presiden Prabowo Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi di Program MBG
Nanik S. Deyang Nahkodai Badan Gizi Nasional
Presiden Prabowo Terima Wakil Perdana Menteri  Qatar
Presiden Prabowo Kenang Pengabdian Ryamizard Ryacudu untuk Bangsa dan Negara
Presiden Prabowo Serukan Semangat Waisak untuk Perkuat Kerukunan Nasional
Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Wafat, Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata
560 Narapidana Lansia Terima Remisi Hari Lansia Nasional 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:07 WITA

Jaksa Agung Buka Musrenbang 2026, Transformasi Digital Jadi Fokus Kejaksaan Menuju Indonesia Emas

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:23 WITA

Presiden Prabowo Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi di Program MBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:01 WITA

Nanik S. Deyang Nahkodai Badan Gizi Nasional

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:41 WITA

Presiden Prabowo Terima Wakil Perdana Menteri  Qatar

Senin, 1 Juni 2026 - 12:06 WITA

Presiden Prabowo Kenang Pengabdian Ryamizard Ryacudu untuk Bangsa dan Negara

Berita Terbaru

Uncategorized

Satgas Cartenz: Benda yang Viral di Gereja Sugapa Lama Bukan Ranjau

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:52 WITA

Exit mobile version