Dosen UMSU Dukung Haedar Nashir: Reformasi Polri Perlu Konsolidasi, Bukan Bongkar Struktur

Rabu, 17 September 2025 - 08:23 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com, Medan – Dosen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Dr. Alpi Sahari, SH, M.Hum, menyatakan sepakat dan mendukung penuh pandangan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, terkait wacana reformasi kepolisian pasca demonstrasi 25–29 Agustus lalu.

Menurut Alpi Sahari, imbauan Haedar Nashir agar pemerintah tidak gegabah dalam merespons isu reformasi Polri merupakan langkah tepat.

“Ia menilai, pembongkaran struktur kepolisian secara reaktif justru berpotensi menimbulkan persoalan baru di tubuh institusi penegak hukum tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saya sependapat dengan Prof. Haedar, bahwa yang dibutuhkan saat ini adalah konsolidasi dan pembenahan fungsi, bukan bongkar pasang struktur.

Polri sudah melakukan tindakan disiplin terhadap anggotanya yang melanggar, itu harus diapresiasi.

“Namun, jangan sampai masalah yang muncul justru dijadikan alasan untuk merombak besar-besaran struktur kelembagaan,” ujar Alpi, Senin (15/9/2025).

Ia menambahkan, penanganan aksi demonstrasi dan imbas kerusuhan beberapa waktu lalu harus dilihat secara komprehensif.

Bukan hanya kepolisian yang menjadi sorotan, melainkan juga melibatkan banyak institusi negara lain yang perlu dievaluasi kinerjanya.

Ini bukan hanya persoalan Polri. Banyak institusi lain yang juga memiliki tanggung jawab.

“Karena itu, konsolidasi dan introspeksi menyeluruh sangat penting agar semua lembaga negara bisa menjalankan fungsinya dengan baik,” tegasnya.

Lebih jauh, Alpi mengingatkan pentingnya menjaga soliditas antarlembaga negara di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, sebagaimana peringatan yang disampaikan Haedar Nashir.

Ia mencontohkan, pengalaman negara lain seperti Nepal harus dijadikan pelajaran berharga agar Indonesia tidak terjerumus pada instabilitas akibat penanganan yang keliru terhadap aksi massa.

“Soliditas antar institusi adalah kunci. Jangan sampai langkah-langkah pemerintah justru memecah belah, karena yang kita butuhkan sekarang adalah penguatan komando, konsistensi, dan kerja sama semua lembaga negara,” pungkas Alpi.

 

Berita Terkait

Polri untuk Masyarakat, Karo Penmas Tegaskan Transformasi Jadi Kunci Kepercayaan Publik
Presiden Prabowo Tinjau Pameran Bhayangkara, Soroti Inovasi Produk Dalam Negeri untuk Polri
Presiden Prabowo: Indonesia Sedang Jalani Transformasi Besar Menuju Negara Modern
Presiden Prabowo Terima Medali Loka Praja Samrakshana pada Hari Bhayangkara ke-80
Presiden Prabowo: Hukum Harus Tegak Adil, Tak Boleh Tajam ke Bawah dan Tumpul ke Atas
Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 41.578 Personel Polri, 87 Perwira Tinggi Naik Jabatan
Gubernur Sulut Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Bacakan Amanat Presiden Prabowo
Imigrasi Gandeng ITB Kembangkan “Pagar Digital”, Drone Lokal Siap Awasi Perbatasan RI

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:35 WITA

Polri untuk Masyarakat, Karo Penmas Tegaskan Transformasi Jadi Kunci Kepercayaan Publik

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:15 WITA

Presiden Prabowo: Indonesia Sedang Jalani Transformasi Besar Menuju Negara Modern

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:38 WITA

Presiden Prabowo Terima Medali Loka Praja Samrakshana pada Hari Bhayangkara ke-80

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:30 WITA

Presiden Prabowo: Hukum Harus Tegak Adil, Tak Boleh Tajam ke Bawah dan Tumpul ke Atas

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:04 WITA

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 41.578 Personel Polri, 87 Perwira Tinggi Naik Jabatan

Berita Terbaru

Exit mobile version