Kaki Bengkak Tak Kunjung Hilang? Kenali Tanda yang Bisa Berkaitan dengan Ginjal

Selasa, 18 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kaki bengkak setelah berdiri lama atau melakukan aktivitas berat bisa terjadi pada banyak orang.

Kaki bengkak setelah berdiri lama atau melakukan aktivitas berat bisa terjadi pada banyak orang.

JAKARTA, Pilarportal.com – Kaki bengkak setelah berdiri lama atau melakukan aktivitas berat bisa terjadi pada banyak orang.

Namun, pembengkakan yang berulang atau tidak kunjung membaik perlu diperhatikan. Kondisi tersebut bisa berkaitan dengan penumpukan cairan akibat gangguan fungsi ginjal.

Ginjal berperan membuang kelebihan cairan dan garam dari tubuh. Ketika fungsi ginjal menurun, cairan dapat menumpuk dan menyebabkan edema.

Pembengkakan akibat gangguan ginjal dapat muncul pada kaki, pergelangan kaki, tungkai, dan terkadang tangan atau wajah.

Ciri Kaki Bengkak yang Perlu Diwaspadai

Salah satu tanda yang perlu diperhatikan adalah pembengkakan pada kedua kaki atau pergelangan kaki.

Kulit di area yang bengkak dapat terasa lebih kencang. Sepatu atau kaus kaki juga bisa terasa lebih sempit dari biasanya.

Pada kondisi tertentu, pembengkakan dapat meninggalkan cekungan setelah bagian tersebut ditekan. Kondisi ini dikenal sebagai pitting edema.

Namun, kaki bengkak tidak selalu disebabkan oleh penyakit ginjal. Masalah jantung, hati, pembuluh darah, obat tertentu, dan kondisi lainnya juga dapat menyebabkan edema.

Karena itu, pembengkakan pada kaki sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai tanda gagal ginjal.

Gejala Lain yang Bisa Muncul

Gangguan ginjal dapat disertai perubahan frekuensi buang air kecil, urine berbusa, mudah lelah, kulit kering atau gatal, serta kram otot.

Pada penyakit ginjal yang lebih lanjut, seseorang juga dapat mengalami mual, kehilangan nafsu makan, sesak napas, atau pembengkakan yang semakin berat.

National Kidney Foundation juga menyebut pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki sebagai salah satu tanda yang dapat muncul pada penyakit ginjal.

Meski demikian, gejala tersebut tidak cukup untuk memastikan seseorang mengalami penyakit ginjal. Pemeriksaan medis tetap diperlukan.

Jangan Sembarangan Membatasi Minum

Penanganan kaki bengkak harus disesuaikan dengan penyebabnya.

Pada penderita penyakit ginjal, dokter dapat menyarankan pengurangan asupan garam dan pengaturan jumlah cairan sesuai kondisi fungsi ginjal. Kebutuhan setiap pasien bisa berbeda.

Pengaturan protein juga perlu disesuaikan dengan kondisi pasien. Pembatasan protein yang terlalu ketat tanpa pengawasan dapat menyebabkan kekurangan nutrisi.

Obat peluruh kencing atau diuretik juga tidak sebaiknya digunakan tanpa resep dokter.

Pada penyakit ginjal berat, terapi seperti dialisis dapat diperlukan untuk membantu membuang kelebihan cairan dan zat sisa dari tubuh.

Kapan Harus Memeriksakan Diri?

Jika kaki bengkak terus berulang, semakin berat, atau disertai urine berbusa, perubahan jumlah urine, kelelahan, sesak napas, maupun gejala lain, sebaiknya periksakan diri ke tenaga kesehatan.

Pemeriksaan darah dan urine dapat membantu menilai kondisi serta fungsi ginjal. Pemeriksaan seperti eGFR dan uACR juga digunakan untuk mengevaluasi kesehatan ginjal.

Kaki bengkak bukan berarti pasti penyakit ginjal. Namun, jika terjadi berulang atau disertai gejala lain, jangan abaikan dan hindari mendiagnosis diri sendiri.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Bubur Singkong Punya 4 Manfaat, Tapi Cara Mengolahnya Tak Boleh Sembarangan
5 Manfaat Yogurt, dari Pencernaan hingga Daya Tahan Tubuh
Kemenkes Waspadai Campak, Kasus Suspek Wajib Dilapor 24 Jam
WHO dan Jepang Perkuat Imunisasi, Anak di Daerah Terpencil Jadi Perhatian
Kenali 5 Gejala Sinusitis yang Sering Diabaikan
Obesitas Anak Meningkat, Ini Langkah yang Bisa Dilakukan Orang Tua
Kodaeral VIII Tingkatkan Fasilitas Kesehatan, Balai Kesehatan Baru Resmi Dibuka
Bayi Sering Gumoh? Kenali 5 Penyebabnya agar Orang Tua Tidak Panik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:36

Kaki Bengkak Tak Kunjung Hilang? Kenali Tanda yang Bisa Berkaitan dengan Ginjal

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:17

Bubur Singkong Punya 4 Manfaat, Tapi Cara Mengolahnya Tak Boleh Sembarangan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:15

5 Manfaat Yogurt, dari Pencernaan hingga Daya Tahan Tubuh

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:31

Kemenkes Waspadai Campak, Kasus Suspek Wajib Dilapor 24 Jam

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:53

WHO dan Jepang Perkuat Imunisasi, Anak di Daerah Terpencil Jadi Perhatian

Berita Terbaru

Sebanyak 1.874 narapidana dan anak binaan di Sulawesi Utara menerima remisi dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Ket Foto: Perwakilan WBP yang mendapat remisi bersama Kakanwil Ditjenpas Sulut Haposan Silalahi dan Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus serta Wakil Gubernur Victor Mailangkay. (Foto:Yudi/Pilar)

Sulawesi Utara

HUT ke-81 RI, 1.874 Warga Binaan di Sulut Terima Remisi

Senin, 17 Agu 2026 - 16:26