PilarPortal.com–Minsel– Pihak SPBU 74-953-01 Kapitu dengan tegas membantah informasi yang beredar bahwa penjualan BBM bersubsidi jenis pertalite melayani pengisian menggunakan galon.
Menurut Manajemen SPBU, Hardy Prawadara, pihaknya tetap mengutamakan pengisian kendaraan yang mengantri.
Meski demikian, ada sejumlah warga nelayan yang datang mengantri menggunakan galon untuk keperluan melaut namun tetap menggunakan surat rekomendasi dari Dinas Kelautan Perikanan.
“Dimasa kelangkaan BBM subsidi jenis pertalite ini kami tetap mendistribusikan BBM sesuai aturan. Artinya kami mengutamakan kendaraan yang mengantri di SPBU. Namun ada juga nelayan yang antri menggunakan surat rekomendasi dengan jumlah yang tidak banyak,” jelas Ardy kepada media baru-baru ini.
Lanjut dia, pihak SPBU juga tetap menjalankan prosedur pengawasan, termasuk penjagaan dari pihak APH.
“Pengawasan tetap kami jalankan dengan keterlibatan dari pihak APH agar tidak terjadi penyalahgunaan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tukasnya. (Wesly)

Komentar Batalkan balasan