Bupati Minsel Diminta Pangkas Jabatan Kepala OPD  Yang ABS

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com, Minsel – Menginjak bulan ke-15  kepemimpinan  Bupati Frangky Donny Wongkar SH dan Wabup Purn Brigjen Theodorus Kawatu SIP, isu roling pejabat dijajaran Pemkab Minsel semakin mengkristal.

Isu  roling pejabat di lingkungan Pemerintah pemkab semakin memanas, dan sedang berhembus kencang seiring  dengan sudah dilantiknya sejumlah pejabat  Kabupaten/kota lain di Sulut.

Dinamika politik birokrasi ini seringkali memicu fenomena manuver oknum pegawai  yang hanya Asal Bapak Senang (ABS) yang dinilai sekadar mencari muka agar posisi mereka aman atau mendapat promosi dari pimpinan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dinamika rolling atau pelantikan pejabat yang rencana akan digelar pekan ini di kepemimpinan FDW-TK semakin membuat pejabat ketar-ketir,

Bocoran dari sumber resmi dimana pelaksanaan pelantikan Kepala SKPD dijajaran Pemkab Minsel akan segera dilakukan, mengingat ada sejumlah posisi yang sudah menginjak usia pensiun dan ada SKPD yang dijabat oleh PLt.

” Tunggu saja yang pasti pekan ini akan dilakukan rotasi atau roling pejabat  dan posisi yang akan bergeser itu sudah dikaji oleh baperjakat Minsel.” Kata sumber resmi ini.

Sementara  tokoh masyarakat Minsel  dan juga salah satu pejuang Minsel Tonny Rengkung meminta kepada Bupati  dan wakil Bupati Minsel, supaya tidak mengakomodir para pejabat yang ABS, dimuka pimpinan terlihat mendukung progran pemerintah, tapi dibelakang bertujuan menjatuhkan pimpinan.

Pejabat ABS sebaiknya pangkas dari jabatanya, masukan ke pos yang tidak mengelolah anggaran supaya ada efek jerah bagi oknum tersebut. Karena Organisasi pemerintah Daerah harus mendukung penuh program Bupati dan Wakil bupati untuk pembangunan kedepan.

Mentalitas Asal Bapak Senang praktik ini menjadi tantangan klasik di instansi pemerintah di mana oknum PNS atau Pejabat yang lebih mementingkan pencitraan, loyalitas buta, dan menjilat atasan ketimbang menunjukkan dedikasi kerja dan inovasi pelayanan publik yang nyata.

Rengkung neminta adanya Evaluasi Kinerja Bupati dan Wabup Minsel secara konsisten menekankan pentingnya komitmen nyata, profesionalisme, dan akuntabilitas dari para bawahannya. Pejabat yang hanya mengandalkan pendekatan cari muka sebaiknya dievaluasi dan digeser.

Ditambahkan Rengkung ditengah pemerintah terus mendorong PNS atau pejabat harus fokus memberikan dampak positif langsung kepada masyarakat, setidaknya krpala OPD bukan menunjukan kesombongan   dan kegoisan parahnya lagi Kepala OPD bersifat Asal Bapak Senang . (Hanny)

Penulis : Hanny Pantow

Editor : Hanny Pantow

Berita Terkait

Personil Polres Minsel Bantu korban Laka Tunggal Di Wilayah Kepolisian Polresta  Manado
Pembangunan Gedung Megah, Tinggalkan Dua Kisah  Di Desa Boyong Atas
Neltje Porawouw Menang Pilhut Desa Talikuran Kecamatan Kakas
Unggul 360 Suara, Sandra Veyla Tarandung Terpilih Hukum Tua Desa Pahaleten
Polres Minahasa Gelar Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilhut 2026
Demron Raf Luly Resmi Jabat Penjabat Hukum Tua Desa Rumoong Bawah
Tiga Hari Menjelang Pilhut, Ini Imbauan Bupati dan Wabup Minahasa Menjelang Pilhut Serentak 2026
Hukumtua Dan Warga Desa Rumoong Bawah Apresiasi Pembangunan KDMP

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:40 WITA

Personil Polres Minsel Bantu korban Laka Tunggal Di Wilayah Kepolisian Polresta  Manado

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:53 WITA

Pembangunan Gedung Megah, Tinggalkan Dua Kisah  Di Desa Boyong Atas

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:43 WITA

Neltje Porawouw Menang Pilhut Desa Talikuran Kecamatan Kakas

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:14 WITA

Unggul 360 Suara, Sandra Veyla Tarandung Terpilih Hukum Tua Desa Pahaleten

Senin, 15 Juni 2026 - 20:32 WITA

Polres Minahasa Gelar Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilhut 2026

Berita Terbaru