Presiden Prabowo: Penambahan Alutsista Jadi Tonggak Penguatan Pertahanan Indonesia

Selasa, 19 Mei 2026 - 07:33 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan keterangan usai menyerahkan sejumlah alutsista strategis kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/05/2026). (Foto BPMI Setpres)

JAKARTA, Pilarportal.com Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa penyerahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) menjadi salah satu tonggak penting dalam memperkuat pertahanan dan menjaga kedaulatan negara.

Hal tersebut disampaikan Presiden usai menyerahkan sejumlah alutsista strategis kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/05/2026).

Adapun alutsista yang diserahkan meliputi enam pesawat tempur MRCA Rafale, empat pesawat Falcon 8X, satu pesawat Airbus A400M, satu rudal Meteor, enam smart weapon Hammer, serta satu radar GCI GM403.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini saya kira salah satu tonggak penambahan kekuatan,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden menegaskan bahwa penguatan sistem pertahanan harus terus dilakukan sebagai langkah penangkal atau deterrent guna menjaga kepentingan nasional Indonesia di tengah situasi geopolitik global yang dinamis dan penuh ketidakpastian.

Menurutnya, setiap negara harus memiliki kekuatan pertahanan yang memadai demi menjaga stabilitas dan kedaulatan wilayahnya.

“Kita harus terus tingkatkan kekuatan pertahanan kita sebagai penangkal, sebagai deterrent. Kita tidak punya kepentingan selain untuk menjaga wilayah kita sendiri,” katanya.

Presiden juga menilai bahwa pertahanan yang kuat merupakan syarat utama agar Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan global sekaligus melindungi kepentingan strategis nasional.

“Tapi kita lihat kondisi dunia, geopolitik penuh dengan ketidakpastian, dan kita tahu bahwa pertahanan syarat utama untuk stabilitas, jaminan bahwa kita bisa berdaulat,” tuturnya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo memastikan pemerintah akan terus melanjutkan pembangunan kekuatan pertahanan nasional secara bertahap dan berkelanjutan pada seluruh matra TNI, baik darat, laut, maupun udara.

“Dalam waktu yang akan datang, terus akan kita bangun kekuatan kita. Kita ingin mengamankan wilayah udara, wilayah laut, dan tentunya wilayah daratan kita,” tandas Presiden.

Penambahan alutsista modern tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan kesiapan pertahanan nasional sekaligus memperkuat kemampuan TNI menghadapi ancaman multidimensi di kawasan regional maupun global.

Sumber: BPMI Setpres

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW- 24799)

Editor : Yudi Mintalangi

Berita Terkait

Kemnaker Gandeng Unpad Perkuat SDM Unggul dan Link and Match Dunia Kerja
Program Istana untuk Anak Sekolah 2026, Ratusan Pelajar dan Mahasiswa Belajar Langsung di Istana Kepresidenan
Menkomdigi: Keselamatan Jurnalis di Tengah Konflik Harus Jadi Prioritas
Inkanas dan KemenPPPA Kolaborasi Bangun Ketangguhan Perempuan dan Anak
Presiden Prabowo Serahkan Jet Rafale dan Alutsista Strategis untuk Perkuat Pertahanan TNI
Hoaks! Foto Raja Salman Serahkan Bantuan Rp100 Miliar kepada Menkeu Purbaya Ternyata Hasil AI
Presiden Prabowo: Ketahanan Pangan Jadi Kunci Keamanan dan Masa Depan Bangsa
Presiden Prabowo Saksikan Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense di Jakarta

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:29 WITA

Kemnaker Gandeng Unpad Perkuat SDM Unggul dan Link and Match Dunia Kerja

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:36 WITA

Program Istana untuk Anak Sekolah 2026, Ratusan Pelajar dan Mahasiswa Belajar Langsung di Istana Kepresidenan

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:29 WITA

Menkomdigi: Keselamatan Jurnalis di Tengah Konflik Harus Jadi Prioritas

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:03 WITA

Inkanas dan KemenPPPA Kolaborasi Bangun Ketangguhan Perempuan dan Anak

Selasa, 19 Mei 2026 - 07:33 WITA

Presiden Prabowo: Penambahan Alutsista Jadi Tonggak Penguatan Pertahanan Indonesia

Berita Terbaru

Exit mobile version