Kaki Bengkak Tak Kunjung Hilang? Kenali Tanda yang Bisa Berkaitan dengan Ginjal

Selasa, 18 Agustus 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Kaki bengkak setelah berdiri lama atau melakukan aktivitas berat bisa terjadi pada banyak orang.

JAKARTA, Pilarportal.com – Kaki bengkak setelah berdiri lama atau melakukan aktivitas berat bisa terjadi pada banyak orang.

Namun, pembengkakan yang berulang atau tidak kunjung membaik perlu diperhatikan. Kondisi tersebut bisa berkaitan dengan penumpukan cairan akibat gangguan fungsi ginjal.

Ginjal berperan membuang kelebihan cairan dan garam dari tubuh. Ketika fungsi ginjal menurun, cairan dapat menumpuk dan menyebabkan edema.

Pembengkakan akibat gangguan ginjal dapat muncul pada kaki, pergelangan kaki, tungkai, dan terkadang tangan atau wajah.

Ciri Kaki Bengkak yang Perlu Diwaspadai

Salah satu tanda yang perlu diperhatikan adalah pembengkakan pada kedua kaki atau pergelangan kaki.

Kulit di area yang bengkak dapat terasa lebih kencang. Sepatu atau kaus kaki juga bisa terasa lebih sempit dari biasanya.

Pada kondisi tertentu, pembengkakan dapat meninggalkan cekungan setelah bagian tersebut ditekan. Kondisi ini dikenal sebagai pitting edema.

Namun, kaki bengkak tidak selalu disebabkan oleh penyakit ginjal. Masalah jantung, hati, pembuluh darah, obat tertentu, dan kondisi lainnya juga dapat menyebabkan edema.

Karena itu, pembengkakan pada kaki sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai tanda gagal ginjal.

Gejala Lain yang Bisa Muncul

Gangguan ginjal dapat disertai perubahan frekuensi buang air kecil, urine berbusa, mudah lelah, kulit kering atau gatal, serta kram otot.

Pada penyakit ginjal yang lebih lanjut, seseorang juga dapat mengalami mual, kehilangan nafsu makan, sesak napas, atau pembengkakan yang semakin berat.

National Kidney Foundation juga menyebut pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki sebagai salah satu tanda yang dapat muncul pada penyakit ginjal.

Meski demikian, gejala tersebut tidak cukup untuk memastikan seseorang mengalami penyakit ginjal. Pemeriksaan medis tetap diperlukan.

Jangan Sembarangan Membatasi Minum

Penanganan kaki bengkak harus disesuaikan dengan penyebabnya.

Pada penderita penyakit ginjal, dokter dapat menyarankan pengurangan asupan garam dan pengaturan jumlah cairan sesuai kondisi fungsi ginjal. Kebutuhan setiap pasien bisa berbeda.

Pengaturan protein juga perlu disesuaikan dengan kondisi pasien. Pembatasan protein yang terlalu ketat tanpa pengawasan dapat menyebabkan kekurangan nutrisi.

Obat peluruh kencing atau diuretik juga tidak sebaiknya digunakan tanpa resep dokter.

Pada penyakit ginjal berat, terapi seperti dialisis dapat diperlukan untuk membantu membuang kelebihan cairan dan zat sisa dari tubuh.

Kapan Harus Memeriksakan Diri?

Jika kaki bengkak terus berulang, semakin berat, atau disertai urine berbusa, perubahan jumlah urine, kelelahan, sesak napas, maupun gejala lain, sebaiknya periksakan diri ke tenaga kesehatan.

Pemeriksaan darah dan urine dapat membantu menilai kondisi serta fungsi ginjal. Pemeriksaan seperti eGFR dan uACR juga digunakan untuk mengevaluasi kesehatan ginjal.

Kaki bengkak bukan berarti pasti penyakit ginjal. Namun, jika terjadi berulang atau disertai gejala lain, jangan abaikan dan hindari mendiagnosis diri sendiri.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Lapas Manado Perkuat Deteksi Dini TBC di Lingkungan Pemasyarakatan
Sering Bangun Sebelum Alarm? Ini Penyebabnya
Tidur Bersama Kucing, Aman atau Berisiko bagi Kesehatan?
Sulit Berhenti Merokok? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Gagal Ginjal Bisa Berawal dari Diabetes dan Hipertensi, Kenali Penyebabnya
Double Protein Tak Bikin Anak Cepat Tinggi, Ini Penjelasan Dokter
Bagaimana Obat Tahu Bagian Tubuh yang Harus Diobati? Ini Penjelasannya
‘Office Ageing’ Ramai Dibahas Pekerja China, Wajah Kusam hingga Mata Lelah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:57

Lapas Manado Perkuat Deteksi Dini TBC di Lingkungan Pemasyarakatan

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:37

Sering Bangun Sebelum Alarm? Ini Penyebabnya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:50

Tidur Bersama Kucing, Aman atau Berisiko bagi Kesehatan?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:28

Sulit Berhenti Merokok? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:20

Gagal Ginjal Bisa Berawal dari Diabetes dan Hipertensi, Kenali Penyebabnya

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!
Exit mobile version