Kehabisan Stok Beras Warnai Perayaan HUT Kemerdekaan RI di Pulau Marore

Jumat, 19 Agustus 2022

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Upacara Bendera memperingati HUT RI ke 77 di Marore.(ist)

SANGIHE — PILARPORTAL –  Kehabisan stok beras warnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan RI di Pulau Marore.

Serba- serbi perayaan HUT kemerdekaan RI ke-77 di Tahun 2022 ini menggemah seantero republik, tak ketinggalan juga mereka yang mendiami daerah perbatasan Indonesia- Philipina, warga Pulau Marore yang diwarnai dengan kehabisan stok beras.

Perayaan meriah HUT kemerdekaan RI tahun ini, tak lepas dari pengaruh pandemi Covid- 19 yang melanda negeri selama dua tahun terakhir, hal yang sama dirasakan warga penjaga batas negeri Pulau Marore.

Dibalik euforia dan sukacita dirasakan seluruh warga Kepulauan Marore terbesit rasa kuatir karena kekurangan bahan pangan karena kapal perintis yang selama melayari pulau- pulau di perbatasan dan menjadi nadi penggerak ekonomi sudah dua bulan berhenti beroperasi dengan berbagai alasan.

Salah satu warga Marore, Fadly mengungkapkan kegamangan hatinya terkait situasi yang dihadapi warga dimana ketersediaan bahan pokok yang stoknya menipis bahkan beras sudah tidak diperjual belikan.

“Beras di warung- warung stoknya habis, sekarang ini situasi sulit bagi kami di Pulau Marore,” ujarnya dengan nadah rintih.

Sementara itu, Camat Kepulauan Marore, Marcos Sasiang membenarkan kekurangan pangan yang dialami oleh warganya akibat berhentinya kapal perintis.

“Untuk penjualan beras di warung sudah tidak melayani karena stok sudah habis,” tutur Sasiang.

Informasi yang dihimpun, ada kabar gembira Jumat (19/8/2022) kapal Canon Moon yang saat ini port stay di Tahuna akan mulai berlayar untuk memenuhi kebutuhan pokok di perbatasan yang mulai langkah.

Diketahui Pulau Marore adalah pulau terluar Indonesia yang terletak di Laut Sulawesi dan berbatasan dengan negara Filipina. Pulau Marore ini merupakan bagian dari wilayah pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, provinsi Sulawesi Utara. (*)

Berita Terkait

Panen Raya 50 Hektare di Tapadaka Timur, Pangdam Soroti Kesejahteraan Petani
Program TJSL PLN Ubah TPA Kawatuna Jadi Sumber Penghasilan Warga
PLN UP3 Kotamobagu Salurkan Program TJSL, Dorong Pemulihan dan Ekonomi Desa
PLN UP3 Tolitoli Bekali 50 Petugas Tingkatkan Layanan Kelistrikan
PIKK PLN UP3 Kotamobagu Edukasi Eco Enzyme, Dorong Gaya Hidup Ramah Lingkungan
Tarif Listrik PLN Juli-September 2026 Tetap, Pemerintah Jaga Daya Beli Masyarakat
BPS Ungkap Tren Positif Ekonomi Sulut, Sektor Ekspor dan Pariwisata Jadi Penopang
PLN dan Polda Sulteng Perkuat Sinergi Amankan Infrastruktur Listrik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:25

Panen Raya 50 Hektare di Tapadaka Timur, Pangdam Soroti Kesejahteraan Petani

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:16

Program TJSL PLN Ubah TPA Kawatuna Jadi Sumber Penghasilan Warga

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:59

PLN UP3 Kotamobagu Salurkan Program TJSL, Dorong Pemulihan dan Ekonomi Desa

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:42

PLN UP3 Tolitoli Bekali 50 Petugas Tingkatkan Layanan Kelistrikan

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:04

PIKK PLN UP3 Kotamobagu Edukasi Eco Enzyme, Dorong Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Berita Terbaru

Exit mobile version