Rumengan: Pengadaan Mobnas Tiga Kendaraan Dinas 2,8 M bukan 3,6 M

Selasa, 19 Agustus 2025 - 17:38 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

PilarPortal,com–Minsel-Pengadaan MobnasTahun 2025,  untuk Wabup, TP PKk Minsel dan Sekretaris TP PKK totalnya Rp 2,8 M, jadi  jka ada yang menyatakan Pengadaan Mobnas Wabup, TP. PKK Rp 3,6 M  itu tidak benar,

Pemkab Minsel tidak melakukan Pemborosan anggaran ditengah Efisiensi, pasalnya kendaraan dinas milik Wabup, Ketua dan Sekretaris TP. PKK sudah dalam keadaan tidak layak, makanya dilakukan pengadaan mobnas baru dengan total Rp 2,8 M bukan 3,6 M.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kominfo    Komunikasi dan informasi (Kominfo)  Kabupaten Minsel Tusrianto Rumengan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Rumengan  Pengadaan kendaraan dinas dimaksud, adalah untuk kendaraan dinas Wakil Bupati, Ketua TP PKK dan Sekretaris TP PKK Kabupaten Minahasa Selatan.

“Dimana kendaraan dinas untuk Wakil Bupati, yang lama, sudah tidak layak pakai. Kemudian kendaraan dinas untuk Ketua TP PKK dan Sekretaris TP PKK, yang lama, sudah digunakan sebagai kendaraan dinas oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda,” sebut Rumengan kepada awak media, Rabu (20/08/25).

 

Dijelaskan lagi oleh Kadis Rumengan, karena kendaraan dinas untuk Asisten Pemerintahan dan Kesra, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan yang lama, sudah tidak layak pakai.

 

Rumengan menjelaskan soal anggaran yang tertata sebelum efisiensi, adalah sebesar Rp. 3,6 Miliar. Setelah efisiensi sebesar Rp 2,8 Miliar, dengan realisasi sebesar Rp. 2,007 Miliar.
“Perlu diketahui juga sampai saat ini masih terdapat pejabat yang belum memiliki kendaraan dinas, antara lain Asisten Administrasi Umum, para Kepala Bagian Setda dan juga beberapa Kepala Perangkat Daerah,” jelas Kadis Kominfo ini.

 

Terkait dasar hukumnya, Kata Rumengan lagi, hal ini sudah sesuai dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 Tentang Efisiensi Belanja Dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

“Dimana disebutkan bahwa efisiensi dilakukan dengan membatasi belanja untuk kegiatan yang bersifat seremonial, kajian, studi banding, pencetakan, publikasi, dan seminar, mengurangi belanja perjalanan dinas, membatasi belanja honorarium.mengurangi belanja yang bersifat pendukung dan tidak memiliki output yang terukur, dan lebih selektif dalam memberikan hibah langsung kepada Kementerian/Lembaga,” tegas Rumengan.(*/Hanny)

Berita Terkait

Hukumtua Dan Warga Desa Rumoong Bawah Apresiasi Pembangunan KDMP
Awas Penipuan! Akun WA Catut Nama Kepala BKPSDM Minahasa
Jadi Dosen Penguji, Lahirkan Doktor Baru, Sekda Lynda Watania Dorong ASN Tingkatkan Kompetensi
Wabup Vanda Sarundajang Apresiasi Dua Kadis Raih Gelar Doktor
Pimpin Apel Hari Lingkungan Hidup, Asisten II Arody Tangkere Ajak Warga Minahasa Pilah Sampah dari Rumah
Calon Kumtua Pineleng Satu Timur Nomor Urut 3 Augustine Marhaenike Paparkan Program Unggulan
Siap Respons Cepat, Usai Dilaunching, URC Resmob Polres Tomohon Langsung Tancap Gas Sisir Titik Rawan
Polres Minahasa Gelar Rakor Lintas Sektoral Jelang Pilhut 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:20 WITA

Hukumtua Dan Warga Desa Rumoong Bawah Apresiasi Pembangunan KDMP

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:15 WITA

Awas Penipuan! Akun WA Catut Nama Kepala BKPSDM Minahasa

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:12 WITA

Jadi Dosen Penguji, Lahirkan Doktor Baru, Sekda Lynda Watania Dorong ASN Tingkatkan Kompetensi

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:37 WITA

Wabup Vanda Sarundajang Apresiasi Dua Kadis Raih Gelar Doktor

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:56 WITA

Pimpin Apel Hari Lingkungan Hidup, Asisten II Arody Tangkere Ajak Warga Minahasa Pilah Sampah dari Rumah

Berita Terbaru

Exit mobile version