Menkes Tanamkan Profesionalisme Bagi Pejabat Kemenkes

Sabtu, 20 Mei 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com — Jakarta – Menteri Kesehatan Budi G Sadikin melantik pejabat tinggi pratama, pejabat fungsional, dan direksi rumah sakit vertikal. Sekaligus juga mengukuhkan dewan pengawas rumah sakit pada hari ini Rabu (17/5).

Sebanyak tujuh orang JPT Pratama dan 125 direksi rumah sakit dilantik pada hari ini baik secara luring di kantor Kementerian Kesehatan maupun secara daring.

Dalam sambutannya, Menkes mengatakan pelantikan pejabat di lingkungan Kementerian Kesehatan merupakan wujud dari transformasi pilar ketujuh yaitu budaya kerja dan organisasi Kemenkes.

Menkes ingin memastikan setiap pegawai di lingkungan Kemenkes adalah yang terbaik, tidak hanya bisa menciptakan perubahan di lingkup nasional, bahkan sampai ke lingkup internasional.

”Kita ingin benar benar menciptakan K/L yang berisi orang orang yang terbaik yang ada di negara ini, bisa menjadi panutan bagi masyarakat dan juga bisa jadi kebanggaan karena perannya di dunia internasional,” ujar Menkes Budi.

Ada empat pilar yang harus dipedomani dan dijalankan, khusunya bagi pejabat yang baru dilantik hari ini, lanjut menkes.

BACA JUGA  Kemenkes Berikan Pendampingan Hukum Untuk 2 Dokter Teraniaya di Lampung

Pilar pertama adalah menjaga integritas dengan baik, bisa bekerja dengan baik dan bisa dipanuti oleh anak buah, rekan kerja dan masyarakat.

‘Kedua, profesionalisme kerja harus dapat memberikan yang terbaik. Kalau bisa melakukan kebaikan bagi masyarakat jangan takut karena adanya tekanan, jadi profesionalisme sangat penting,” jelas Menkes.

Ketiga, kerjasama dan komunikasi yang baik, bahwa bekerja sebagai satu lingkungan kemenkes dan suasana pemerintah republik indonesia, lebih besar juga dalam tataran bangsa indonesia, harus benar-benar cair dan bekerja bersama.

”Perputaran akan semakin banyak kita lakukan agar bisa bekerja bersama sama. Apapun latar belakang pendidikan, speasilis, maupun daerah. Rotasi akan diperbanyak agar kebiasaan kerjasama kita bisa cairkan,” lanjutnya.

Terakhir, semua harus berani menantang diri, meningkatkan kapasitas untuk tidak hanya bertarung di level kota atau nasional saja, namun juga sampai tataran global.

Menkes mencontohkan kerjasama baik antara Kemenkes bersama kemenkeu mampu menginisiasi pandemic fund pada tahun 2022 sebagai sumber keuangan bagi seluruh negara di dunia kalau punya masalah kesehatan.

BACA JUGA  BLU Kemenkes Didorong Untuk Pengembangan Pelayanan Kesehatan

”Selamat bertugas dan bekerja keras menjadikan bangsa kita sehat, jaya, dan disegani oleh bangsa lainnya di dunia,” Tutup Menkes.(*/yud)

Berita Terkait

Lapas Manado Perkuat Deteksi Dini TBC di Lingkungan Pemasyarakatan
Sering Bangun Sebelum Alarm? Ini Penyebabnya
Tidur Bersama Kucing, Aman atau Berisiko bagi Kesehatan?
Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai Rp180 Triliun
Kanwil Imigrasi Sulut Ikut Bahas RUU Keimigrasian, Dorong Regulasi Adaptif
Sulit Berhenti Merokok? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Konsistensi Data IRSMS, Satlantas Polres Minahasa Ukir Prestasi Nasional
Gagal Ginjal Bisa Berawal dari Diabetes dan Hipertensi, Kenali Penyebabnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:57

Lapas Manado Perkuat Deteksi Dini TBC di Lingkungan Pemasyarakatan

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:37

Sering Bangun Sebelum Alarm? Ini Penyebabnya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:50

Tidur Bersama Kucing, Aman atau Berisiko bagi Kesehatan?

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:37

Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai Rp180 Triliun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:03

Kanwil Imigrasi Sulut Ikut Bahas RUU Keimigrasian, Dorong Regulasi Adaptif

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!